Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Substitusi Minyak Ikan dengan Minyak Sawit dalam Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 5 No. 4 (2020) · pp. 166–175

DOI
10.33772/jma.v5i4.14949
ISSN
2503-4324
Published
2020-10-15
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi minyak ikan (MI) dengan minyak sawit (MS) dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan rajungan (P. pelagicus). Sebanyak 36 ekor rajungan dengan berat awal rata-rata 12,56 ± 0,18 g, ditebar secara acak ke dalam 12 wadah (3 ekor/wadah) diberi perlakuan pakan buatan berbeda yaitu 6% MI + 0% MS (pakan A), 4% MI + 2% MS (pakan B), dan 2% MI + 4% MS (pakan C). Penelitian ini didesain dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Pertumbuhan mutlak rata-rata tertinggi yang diperoleh pada penelitian ini adalah 30,67 g, laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 0,66-1,50%, frekuensi molting berkisar antara 0,00-66,67%, pertumbuhan panjang karapas berkisar antara 0,78-1,49 cm, pertumbuhan lebar karapas berkisar antara 1,62-3,26 cm, dan tingkat kelangsungan hidup berkisar antara 33,33-100%. Secara statitistik, hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi minyak ikan dengan minyak sawit dalam pakan buatan memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak rata-rata, namun tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik, frekuensi molting, pertumbuhan panjang karapas, pertumbuhan lebar karapas, dan tingkat kelangsungan hidup rajungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa substitusi 30% minyak ikan dengan minyak sawit dalam pakan buatan menghasilkan pertumbuhan optimal rajungan (P. pelagicus).Kata Kunci: Rajungan (Portunus pelagicus), Minyak Ikan, Minyak Sawit, Pertumbuhan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 100 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown19
Oce AstutiAffiliation unknown13
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo12
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo11
. YusnainiAffiliation unknown7
Abdul M. BalubiAffiliation unknown5
Wa IbaUniversitas Halu Oleo5
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo4
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown3
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo2
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo2
Anshar AnsharAffiliation unknown2
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo2
Hasria HasriaUniversitas Halu Oleo1
Masri MasriUniversitas Halu Oleo1
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Ayub M. PadangaranAffiliation unknown1
Musarlin MusarlinAffiliation unknown1
Azuka B. YuukannaAffiliation unknown1
Armin .Affiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. RusminaAffiliation unknown1
Sukriawan SukriawanAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
La SuriadiAffiliation unknown1
Nurfati BaaluAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Kasrun IjalAffiliation unknown1
Husni Dilla AstariAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Substitusi Minyak Ikan dengan Minyak Sawit dalam Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus)</dc:title>
	<dc:creator>Arif, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Muhaimin</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi minyak ikan (MI) dengan minyak sawit (MS) dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan rajungan (P. pelagicus). Sebanyak 36 ekor rajungan dengan berat awal rata-rata 12,56 ± 0,18 g, ditebar secara acak ke dalam 12 wadah (3 ekor/wadah) diberi perlakuan pakan buatan berbeda yaitu 6% MI + 0% MS (pakan A), 4% MI + 2% MS (pakan B), dan 2% MI + 4% MS (pakan C). Penelitian ini didesain dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Pertumbuhan mutlak rata-rata tertinggi yang diperoleh pada penelitian ini adalah 30,67 g, laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 0,66-1,50%, frekuensi molting berkisar antara 0,00-66,67%, pertumbuhan panjang karapas berkisar antara 0,78-1,49 cm, pertumbuhan lebar karapas berkisar antara 1,62-3,26 cm, dan tingkat kelangsungan hidup berkisar antara 33,33-100%. Secara statitistik, hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi minyak ikan dengan minyak sawit dalam pakan buatan memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak rata-rata, namun tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik, frekuensi molting, pertumbuhan panjang karapas, pertumbuhan lebar karapas, dan tingkat kelangsungan hidup rajungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa substitusi 30% minyak ikan dengan minyak sawit dalam pakan buatan menghasilkan pertumbuhan optimal rajungan (P. pelagicus).Kata Kunci : Rajungan (Portunus pelagicus), Minyak Ikan, Minyak Sawit, Pertumbuhan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/14949</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v5i4.14949</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 5, No 4 (2020): Oktober; 166-175</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v5i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/14949/11517</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/14949/18513</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>