Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Ukuran Awal Tinggi Cangkang Terhadap Pertumbuhan dan Ketebalan Lapisan Mutiara Pasca Implantasi pada Kerang Mutiara Mabe (Pteria penguin)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 4 No. 1 (2019)

DOI
10.33772/jma.v4i1.6376
ISSN
2503-4324
Published
2019-01-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran awal tinggi cangkang terhadap pertumbuhan dan ketebalan lapisan mutiara pasca implantasi pada kerang Pteria penguin. Penelitian ini dilaksanakan selama lima bulan dan bertempat di perairan Palabusa Selat Buton Kota Bau-bau Sulawesi Tenggara. Terdapat 15 individu kerang yang diimplantasi pada ukuran yang berbeda yaitu ukuran tinggi cangkang 60-80 mm, 81-100 mm, dan 101-120 mm, masing-masing perlakuan terdiri dari 5 kali ulangan. Kerang ditempatkan secara acak pada rakit budidaya dengan metode tali gantung pada kedalaman 1 m. Parameter yang diukur meliputi tinggi, lebar, tebal cangkang, bobot basah kerang dan pengukuran ketebalan lapisan mutiara meliputi top dan base yang dilakukan pada akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan mutlak tinggi dan lebar cangkang tertinggi berurut-turut sebesar 17,15 mm dan 18,39 mm pada ukuran cangkang 60-80 mm, sedangkan tebal cangkang tertinggi sebesar 3,37 mm pada ukuran cangkang 81-100 mm, dan bobot basah kerang tertinggi sebesar 52,60 g pada ukuran cangkang 101-120 mm. Rata-rata ketebelan lapisan mutiara yang terbentuk berkisar 0,15-0,22 mm dan 0,230,33 mm, masing-masing pada bagian top dan base. Ukuran cangkang memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak tinggi dan lebar cangkang, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan mutlak tebal cangkang bobot basah kerang dan ketebalan lapisan mutiara, Penelitian ini menyimpulkan bahwa ukuran cangkang 60-120 mm dapat digunakan sebagai benih implantasi untuk menghasilkan mutiara pada kerang mutiara mabe (Pteria penguin).Kata kunci: Pteria penguin, ukuran cangkang, pertumbuhan, ketebalan lapisan mutiara.

Collaboration network of the authors

40 authors · 91 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Telkom University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo6
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown5
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo4
Muhammad RamliAffiliation unknown3
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo2
Muh. RivaldyAffiliation unknown1
Baru SadarunAffiliation unknown1
. DeniroAffiliation unknown1
Irwan J. EffendyAffiliation unknown1
Tri S.P. BaneAffiliation unknown1
La SuriadiAffiliation unknown1
Nurfati BaaluAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. MustakimAffiliation unknown1
Hamzan WadiAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Anci LawaoAffiliation unknown1
. SatriaAffiliation unknown1
Abdul M. BalubiAffiliation unknown1
Muhammad YonnoAffiliation unknown1
. RahmadaniAffiliation unknown1
. AsranAffiliation unknown1
. FaridaAffiliation unknown1
Wahidin AkbarAffiliation unknown1
Hasbin RivaiAffiliation unknown1
Ainul HakAffiliation unknown1
. AsnawaiAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Achmad RizalTelkom University1
Muhammad IkhsanAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Oce AstutiAffiliation unknown1
Erica FebriantiAffiliation unknown1
Alan AdrialAffiliation unknown1
Zainuddin SaenongAffiliation unknown1
. IndrayaniAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Ukuran Awal Tinggi Cangkang Terhadap Pertumbuhan dan Ketebalan Lapisan Mutiara Pasca Implantasi pada Kerang Mutiara Mabe (Pteria penguin)</dc:title>
	<dc:creator>Musair, Irdayanti</dc:creator>
	<dc:creator>Yusnaini, .</dc:creator>
	<dc:creator>Idris, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran awal tinggi cangkang terhadap pertumbuhan dan ketebalan lapisan mutiara pasca implantasi pada kerang Pteria penguin. Penelitian ini dilaksanakan selama lima bulan dan bertempat di perairan Palabusa Selat Buton Kota Bau-bau Sulawesi Tenggara. Terdapat 15 individu kerang yang diimplantasi pada ukuran yang berbeda yaitu ukuran tinggi cangkang 60-80 mm, 81-100 mm, dan 101-120 mm, masing-masing perlakuan terdiri dari 5 kali ulangan. Kerang ditempatkan secara acak pada rakit budidaya dengan metode tali gantung pada kedalaman 1 m. Parameter yang diukur meliputi tinggi, lebar, tebal cangkang, bobot basah kerang dan pengukuran ketebalan lapisan mutiara meliputi top dan base yang dilakukan pada akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan mutlak tinggi dan lebar cangkang tertinggi berurut-turut sebesar 17,15 mm dan 18,39 mm pada ukuran cangkang 60-80 mm, sedangkan tebal cangkang tertinggi sebesar 3,37 mm pada ukuran cangkang 81-100 mm, dan bobot basah kerang tertinggi sebesar 52,60 g pada ukuran cangkang 101-120 mm. Rata-rata ketebelan lapisan mutiara yang terbentuk berkisar 0,15-0,22 mm dan 0,230,33 mm, masing-masing pada bagian top dan base. Ukuran cangkang memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak tinggi dan lebar cangkang, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan mutlak tebal cangkang bobot basah kerang dan ketebalan lapisan mutiara, Penelitian ini menyimpulkan bahwa ukuran cangkang 60-120 mm dapat digunakan sebagai benih implantasi untuk menghasilkan mutiara pada kerang mutiara mabe (Pteria penguin).Kata kunci : Pteria penguin, ukuran cangkang, pertumbuhan, ketebalan lapisan mutiara.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/6376</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v4i1.6376</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 4, No 1: Januari</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/6376/4663</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>