Abalon merupakan salah satu produk makanan dari laut yang paling mahal. Abalon banyak dibudidayakan di beberapa negara, namun industri budidaya abalon di Asia merupakan yang terbesar di dunia, dengan Tiongkok dan Korea Selatan sebagai dua negara penghasil abalon terbesar di dunia. Secara umum, terdapat dua sistem budidaya yang dikembangkan di Asia yaitu land-based dan sea-based, dengan beberapa inovasi dan penyesuaian untuk menghasilkan abalon yang berkualitas dan bernilai jual tinggi. Benih abalon biasanya dipelihara di kolam-kolam pemeliharaan yang telah dilengkapi oleh lembaran plastik bergelombang, plastik polythene, pipa PVC maupun genteng tanah liat, yang telah ditumbuhi lapisan diatom sebagai sumber makanan bagi larva yang menempel. Pada tahap pembesaran, Korea Selatan dan Tiongkok hanya menggunakan rumput laut sebagai pakan bagi abalon, sedangkan Filipina dan Indonesia, selain pakan alami berupa rumput laut, kedua negara juga sedang mengembangkan pakan buatan yang dapat memberikan pertumbuhan yang signifikan bagi abalon budidaya.Kata Kunci: Budidaya abalon, Industri abalon, manajemen benih, manajemen induk, teknologi budidaya.
Collaboration network of the authors
4 authors ·
6 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.