Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Ukuran Telur dan Larva Abalon Haliotis asinina dari Induk yang Diberi Pakan Rumput LautGracillaria arcuata dan Ulva fasciata

Jurnal Media Akuatika · Vol. 2 No. 4 (2018)

DOI
10.33772/jma.v2i4.4351
ISSN
2503-4324
Published
2018-07-20
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengeahui ukuran telur dan larva abalon dari induk yang diberi pakan jenis Gracillaria arcuata dan Ulva fasciata. Penelitian ini dilakukan selama 111 hari sejak tanggal 2 November 2016 sampai tanggal 20 Februari 2017 dari pemilihan induk sampai pemijahan.Penelitian ini menggunakan pemijahan secara alami dan induk abalon jantan dan betina dipisahkan wadah pemijahannya.Induk abalon telah mencapai tingkat kematangan gonad (TKG) ke 2, Abalon dipelihara didalan keranjang 30x30 cm sebanyak 3 individu dalam satu wadah, kemudian wadah keranjang dimasukkan ke dalam bak fiber yang berkapasitas 1000liter air laut. Induk abalon dipelihara sampai mencapai TKG 3 dan 4 dan siap untuk dipijahkan, Induk abalon yang telah matang gonad dipindahkan ke dalam wadah berkapasitas 70 liter air laut. Telur dan larva yang berhasil menetas diukur dibawah mikroskop binokuler 100x perbesaran menggunakan eyepiece.Variabel yang diamati adalah diameter telur, panjang larva. Data yang di dapatkan dianalisis dengan analisis statistik menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter telur abalon dari induk yang diberi pakan jenis G. arcuata dan U. fasciatatidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan ukuran telur antara 150-200 µm dan panjang larva antara 210-230 µm.kesimpulan penelitian ini adalah kualitas pakan alami jenis G. arcuata dan U. fasciata memiliki pengaruh yang sama terhadap diameter telur dan panjang larva abalon.Kata Kunci: Abalon, Telur, Larva

Collaboration network of the authors

40 authors · 108 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo17
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown15
Oce AstutiAffiliation unknown9
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo9
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo8
Abdul M. BalubiAffiliation unknown4
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo3
Irwan J. EffendyAffiliation unknown3
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Wa IbaUniversitas Halu Oleo2
La SuriadiAffiliation unknown2
Nurfati BaaluAffiliation unknown2
Muhammad IdrisAffiliation unknown2
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RamliAffiliation unknown1
Muh. RivaldyAffiliation unknown1
Baru SadarunAffiliation unknown1
. DeniroAffiliation unknown1
Azuka B. YuukannaAffiliation unknown1
Tri S.P. BaneAffiliation unknown1
Sukriawan SukriawanAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. MustakimAffiliation unknown1
Kasrun IjalAffiliation unknown1
Husni Dilla AstariAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Waode MuliatiAffiliation unknown1
Edi EdiAffiliation unknown1
Siti ManfusAffiliation unknown1
Putri AndrianiAffiliation unknown1
Abdul khalikAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Ukuran Telur dan Larva Abalon Haliotis asinina dari Induk yang Diberi Pakan Rumput LautGracillaria arcuata dan Ulva fasciata</dc:title>
	<dc:creator>Hak, Ainul</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:creator>Yusnaini, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah mengeahui ukuran telur dan larva abalon dari induk yang diberi pakan jenis Gracillaria arcuata dan Ulva fasciata. Penelitian ini dilakukan selama 111 hari sejak tanggal 2 November 2016 sampai tanggal 20 Februari 2017 dari pemilihan induk sampai pemijahan.Penelitian ini menggunakan pemijahan secara alami dan induk abalon jantan dan betina dipisahkan wadah pemijahannya.Induk abalon telah mencapai tingkat kematangan gonad (TKG) ke 2, Abalon dipelihara didalan keranjang 30x30 cm sebanyak 3 individu dalam satu wadah, kemudian wadah keranjang dimasukkan ke dalam bak fiber yang berkapasitas 1000liter air laut. Induk abalon dipelihara sampai mencapai TKG 3 dan 4 dan siap untuk dipijahkan, Induk abalon yang telah matang gonad dipindahkan ke dalam wadah berkapasitas 70 liter air laut. Telur dan larva yang berhasil menetas diukur dibawah mikroskop binokuler 100x perbesaran menggunakan eyepiece.Variabel yang diamati adalah diameter telur, panjang larva. Data yang di dapatkan dianalisis dengan analisis statistik menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter telur abalon dari induk yang diberi pakan jenis G. arcuata dan U. fasciatatidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan ukuran telur antara 150-200 µm dan panjang larva antara 210-230 µm.kesimpulan penelitian ini adalah kualitas pakan alami jenis G. arcuata dan U. fasciata memiliki pengaruh yang sama terhadap diameter telur dan panjang larva abalon.Kata Kunci : Abalon, Telur, Larva</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-07-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4351</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v2i4.4351</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 2, No 4: Oktober</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v2i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4351/3365</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>