Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Pertumbuhan Perbedaan Jenis Bibit Rumput Laut Kotoni (Kappaphycus Alvarezii) Yang Dipelihara Pada Kondisi Perairan Berbeda

Jurnal Media Akuatika · Vol. 4 No. 4 (2019)

DOI
10.33772/jma.v4i4.10547
ISSN
2503-4324
Published
2019-10-29
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Rumput laut K. alvarezii adalah salah satu komoditi perikanan dengan nilai ekonomis dan potensi ekspor tinggi, permasalahan bibit dan lokasi budidaya adalah faktor penentu kegiatan budidaya rumput laut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pertumbuhan rumput laut dengan jenis dan lokasi budidaya berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan faktorial dengan 2 faktor, lokasi budidaya sebagai faktor 1 dan jenis bibit sebagai faktor 2. Terdapat 3 lokasi budidaya yaitu muara suangai, agak jauh dari muara sungai (± 300 m), dan jauh dari muara sungai (± 600 m), sedangkan bibit rumput laut yang digunakan adalah bibit lokal dan bibit hasil kultur jaringan. Pemeliharaan K. alvarezii dilaksanakan selama 42 hari, pada bulan Februari-Maret 2018, di Perairan Desa Bungin Permai, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Pertumbuhan Mutlak (PM), Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS) dan kualitas air. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pertumbuhan mutlak tertinggi diperoleh pada bibit hasil kultur jaringan yang dipelihara pada lokasi agak juah dari muara sungai untuk bibit kultur jaringan (268.00 ± 35.96 g), dan nilai terendah diperoleh pada bibit lokal di lokasi muara sungai untuk bibit lokal (175.00 ± 23.90 g). Sedangkan rata-rata laju pertumbuhan spesifik tertinggi sebesar 7.66 ± 1.45 %/hari pada bibit kultur jaringan di lokasi agak jauh dari muara sungai dan LPS terendah sebesar 6.86 ± 1.31 %/hari pada bibit lokal di lokasi dekat muara sungai. Dapat disimpulkan bahwa faktor bibit berpengaruh lebih besar terhadap pertumbuhan K. alvarezii dibandingkan dengan faktor lingkungan. Kata kunci: lokasi budidaya, rumput laut hasil kultur jaringan, rumput laut lokal, pertumbuhan dan kelangsungan hidup K. alvarezii

Collaboration network of the authors

26 authors · 57 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Ministry of Marine Affairs and Fisheries
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo3
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo2
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown2
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo2
Emand Syapriawan TolanamyUniversitas Halu Oleo1
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Isman Septian IsmailMinistry of Marine Affairs and Fisheries1
Ngadiyo NgadiyoAffiliation unknown1
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo1
Muh. Ari SaputraAffiliation unknown1
Agus RianoAffiliation unknown1
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo1
Mohamad Asrul HuseinAffiliation unknown1
Syahruddin SupartaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Faisal Idul DarhinAffiliation unknown1
La Onu La OlaAffiliation unknown1
Abdul RahimAffiliation unknown1
La Onu La OlaAffiliation unknown1
Sitti Zarli HindrawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Pertumbuhan Perbedaan Jenis Bibit Rumput Laut Kotoni (Kappaphycus Alvarezii) Yang Dipelihara Pada Kondisi Perairan Berbeda</dc:title>
	<dc:creator>Zailan, LD. Zulkifli</dc:creator>
	<dc:creator>Patadjai, Rahmad Sofyan</dc:creator>
	<dc:creator>Balubi, Abdul Muis</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rumput laut K. alvarezii adalah salah satu komoditi perikanan dengan nilai ekonomis dan potensi ekspor tinggi, permasalahan bibit dan lokasi budidaya adalah faktor penentu kegiatan budidaya rumput laut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pertumbuhan rumput laut dengan jenis dan lokasi budidaya berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan faktorial dengan 2 faktor, lokasi budidaya  sebagai faktor 1 dan jenis bibit sebagai faktor 2. Terdapat 3 lokasi budidaya yaitu muara suangai, agak jauh dari muara sungai (± 300 m), dan jauh dari muara sungai (± 600 m), sedangkan bibit rumput laut yang digunakan adalah bibit lokal dan bibit hasil kultur jaringan. Pemeliharaan K. alvarezii  dilaksanakan selama 42 hari, pada bulan Februari-Maret 2018, di Perairan Desa Bungin Permai, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Pertumbuhan Mutlak (PM), Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS) dan kualitas air. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pertumbuhan mutlak tertinggi diperoleh pada bibit hasil kultur jaringan yang dipelihara pada lokasi agak juah dari muara sungai untuk bibit kultur jaringan (268.00 ± 35.96 g), dan nilai terendah diperoleh pada bibit lokal di lokasi muara sungai untuk bibit lokal (175.00 ± 23.90 g). Sedangkan rata-rata laju pertumbuhan spesifik tertinggi sebesar 7.66 ± 1.45 %/hari pada bibit kultur jaringan di lokasi agak jauh dari muara sungai dan LPS terendah sebesar 6.86 ± 1.31 %/hari  pada bibit lokal di lokasi dekat muara sungai. Dapat disimpulkan bahwa faktor bibit berpengaruh lebih besar terhadap pertumbuhan K. alvarezii dibandingkan dengan faktor lingkungan. Kata kunci : lokasi budidaya, rumput laut hasil kultur jaringan, rumput laut lokal, pertumbuhan dan kelangsungan hidup K. alvarezii</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/10547</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v4i4.10547</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 4, No 4: Oktober</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v4i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/10547/7405</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>