Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Ketinggian Air Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Belut Sawah (Monopterus albus) Yang Dipelihara Pada Media Tanpa Lumpur

Jurnal Media Akuatika · Vol. 3 No. 4 (2018)

DOI
10.33772/jma.v3i4.8025
ISSN
2503-4324
Published
2018-12-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketinggian air yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup belut sawah (Monopterus albus). Perlakuan berupa ketinggian air dengan perlakuan A (15 cm), perlakuan B (20 cm), perlakuan C (30 cm) dan perlakuan D (45 cm). Parameter yang diamati pertumbuhan mutlak (PM), laju pertumbuhan spesifik (LPS) dan Kelangsungan Hidup (SR). Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian air memberi pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik namun memberi pengaruh yang tidak nyata terhadap kelangsungan hidup. Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan A (ketinggian air 15 cm) 25.67 g sementara itu nilai laju pertumbuhan spesifik tertinggi pada perlakuan A (ketinggian air 15 cm) sebesar 0.08 %/hari dan nilai kelangsungan hidup rata-rata berkisar antara 98 %-100 %. Kesimpulan belut sawah sebaiknya dipelihara pada ketinggian air 15 cm pada media tanpa lumpur untuk menghasilkan pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup yang optimum. Kata kunci: Ketinggian Air, Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup, Belut Sawah.

Collaboration network of the authors

24 authors · 56 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo2
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo2
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Ngadiyo NgadiyoAffiliation unknown1
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo1
Muh. Ari SaputraAffiliation unknown1
Agus RianoAffiliation unknown1
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo1
Mohamad Asrul HuseinAffiliation unknown1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
LD. Zulkifli ZailanAffiliation unknown1
Faisal Idul DarhinAffiliation unknown1
La Onu La OlaAffiliation unknown1
Abdul RahimAffiliation unknown1
La Onu La OlaAffiliation unknown1
Sitti Zarli HindrawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Ketinggian Air Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Belut Sawah (Monopterus albus) Yang Dipelihara Pada Media Tanpa Lumpur</dc:title>
	<dc:creator>Suparta, Syahruddin</dc:creator>
	<dc:creator>Idris, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Balubi, Abdul Muis</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketinggian air yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup belut sawah (Monopterus albus). Perlakuan berupa ketinggian air dengan perlakuan A (15 cm), perlakuan B (20 cm), perlakuan C (30 cm) dan perlakuan D (45 cm). Parameter yang diamati pertumbuhan mutlak (PM), laju pertumbuhan spesifik (LPS) dan Kelangsungan Hidup (SR). Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL)  dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian air memberi pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik namun memberi pengaruh yang tidak nyata terhadap kelangsungan hidup. Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan A (ketinggian air 15 cm) 25.67 g sementara itu nilai laju pertumbuhan spesifik tertinggi pada perlakuan A (ketinggian air 15 cm) sebesar 0.08 %/hari dan nilai kelangsungan hidup rata-rata berkisar antara 98 %-100 %. Kesimpulan belut sawah sebaiknya dipelihara pada ketinggian air 15 cm pada media tanpa lumpur untuk menghasilkan pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup yang optimum. Kata kunci : Ketinggian Air, Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup, Belut Sawah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/8025</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v3i4.8025</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 3, No 4: Oktober</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v3i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/8025/5834</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>