Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Substitusi Tepung Ikan Dengan Tepung Keong Bakau (Telescopium Telescopium Linnaeus, 1758) Dalam Pakan Buatan TerhadapPertumbuhan Dan Efisiensi Pakan Lobster Air Tawar (Cherax Quadricarinatus Von Martens, 1868)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 8 No. 4 (2024) · pp. 170–181

DOI
10.33772/jma.v8i4.43015
ISSN
2503-4324
Published
2024-02-02
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ikan dengan tepung keong bakau (T. telescopium) dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan lobster air tawar (C. quadricarinatus). Lima jenis pakan dibuat dengan komposisi substitusi tepung ikan (TI) dengan tepung keong bakau (TKB) yaitu perlakuan A (100% TI), perlakuan B (75% TI + 25% TKB), perlakuan C (50% TI + 50% TKB), perlakuan D (25% TI + 75% TKB) dan perlakuan E (100% TKB). Lobster air tawar yang digunakan berukuran bobot rata-rata 22,82±0,03 g. Lobster dipelihara selama 42 hari dengan frekuensi pemberian pakan dua kali sehari sebanyak 3% perhari. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak rata-rata, laju pertumbuhan spesifik, konsumsi pakan, efisiensi pakan, rasio konversi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup. Hasi penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung ikan dengan tepung keong bakau dalam pakan buatan tidak memberikan pengaruh berbeda terhadap pertumbuhan mutlak rata-rata, laju pertumbuhan spesifik, konsumsi pakan, efisiensi pakan, rasio konversi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup lobster air tawar. Pertumbuhan mutlak rata-rata yang didapatkan pada penelitian ini berkisar antara 3,78-4,33 g, laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 0,37-0,41%, konsumsi pakan berkisar antara 86,35-86,94%, efisiensi pakan berkisar antara 57,91-61-89%, rasio koversi pakan berkisar antara 7,24-8,07, dan tingkat kelangsungan hidup berkisar antara 93,33-100%. Secara umum disimpulkan bahwa tepung keong bakau dapat dijadikan sebagai bahan baku pakan pengganti tepung ikan untuk pakan lobster air tawar. Kata Kunci: tepung ikan, tepung keong bakau, Telescopium, pertumbuhan, efisiensi pakan, lobster air tawar, Cherax

Collaboration network of the authors

40 authors · 169 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo18
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown9
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo7
TERRY PAKKIUniversitas Halu Oleo6
Abdul M. BalubiAffiliation unknown6
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo5
Oce AstutiAffiliation unknown5
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo4
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo4
Irwan J. EffendyAffiliation unknown4
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown4
Asniah AsniahUniversitas Halu Oleo3
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo3
NUR ISNAINI ULFAUniversitas Halu Oleo3
AGUNG YUSWANAUniversitas Halu Oleo3
Wa IbaUniversitas Halu Oleo3
MARIADI MARIADIUniversitas Halu Oleo2
SYAIR SYAIRUniversitas Halu Oleo2
Vit Neru SatrahUniversitas Halu Oleo2
Asmar HasanUniversitas Halu Oleo2
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo2
. YusnainiAffiliation unknown2
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown2
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Halim HalimUniversitas Halu Oleo1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Asdianti AsdiantiUniversitas Halu Oleo1
Hasriani HasrianiAffiliation unknown1
Gusnawaty HSUniversitas Halu Oleo1
WAODE SITI ANIMA HISEINAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Substitusi Tepung Ikan Dengan Tepung Keong Bakau  (Telescopium Telescopium Linnaeus, 1758) Dalam Pakan Buatan TerhadapPertumbuhan Dan Efisiensi Pakan Lobster Air Tawar (Cherax Quadricarinatus Von Martens, 1868)</dc:title>
	<dc:creator>Chartin, Rescy</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Muhaimin</dc:creator>
	<dc:creator>Rahman, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ikan dengan tepung keong bakau (T. telescopium) dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan lobster air tawar (C. quadricarinatus). Lima jenis pakan dibuat dengan komposisi substitusi tepung ikan (TI) dengan tepung keong bakau (TKB) yaitu perlakuan A (100% TI), perlakuan B (75% TI + 25% TKB), perlakuan C (50% TI + 50% TKB), perlakuan D (25% TI + 75% TKB) dan perlakuan E (100% TKB). Lobster air tawar yang digunakan berukuran bobot rata-rata 22,82±0,03 g. Lobster dipelihara selama 42 hari dengan frekuensi pemberian pakan dua kali sehari sebanyak 3% perhari. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak rata-rata, laju pertumbuhan spesifik, konsumsi pakan, efisiensi pakan, rasio konversi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup. Hasi penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung ikan dengan tepung keong bakau dalam pakan buatan tidak memberikan pengaruh berbeda terhadap pertumbuhan mutlak rata-rata, laju pertumbuhan spesifik, konsumsi pakan, efisiensi pakan, rasio konversi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup lobster air tawar. Pertumbuhan mutlak rata-rata yang didapatkan pada penelitian ini berkisar antara 3,78-4,33 g, laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 0,37-0,41%, konsumsi pakan berkisar antara 86,35-86,94%, efisiensi pakan berkisar antara 57,91-61-89%, rasio koversi pakan berkisar antara 7,24-8,07, dan tingkat kelangsungan hidup berkisar antara 93,33-100%. Secara umum disimpulkan bahwa tepung keong bakau dapat dijadikan sebagai bahan baku pakan pengganti tepung ikan untuk pakan lobster air tawar.
Kata Kunci: tepung ikan, tepung keong bakau, Telescopium, pertumbuhan, efisiensi pakan, lobster air tawar, Cherax</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/43015</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v8i4.43015</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 8, No 4 (2023): Oktober; 170 -181</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v8i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/43015/19777</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>