Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Akumulasi Logam Berat Merkuri (Hg) serta Tingkat Serangan Parasit pada Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Perairan Desa Tunas Baru Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara

Jurnal Media Akuatika · Vol. 5 No. 1 (2020)

DOI
10.33772/jma.v5i1.12243
ISSN
2503-4324
Published
2020-01-20
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akumulasi logam berat merkuri serta tingkat serangan parasit pada kepiting bakau (S. serrata) dari hasil tangkapan alam di Desa Tunas Baru Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana. Pengambilan dan pemeriksaan sampel kepiting dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada musim hujan (April) dan musim kemarau (Agustus) pada tahun 2018. Parameter yang diamati adalah jenis parasit dan tingkat serangannya serta akumulasi logam berat Merkuri (Hg) pada kepiting bakau pada musim berbeda. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu kegiatan lapangan yaitu pengambilan sampel dan kegiatan laboratorium yaitu pemeriksaan parasit. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis parasit yang ditemukan yaitu Nematoda dan Octolasmis sp. Akumulasi logam berat Hg tertinggi berada pada musimkemarau (0,014 mg/kg) dan terendah pada musim hujan (0,007 mg/kg). Prevalensi parasit (jenis Nematoda dan Octolasmis sp.) tertinggi berada pada musim hujan (100%) dan terendah pada musim kemarau (Nematoda 86% dan Octolasmis sp. 93%). Intensitas parasit tertinggi berada pada musim hujan (Nematoda 95 ind/ekor dan Octolasmis sp. 57 ind/ekor) dan terendah pada musim kemarau (Nematoda 6 ind/ekor dan Octolasmis sp. 20 ind/ekor). Kata Kunci: akumulasi logam berat Hg, prevalensi dan intensitas, Nematoda, Octolasmis, S. serrata

Collaboration network of the authors

40 authors · 99 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • State University of Malang
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo19
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo14
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown10
Oce AstutiAffiliation unknown10
. YusnainiAffiliation unknown7
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown5
Wa IbaUniversitas Halu Oleo4
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo3
Abdul M. BalubiAffiliation unknown3
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown3
Kadir SabiluAffiliation unknown2
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Abdul H. SaritaAffiliation unknown2
Santi SantiAffiliation unknown2
Syamsul BachriState University of Malang1
St. FatmawatiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Mulyadi MulyadiAffiliation unknown1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Khaidhar Ma’rufUniversitas Halu Oleo1
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Utama K. PangerangAffiliation unknown1
Rahmad S. PatadjaiAffiliation unknown1
Emand Syapriawan TolanamyUniversitas Halu Oleo1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Ismi Musdalifah DarsanUniversitas Halu Oleo1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Linianti LiniantiAffiliation unknown1
Maulidiyah MaulidiyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Akumulasi Logam Berat Merkuri (Hg) serta Tingkat Serangan Parasit pada Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Perairan Desa Tunas Baru Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Hasni, Hasni</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Indriyani</dc:creator>
	<dc:creator>Idris, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akumulasi logam berat merkuri serta tingkat serangan parasit pada kepiting bakau (S. serrata) dari hasil tangkapan alam di Desa Tunas Baru Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana. Pengambilan dan pemeriksaan sampel kepiting dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada musim hujan (April) dan musim kemarau (Agustus) pada tahun 2018. Parameter yang diamati adalah jenis parasit dan tingkat serangannya serta akumulasi logam berat Merkuri (Hg) pada kepiting bakau pada musim berbeda. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu kegiatan lapangan yaitu pengambilan sampel dan kegiatan laboratorium yaitu pemeriksaan parasit. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis parasit yang ditemukan yaitu Nematoda dan Octolasmis sp. Akumulasi logam berat Hg tertinggi berada pada musimkemarau (0,014 mg/kg) dan terendah pada musim hujan (0,007 mg/kg). Prevalensi parasit (jenis Nematoda dan Octolasmis sp.) tertinggi berada pada musim hujan (100%) dan terendah pada musim kemarau (Nematoda 86% dan Octolasmis sp. 93%). Intensitas parasit tertinggi berada pada musim hujan (Nematoda 95 ind/ekor dan Octolasmis sp. 57 ind/ekor) dan terendah pada musim kemarau (Nematoda 6 ind/ekor dan Octolasmis sp. 20 ind/ekor). Kata Kunci: akumulasi logam berat Hg, prevalensi dan intensitas, Nematoda, Octolasmis, S. serrata</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-01-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/12243</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v5i1.12243</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 5, No 1 (2020): Januari</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/12243/18510</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>