Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus) Yang Diberi Pakan Segar Keong Bakau (Telescopium telescopium) Dan Keong Mas (Pomacea canaliculata) Dalam Sistem Resirkulasi

Jurnal Media Akuatika · Vol. 7 No. 3 (2023) · pp. 137–149

DOI
10.33772/jma.v7i3.24812
ISSN
2503-4324
Published
2023-01-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas ekspor yang bernilai cukup tinggi sehingga teknologi pembudidayaannya yang berkelanjutan seperti kontinyuitas pakannya sangat perlu dikembangkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pakan segar keong bakau dan keong mas dalam pemanfaatan sumber pakan pada budidaya rajungan dengan media sistem resirkulasi. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 kelompok ulangan. Perlakuan berupa pakan segar keong bakau (Pakan A), keong mas (Pakan B) dan kombinasi pakan keong bakau+keong mas (Pakan C) yang diberikan selama 42 hari pemeliharaan. Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan spesifik (LPS), pertumbuhan mutlak (PM), panjang karapas (PK), lebar karapas (LK) dan kelangsungan hidup (SR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata LPS berkisar antara 1,10-1,36%, PM 6,69-8,89 g, PK 0,25-0,53 cm, LK 0,97-1,28 cm dan SR 33,33-46,67%. Hasil analisis sidik ragam pada parameter terukur tersebut bahwa pakan segar keong bakau dan pakan segar kombinasi keong bakau+mas tidak berbeda nyata namun keduanya berbeda nyata dengan pakan segar keong mas terhadap LPS, PM, dan LK, sedangkan terhadap PK dan SR tidak berbeda nyata. Tingkat kesukaan terhadap jenis makanan dan kandungan nutrisi masing-masing pakan uji menjadi penyebab perbedaan hasil analisis parameter biologi rajungan pada kedua jenis pakan segar tersebut. Pakan kombinasi kedua jenis pakan segar sangat potensial mendukung pengembangan budidaya rajungan dalam wadah dengan sistem resirkulasi.Kata kunci: pakan segar, keong bakau, keong mas, Portunus pelagicus,, resirkulasi.

Collaboration network of the authors

40 authors · 191 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo7
TERRY PAKKIUniversitas Halu Oleo6
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo5
Abdul M. BalubiAffiliation unknown4
Irwan J. EffendyAffiliation unknown4
Asniah AsniahUniversitas Halu Oleo3
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo3
NUR ISNAINI ULFAUniversitas Halu Oleo3
AGUNG YUSWANAUniversitas Halu Oleo3
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo3
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown3
MARIADI MARIADIUniversitas Halu Oleo2
SYAIR SYAIRUniversitas Halu Oleo2
Vit Neru SatrahUniversitas Halu Oleo2
Asmar HasanUniversitas Halu Oleo2
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo2
Halim HalimUniversitas Halu Oleo1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Asdianti AsdiantiUniversitas Halu Oleo1
Hasriani HasrianiAffiliation unknown1
Gusnawaty HSUniversitas Halu Oleo1
NURIADI NURIADIAffiliation unknown1
WAODE SITI ANIMA HISEINAffiliation unknown1
MIRZA ARSIATY ARSYADUniversitas Halu Oleo1
Murni Sari RahayuUniversitas Halu Oleo1
Nurhidayah NurhidayahUniversitas Halu Oleo1
RISDAYANI RISDAYANIUniversitas Halu Oleo1
Handrawan HandrawanUniversitas Halu Oleo1
Sabrina HidayatUniversitas Halu Oleo1
Sitti Aida Adha TaridalaUniversitas Halu Oleo1
Usman RianseAffiliation unknown1
Evi SatispiAffiliation unknown1
Dwiky Lucky AdiyashaAffiliation unknown1
Asrianti AsriantiAffiliation unknown1
LITA OKTAFIANA HUTTNIAffiliation unknown1
MUHAMMAD TAUFIKAffiliation unknown1
RANI AYUNIAffiliation unknown1
NOVITA PRAMASARI PUTRIAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus) Yang Diberi Pakan Segar Keong Bakau (Telescopium telescopium) Dan Keong Mas (Pomacea canaliculata) Dalam Sistem Resirkulasi</dc:title>
	<dc:creator>Rahmawati, Rahmawati</dc:creator>
	<dc:creator>Rahman, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas ekspor yang bernilai cukup tinggi sehingga teknologi pembudidayaannya yang berkelanjutan seperti kontinyuitas pakannya sangat perlu dikembangkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pakan segar keong bakau dan keong mas dalam pemanfaatan sumber pakan pada budidaya rajungan dengan media sistem resirkulasi. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 kelompok ulangan. Perlakuan berupa pakan segar keong bakau (Pakan A), keong mas (Pakan B) dan kombinasi pakan keong bakau+keong mas (Pakan C) yang diberikan selama 42 hari pemeliharaan. Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan spesifik (LPS), pertumbuhan mutlak (PM), panjang karapas (PK), lebar karapas (LK) dan kelangsungan hidup (SR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata LPS berkisar antara 1,10-1,36%, PM 6,69-8,89 g, PK 0,25-0,53 cm, LK 0,97-1,28 cm dan SR 33,33-46,67%. Hasil analisis sidik ragam pada parameter terukur tersebut bahwa pakan segar keong bakau dan pakan segar kombinasi keong bakau+mas tidak berbeda nyata namun keduanya berbeda nyata dengan pakan segar keong mas terhadap LPS, PM, dan LK, sedangkan terhadap PK dan SR tidak berbeda nyata. Tingkat kesukaan terhadap jenis makanan dan kandungan nutrisi masing-masing pakan uji menjadi penyebab perbedaan hasil analisis parameter biologi rajungan pada kedua jenis pakan segar tersebut. Pakan kombinasi kedua jenis pakan segar sangat potensial mendukung  pengembangan budidaya rajungan dalam wadah dengan sistem resirkulasi.Kata kunci : pakan segar, keong bakau, keong mas, Portunus pelagicus,, resirkulasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-01-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/24812</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v7i3.24812</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 7, No 3 (2022): Juli; 137 - 149</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v7i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/24812/17206</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>