Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kualitas Pakan Formulasi dengan Binder Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Juvenil Abalon (Haliotis asinina)yang Dipelihara pada Sistem IMTA (Integrated Multi Tropic Aquaculture)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 1 No. 4 (2016)

DOI
10.33772/jma.v1i4.5005
ISSN
2503-4324
Published
2016-12-07
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan sintasan jevenil abalon (H. asinina) dengan pemberian pakan formulasi berbeda yang dipelihara pada sistem IMTA (Integrated Multi Tropic Aquaculture). Penelitian ini dilakukan di PT. Sumber Laut Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara selama 60 hari. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan pakan formulasi dengan binder berbeda dan 3 kelompok berdasarkan ukuran panjang cangkang. Ekstrak agar dan ekstrak karagenan digunakan sebagai perlakuan A dan B, sedangkan tepung sagu dan tepung terigudigunakan sebagai perlakuan C dan D. juvenil abalon yang digunakan berdasarkan ukuran panjang cangkan yang dikelompokkan menjadi 3 kelompok ukuran, kelompok 1 (2,5-3,0 cm), kelompok 2 (3,1-3,5 cm), dan kelompok 3 (3,6-4,0). Laju pertumbuhan, konsumsi pakan, Feed Conversion Ratio (FCR), sintasan diamati selama penelitian dengan kualitas air yang dipertahankan pada kisaran suhu 28-300C, pH 7-8, salinitas 36-37 ppt, DO 2.9-7,mg/l, amoniak 0.60 mg/l, dan nitrat 0.021 mg/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan mutlak berdasarkan panjang cangkang tertinggi diperoleh pada pelakuan A dengan nilai 2.85 cm sedangkan pertumbuhan mutlak berdasarkan bobot tubuh tertinggi diperoleh pada perlakuan C dengan nilai 1.42 g/individu. Akan tetapi, hasil analisis sidik ragam (ANOVA) menunjukkan nilai yang tidak berbeda nyata pada laju pertumbuhan, konsumsi pakan, FCR, dan sintasan setiap perlakuan. Kata kunci: Binder, Haliotis asinina, juvenil abalon, pakan formulasi, pertumbuhan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 94 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo4
Abdul H. SaritaAffiliation unknown3
Bahtiar .Affiliation unknown2
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo2
Abdul M. BalubiAffiliation unknown2
Evy S. SyahrinAffiliation unknown2
Wa EkoAffiliation unknown2
. IsrawatiAffiliation unknown2
. MasitaAffiliation unknown2
. NasrullahAffiliation unknown2
Karimatul FajriahAffiliation unknown2
. SamsidarAffiliation unknown2
Jalil AkbarAffiliation unknown1
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Abdullah AbdullahAffiliation unknown1
Muslim TadjuddahAffiliation unknown1
Naslina AliminaAffiliation unknown1
Abdul LatifAffiliation unknown1
. YusnainiAffiliation unknown1
Tri S.P. BaneAffiliation unknown1
. NahrullahAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Andi N. SuktiAffiliation unknown1
. SrianiAffiliation unknown1
. SarniatiAffiliation unknown1
Nur AsiaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Waode SafitriAffiliation unknown1
Laode M. AslanAffiliation unknown1
muhammad idrisAffiliation unknown1
Ferianto HamidAffiliation unknown1
Akram KarimAffiliation unknown1
Muh. RamliAffiliation unknown1
Wa UniAffiliation unknown1
Romy KetjulanAffiliation unknown1
Firawati FirawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kualitas Pakan Formulasi dengan Binder Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Juvenil Abalon (Haliotis  asinina)yang Dipelihara pada Sistem IMTA (Integrated Multi Tropic Aquaculture)</dc:title>
	<dc:creator>Primaningsih, Devy</dc:creator>
	<dc:creator>Patadjai, Andi B.</dc:creator>
	<dc:creator>Ishak, Ermayanti</dc:creator>
	<dc:creator>Effendy, Irwan J.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan sintasan jevenil abalon (H. asinina) dengan pemberian pakan formulasi berbeda yang dipelihara pada sistem IMTA (Integrated Multi Tropic Aquaculture). Penelitian ini dilakukan di PT. Sumber Laut Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara selama 60 hari. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan pakan formulasi dengan binder berbeda dan 3 kelompok berdasarkan ukuran panjang cangkang. Ekstrak agar dan ekstrak karagenan digunakan sebagai perlakuan A dan B, sedangkan tepung sagu dan tepung terigudigunakan sebagai perlakuan C dan D. juvenil abalon yang digunakan berdasarkan ukuran panjang cangkan yang dikelompokkan menjadi 3 kelompok ukuran , kelompok 1 (2,5-3,0 cm), kelompok 2 (3,1-3,5 cm), dan kelompok 3 (3,6-4,0). Laju pertumbuhan, konsumsi pakan, Feed Conversion Ratio (FCR), sintasan diamati selama penelitian dengan kualitas air yang dipertahankan pada kisaran suhu 28-300C, pH 7-8, salinitas 36-37 ppt, DO 2.9-7,mg/l, amoniak 0.60 mg/l, dan nitrat 0.021 mg/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan mutlak berdasarkan panjang cangkang tertinggi diperoleh pada pelakuan A dengan nilai 2.85 cm sedangkan pertumbuhan mutlak berdasarkan bobot tubuh tertinggi diperoleh pada perlakuan C dengan nilai 1.42 g/individu. Akan tetapi, hasil analisis sidik ragam (ANOVA) menunjukkan nilai yang tidak berbeda nyata pada laju pertumbuhan, konsumsi pakan, FCR, dan sintasan setiap perlakuan.  Kata kunci: Binder, Haliotis asinina, juvenil abalon, pakan formulasi, pertumbuhan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/5005</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v1i4.5005</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 1, No 4: Oktober</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v1i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/5005/3729</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>