Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Pemberian Pakan yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Biomassa Cacing Sutra (Tubifex Sp.) Yang Di Budidaya Dengan Sistem Rak Bertingkat

Jurnal Media Akuatika · Vol. 4 No. 3 (2019)

DOI
10.33772/jma.v4i3.9760
ISSN
2503-4324
Published
2019-07-06
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan biomassa cacing sutera (tubifex sp) yang dibudidaya dengan sistem rak bertingkat. Penelitian ini berlangsung pada bulan Agustus-September 2018, bertempat di Pondok Kewirausahaan Budidaya Ikan (PKBI), Kel. Anduonohu, Kec. Poasia, Kendari, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan, 4 baris, dan 4 kolom. Cacing sutera seberat 10 g/wadah dengan jumlah 440 ind/wadah ditebar ke dalam setiap wadah. Perlakuan yang diujikan terdiri dari perlakuan A (kotoran ayam), perlakuan B (ampas tahu), perlakuan C (ampas arak) dan perlakuan D (kotoran sapi). Pakan yang diberikan sebanyak 30 g/wadah. Variable yang diamati adalah pertumbuhan biomassa mutlak, pertumbuhan populasi, bahan organik tanah dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan perlakuan tidak memberikan pengaruh yang nyata (P=0,3690,05) terhadap pertumbuhan biomassa dan populsai cacing sutera. Nilai total bahan organik pada perlakuan A sebesar 5,31%, perlakuan B sebesar 2,58%, perlakuan C sebesar 3,27% dan perlakuan D sebesar 7,25%. Nilai parameter kualitas air berkisar antara suhu 24-29 0C dan pH 6,8-7. Disimpulkan bahwa ke empat jenis pakan yang di ujikan dapat diberikan sebagai pakan kepada cacing sutera. Kata Kunci: Kotoran Ayam, Ampas Tahu, Ampas Arak, Kotoran Sapi, Sistem Rak Bertingkat, Pertumbuhan Biomassa, Cacing Sutera (Tubifex sp)

Collaboration network of the authors

32 authors · 81 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Papua
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Telkom University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo10
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo9
. YusnainiAffiliation unknown5
Oce AstutiAffiliation unknown3
. MustakimAffiliation unknown1
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Edi EdiAffiliation unknown1
. SatriaAffiliation unknown1
Eka SaputraUniversitas Papua1
Wa Ode Mutia IndahAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Wahidin AkbarAffiliation unknown1
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown1
Tiyana TiyanaAffiliation unknown1
Ahmad RiyadiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Muhammad HaikalAffiliation unknown1
Jarfin JarfinAffiliation unknown1
Ima MujaimahAffiliation unknown1
Dewi Y. MochtarAffiliation unknown1
Ratna Nur SyamAffiliation unknown1
Beybi DesliantiAffiliation unknown1
Achmad RizalTelkom University1
Erica FebriantiAffiliation unknown1
Mariani PanguluAffiliation unknown1
Suaida Ramli Ramli IdhaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Wa IbaUniversitas Halu Oleo1
Putri DidyawatiAffiliation unknown1
. CiliaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pemberian Pakan yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Biomassa Cacing Sutra (Tubifex Sp.) Yang Di Budidaya Dengan Sistem Rak Bertingkat</dc:title>
	<dc:creator>Akhril, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Muskita, Wellem H.</dc:creator>
	<dc:creator>Idris, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan biomassa cacing sutera (tubifex sp) yang dibudidaya dengan sistem rak bertingkat. Penelitian ini berlangsung pada bulan Agustus-September 2018, bertempat di Pondok Kewirausahaan Budidaya Ikan (PKBI), Kel. Anduonohu, Kec. Poasia, Kendari, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan, 4 baris, dan 4 kolom. Cacing sutera seberat 10 g/wadah dengan jumlah 440 ind/wadah ditebar ke dalam setiap wadah. Perlakuan yang diujikan terdiri dari perlakuan A (kotoran ayam), perlakuan B (ampas tahu), perlakuan C (ampas arak) dan perlakuan D (kotoran sapi). Pakan yang diberikan sebanyak 30 g/wadah. Variable yang diamati adalah pertumbuhan biomassa mutlak, pertumbuhan populasi, bahan organik tanah dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan perlakuan tidak memberikan pengaruh yang nyata (P=0,3690,05) terhadap pertumbuhan biomassa dan populsai cacing sutera. Nilai total bahan organik pada perlakuan A sebesar 5,31%, perlakuan B sebesar 2,58%, perlakuan C sebesar 3,27% dan perlakuan D sebesar 7,25%. Nilai parameter kualitas air berkisar antara suhu 24-29 0C dan pH 6,8-7. Disimpulkan bahwa ke empat jenis pakan yang di ujikan dapat diberikan sebagai pakan kepada cacing sutera. Kata Kunci : Kotoran Ayam, Ampas Tahu, Ampas Arak, Kotoran Sapi, Sistem Rak Bertingkat, Pertumbuhan Biomassa, Cacing Sutera (Tubifex sp)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-07-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/9760</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v4i3.9760</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 4, No 3: Juli</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/9760/6893</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>