Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Kedalaman Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut (Gracilaria verrucosa) yang Dipelihara di Tambak Kelurahan Tandebura Kecamatan Watubangga Kabupaten kolaka

Jurnal Media Akuatika · Vol. 9 No. 2 (2024) · pp. 51–61

DOI
10.33772/jma.v9i2.44781
ISSN
2503-4324
Published
2024-06-07
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Rumput laut Gracilaria verrucosa merupakan salah satu spesies yang banyak dibudidayakan di Indonesia terutama di daerah tambak. G. verrucosa banyak dibudidayakan dengan berbagai cara tergantung pada kondisi dan karakteristik lokasi budidaya. Pengaruh kedalaman yang berbeda juga dapat memicu laju pertumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pertumbuhan rumput laut G. verrucosa yang dibudidayakan dengan membandingkan tiga kedalaman penanaman yang berbeda yang dibudidayakan di lokasi tambak yang sama. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli-agustus 2022 yang bertempat di Kelurahan Tandebura, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan 3 perlakuan dan 18 ulangan dengan Kedalaman 20 cm (perlakuan A), Kedalaman 40 cm (perlakuan B), Kedalaman 60 cm (perlakuan C) dengan berat bibit awal 50 g/rumpun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rata-rata pertumbuhan mutlak rumput laut G. verrucosa yang tertinggi diperoleh pada perlakuan A dengan bobot 500,59 g, kemudian perlakuan B 307,81 g, dan kemudian yang terendah pada perlakuan C yaitu 185,22 g. LPS berkisar antara 2-4% perminggunya. Perbedaan kedalaman memberikan pengaruh yang signifikan, dimana pertumbuhan mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan A (kedalaman 20 cm) dengan berat bobot akhir 500,59 g. Laju pertumbuhan spesifik rumput laut G. verrucosa tertinggi terdapat pada perlakuan A (kedalaman 20 cm) 4,7%, kemudian B (kedalaman 40 cm) 4,03%, dan yang terendah terdapat pada perlakuan C (kedalaman 60 cm) 3,74%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedalaman optimum untuk budidaya rumput laut G. verrucosa adalah 20 cm Kata Kunci: Rumput Laut G. verrucosa, Kedalaman Penanaman, Pertumbuhan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 119 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo4
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo3
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo2
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo2
Agus RianoAffiliation unknown2
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Ngadiyo NgadiyoAffiliation unknown1
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo1
Muh. Ari SaputraAffiliation unknown1
Wa IbaUniversitas Halu Oleo1
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown1
Nova IndrianaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
La Ode Muhammad AslanAffiliation unknown1
Dita Pramesti Chayani RAffiliation unknown1
Marsella Rifiana Vean HasanAffiliation unknown1
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Mohamad Asrul HuseinAffiliation unknown1
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown1
Tiyana TiyanaAffiliation unknown1
Ode MursalimAffiliation unknown1
Wanti WantiAffiliation unknown1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
LD. Zulkifli ZailanAffiliation unknown1
Syahruddin SupartaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
La Ode Kadir HusainAffiliation unknown1
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo1
Oce AstutiAffiliation unknown1
Dania DaniaAffiliation unknown1
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown1
Laode M. AslanAffiliation unknown1
Handika SutamaAffiliation unknown1
Abdul RahimAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Kedalaman Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut (Gracilaria verrucosa) yang Dipelihara di Tambak Kelurahan Tandebura Kecamatan Watubangga Kabupaten kolaka</dc:title>
	<dc:creator>Darhin, Faisal Idul</dc:creator>
	<dc:creator>Ruslaini, Ruslaini</dc:creator>
	<dc:creator>Balubi, Abdul Muis</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rumput laut Gracilaria verrucosa merupakan salah satu spesies yang banyak dibudidayakan di Indonesia terutama di daerah tambak. G. verrucosa banyak dibudidayakan dengan berbagai cara tergantung pada kondisi dan karakteristik lokasi budidaya. Pengaruh kedalaman yang berbeda juga dapat memicu laju pertumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pertumbuhan rumput laut G. verrucosa yang dibudidayakan dengan membandingkan tiga kedalaman penanaman yang berbeda yang dibudidayakan di lokasi tambak yang sama. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli-agustus 2022 yang bertempat di Kelurahan Tandebura, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan 3 perlakuan dan 18 ulangan dengan Kedalaman 20 cm (perlakuan A), Kedalaman 40 cm (perlakuan B), Kedalaman 60 cm (perlakuan C) dengan berat bibit awal 50 g/rumpun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rata-rata pertumbuhan mutlak rumput laut G. verrucosa yang tertinggi diperoleh pada perlakuan A dengan bobot 500,59 g, kemudian perlakuan B 307,81 g, dan kemudian yang terendah pada perlakuan C yaitu 185,22 g. LPS berkisar antara 2-4% perminggunya. Perbedaan kedalaman memberikan pengaruh yang signifikan, dimana pertumbuhan mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan A (kedalaman 20 cm) dengan berat bobot akhir 500,59 g. Laju pertumbuhan spesifik rumput laut G. verrucosa tertinggi terdapat pada perlakuan A (kedalaman 20 cm) 4,7%, kemudian B (kedalaman 40 cm) 4,03%, dan yang terendah terdapat pada perlakuan C (kedalaman 60 cm) 3,74%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedalaman optimum untuk budidaya rumput laut G. verrucosa adalah 20 cm
Kata Kunci : Rumput Laut G. verrucosa, Kedalaman Penanaman, Pertumbuhan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/44781</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v9i2.44781</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 9, No 2 (2024): April; 51 - 61</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/44781/20262</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>