Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Kepadatan yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Teripang Pasir (Holothuria scabra)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 3 No. 4 (2018)

DOI
10.33772/jma.v3i4.8021
ISSN
2503-4324
Published
2018-12-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Teripang pasir (Holothuria scabra) merupakan salah satu komoditi perikanan penting di Indonesia sudah sejak lama. Tingginya permintaan pasar akan teripang tentunya masih cenderung mengandalkan stok dari alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah padat penebaran yang berbeda terhadap pertumbuhan teripang pasir. Penelitian ini dilakukan selama 45 hari di perairan Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Bibit teripang pasir diperoleh dari perairan yang ada disekitar lokasi penelitian. Rancangan percobaan penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan diantaranya (perlakuan A 30 ekor/ m2), (perlakuan B 45 ekor/ m2), dan (perlakuan C 60 ekor/ m2). Wadah yang digunakan pada penelitian adalah kurungan dasar yang terbuat dari pipa paralon dengan ukuran 1x1x1 m.Parameter yang diamati pertumbuhan mutlak (PM), laju pertumbuhan spesifik (LPS) dan tingkat kelangsungan hidup (TKH).Hasil kepadatan teripang pasir berpengaruh nyata (P0,05) terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan tingkat kelangsungan hidup. PM tertinggi didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 30 ekor/ m2 sebesar 44,6 g, dan diikuti oleh kepadatan teripang pasir 45 ekor/ m2 sebesar 1, 82 g dan PM terendah didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 60 ekor/ m2 sebesar 1,02 g. LPS tertinggi didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 30 ekor/ m2 sebesar 0,61%, dan ikuti oleh kepadatan teripang pasir 45 ekor/ m2 sebesar 0,25% dan LPS terendah didapat pada teripang pasir 60 ekor/m2 sebesar 0,14%. TKH tertinggi didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 30 ekor/m2 sebesar 62,22%, diikuti oleh TKH teripang pasir dengan kepadatan 45 ekor/m2 sebesar 50,37% dan TKH terendah didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 60 ekor/m2 sebesar 37,78%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepadatan teripang pasir 30 ekor/m2 menghasilkan pertumbuhan tertinggi.Kata Kunci: Teripang Pasir (Holotuhuria scabra), Padat Penebaran, Pertumbuhan Mutlak, Laju Pertumbuhan Spesifik, Tingkat Kelengsungan Hidup.

Collaboration network of the authors

40 authors · 90 co-authorship links · 8 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Telkom University
  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Papua
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo16
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo11
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo4
Oce AstutiAffiliation unknown4
Muhammad RamliAffiliation unknown3
. MustakimAffiliation unknown2
. SatriaAffiliation unknown2
Wahidin AkbarAffiliation unknown2
Dien RahmawatiTelkom University1
Desri Kristina SilalahiTelkom University1
Vera SuryaniUniversitas Gadjah Mada1
Jondri JondriTelkom University1
Sugondo HadiyosoTelkom University1
Risanuri HidayatUniversitas Gadjah Mada1
Hanung Adi NugrohoUniversitas Gadjah Mada1
Willy Anugrah CahyadiTelkom University1
Muh. RivaldyAffiliation unknown1
Baru SadarunAffiliation unknown1
. DeniroAffiliation unknown1
Irwan J. EffendyAffiliation unknown1
Tri S.P. BaneAffiliation unknown1
La SuriadiAffiliation unknown1
Nurfati BaaluAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Edi EdiAffiliation unknown1
Hamzan WadiAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Anci LawaoAffiliation unknown1
Abdul M. BalubiAffiliation unknown1
Muhammad YonnoAffiliation unknown1
Eka SaputraUniversitas Papua1
Wa Ode Mutia IndahAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. RahmadaniAffiliation unknown1
. AsranAffiliation unknown1
. FaridaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Kepadatan yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Teripang Pasir (Holothuria scabra)</dc:title>
	<dc:creator>Rizal, Achmad</dc:creator>
	<dc:creator>Yusnaini, .</dc:creator>
	<dc:creator>Muskita, Wellem H.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Teripang pasir (Holothuria scabra) merupakan salah satu komoditi perikanan penting di Indonesia sudah sejak lama. Tingginya permintaan pasar akan teripang tentunya masih cenderung mengandalkan stok dari alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah padat penebaran yang berbeda terhadap pertumbuhan teripang pasir. Penelitian ini dilakukan selama 45 hari di perairan Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Bibit teripang pasir diperoleh dari perairan yang ada disekitar lokasi penelitian. Rancangan percobaan penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan diantaranya (perlakuan A 30 ekor/ m2), (perlakuan B 45 ekor/ m2), dan (perlakuan C 60 ekor/ m2). Wadah yang digunakan pada penelitian adalah kurungan dasar yang terbuat dari pipa paralon dengan ukuran 1x1x1 m.Parameter yang diamati pertumbuhan mutlak (PM), laju pertumbuhan spesifik (LPS) dan tingkat kelangsungan hidup (TKH).Hasil kepadatan teripang pasir berpengaruh nyata (P0,05) terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan tingkat kelangsungan hidup. PM tertinggi didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 30 ekor/ m2 sebesar 44,6 g, dan diikuti oleh kepadatan teripang pasir 45 ekor/ m2 sebesar 1, 82 g dan PM terendah didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 60 ekor/ m2 sebesar 1,02 g. LPS tertinggi didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 30 ekor/ m2 sebesar 0,61%, dan ikuti oleh kepadatan teripang pasir 45 ekor/ m2 sebesar 0,25% dan LPS terendah didapat pada teripang pasir 60 ekor/m2 sebesar 0,14%. TKH tertinggi didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 30 ekor/m2 sebesar 62,22%, diikuti oleh TKH teripang pasir dengan kepadatan 45 ekor/m2 sebesar 50,37% dan TKH terendah didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 60 ekor/m2 sebesar 37,78%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepadatan teripang pasir 30 ekor/m2 menghasilkan pertumbuhan tertinggi.Kata Kunci: Teripang Pasir (Holotuhuria scabra), Padat Penebaran, Pertumbuhan Mutlak, Laju Pertumbuhan Spesifik, Tingkat Kelengsungan Hidup.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/8021</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v3i4.8021</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 3, No 4: Oktober</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v3i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/8021/5831</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>