Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perbandingan Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii yang Dipelihara dengan Longnet dan Wallnet di Pantai Lakeba, Kota Bau-Bau

Jurnal Media Akuatika · Vol. 6 No. 2 (2021) · pp. 75–84

DOI
10.33772/jma.v6i2.15570
ISSN
2503-4324
Published
2021-04-20
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu jenis komoditas unggulan perikanan budidaya Indonesia dengan nilai ekonomi yang kompetitif baik di pasar domestik maupun pasar luar negeri. Salah satu jenis rumput laut yang banyak dikembangkan masyarakat pesisir adalah spesies Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan laju pertumbuhan rumput laut K. alvarezii yang dipelihara dengan media longnet dan wallnet. Penelitin ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2019 yang bertempat di perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara. Berat bibit awal rumput laut yaitu 20 g dengan 20 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t (Independent sample t-test) Hasil penelitian menunjukan laju pertumbuhan spesifik rumput laut Kappaphycus alvarezii pada perlakuan longnet memiliki laju pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata 6,37%/hari, 5,20%/hari, 4,58%/hari, 4,14%/hari, 3,80%/hari, 3,52%/hari sedangkan pada perlakuan wallnet memiliki laju pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata, yaitu 7,43%/hari, 5,73%/hari, 4,77%/hari, 4,02%/hari, 3,63%/hari, 3,31%/hari. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukan bahwa perlakuan yang digunakan memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik rumput laut K. alvarezii antara media longnet dan media wallnet.Kata Kunci: Kappaphycus alvarezii, metode longnet, metode wallnet, laju pertumbuhan spesifik, pantai Lakeba

Collaboration network of the authors

40 authors · 92 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Ministry of Marine Affairs and Fisheries
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo5
Nur IrawatiAffiliation unknown4
- NurdianaAffiliation unknown3
Andi Irwan NurAffiliation unknown3
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo3
Salwiyah SalwiyahAffiliation unknown3
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown3
La Onu La OlaAffiliation unknown2
Salwiyah SAffiliation unknown2
Taswin MunierAffiliation unknown2
Dita Pramesti Chayani RAffiliation unknown2
Ode MursalimAffiliation unknown2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Isman Septian IsmailMinistry of Marine Affairs and Fisheries1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Wilda Purnama SariAffiliation unknown1
Agus RianoAffiliation unknown1
Wa IbaUniversitas Halu Oleo1
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown1
Nova IndrianaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
La Ode Muhammad AslanAffiliation unknown1
Mardin MardinAffiliation unknown1
Marsella Rifiana Vean HasanAffiliation unknown1
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo1
Dodi Efendi BuamonaAffiliation unknown1
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown1
Tiyana TiyanaAffiliation unknown1
Ariskanti AriskantiAffiliation unknown1
Wanti WantiAffiliation unknown1
Faisal Idul DarhinAffiliation unknown1
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo1
Oce AstutiAffiliation unknown1
Dania DaniaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbandingan Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii yang Dipelihara dengan Longnet dan Wallnet di Pantai Lakeba,  Kota Bau-Bau</dc:title>
	<dc:creator>Husain, La Ode Kadir</dc:creator>
	<dc:creator>Ruslaini, Ruslaini</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Ma’ruf</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rumput laut merupakan salah satu jenis komoditas unggulan perikanan budidaya Indonesia dengan nilai ekonomi  yang kompetitif baik di pasar domestik maupun pasar luar negeri. Salah satu jenis rumput laut yang banyak dikembangkan masyarakat pesisir adalah spesies Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan laju pertumbuhan rumput laut K. alvarezii yang dipelihara dengan media longnet dan wallnet. Penelitin ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2019 yang bertempat di perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara. Berat bibit awal rumput laut yaitu 20 g dengan 20 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t (Independent sample t-test) Hasil penelitian menunjukan laju pertumbuhan spesifik rumput laut Kappaphycus alvarezii pada perlakuan longnet memiliki laju pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata 6,37%/hari, 5,20%/hari, 4,58%/hari, 4,14%/hari, 3,80%/hari, 3,52%/hari sedangkan pada perlakuan wallnet memiliki laju pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata, yaitu 7,43%/hari, 5,73%/hari, 4,77%/hari, 4,02%/hari, 3,63%/hari, 3,31%/hari. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukan bahwa perlakuan yang digunakan memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik rumput laut K. alvarezii antara media longnet dan media wallnet.Kata Kunci: Kappaphycus alvarezii, metode longnet, metode wallnet, laju pertumbuhan spesifik, pantai Lakeba</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-04-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/15570</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v6i2.15570</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 6, No 2 (2021): April; 75-84</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/15570/14300</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>