Jurnal
Pengaruh Jenis Pakan Segar Terhadap Pertumbuhan Biomassa Calon Indukan Lobster Batik (Panulirus longipes) yang Dipelihara pada Dasar Perairan
Jurnal Media Akuatika · Vol. 4 No. 1 (2019)
- ISSN
- 2503-4324
- Published
- 2019-01-30
- Publisher
- Universitas Halu Oleo
- Language
- eng
Abstract
Lobster batik (Panulirus longipes) adalah salah satu komoditas perikanan nilai ekonomis tinggi yang sudah banyak dibudidayakan pada berbagai wilayah indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan segar terhadap pertumbuhan biomassa calon indukan lobster batik yang dipelihara di dasar perairan. Penelitian ini telahdilakasakan pada bulan April sampai Juli 2017, bertempat di desa Tapulaga. Wadah penelitian adalah kurungan dasar yang telah didesain khusus dengan ukuran 210x60x60 cm yang kemudian dibagi menjadi 3 petak bagian. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah lobster batik dengan ukuran 180-250 g dengan total keseluruhan 18 ekor. Jenis pakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan teri, cumi-cumi dan cacing laut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan variabel yang diamati meliputi pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan tingkat kelangsungan hidup. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahawa tiap perlakuan memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P0,05) terhadap keseluruhan variabel yang diamati. Di mana pertumbuhan mutlak tertinggi berada pada lobster yang diberi pakan C (23 g ± 9,07), begitu pula pada laju pertumbuhan spesifik (0,11 %/hari ± 0,04). Sedangkan tingkat kelangsungan hidup tertinggi berada pada lobster yang diberi pakan A dan C (100% ± 0). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pakan C yang terdiri atas cacing laut mampu meningkatkan pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup lobster.Kata Kunci: Lobster batik (Panulirus longipes), Pakan Segar, Pertumbuhan.
Collaboration network of the authors
40 authors · 79 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Telkom University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Agus Kurnia | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Wellem H. Muskita | Affiliation unknown | 5 |
| Muhaimin Hamzah | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Indriyani Nur | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Akhmad Sukardi | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Widya Ningsih | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Devi Hanisa | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Sudarsono Sudarsono | Affiliation unknown | 1 |
| Nanang Endriatno | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Ramli | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Rivaldy | Affiliation unknown | 1 |
| Baru Sadarun | Affiliation unknown | 1 |
| . Deniro | Affiliation unknown | 1 |
| Irwan J. Effendy | Affiliation unknown | 1 |
| Tri S.P. Bane | Affiliation unknown | 1 |
| La Suriadi | Affiliation unknown | 1 |
| Nurfati Baalu | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Idris | Affiliation unknown | 1 |
| . Mustakim | Affiliation unknown | 1 |
| Hamzan Wadi | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Idris | Affiliation unknown | 1 |
| Anci Lawao | Affiliation unknown | 1 |
| . Satria | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul M. Balubi | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Yonno | Affiliation unknown | 1 |
| . Rahmadani | Affiliation unknown | 1 |
| . Asran | Affiliation unknown | 1 |
| . Farida | Affiliation unknown | 1 |
| Wahidin Akbar | Affiliation unknown | 1 |
| Hasbin Rivai | Affiliation unknown | 1 |
| Irdayanti Musair | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Idris | Affiliation unknown | 1 |
| Ainul Hak | Affiliation unknown | 1 |
| . Asnawai | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Idris | Affiliation unknown | 1 |
| Achmad Rizal | Telkom University | 1 |
| Erica Febrianti | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.