Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Substitusi Tepung Ikan Dengan Tepung Keong Bakau Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 6 No. 1 (2020) · pp. 31–39

DOI
10.33772/jma.v6i1.15165
ISSN
2503-4324
Published
2020-01-27
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi Tepung ikan (TI) dengan Tepung Keong Bakau (TKB) dalam pakan terhadap pertumbuhankepiting rajungan yang dipelihara di karamba jaring apung (KJA). Penelitian ini dilaksanakan di Keramba Jaring Apung (KJA) Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Sebanyak 24 ekor kepiting rajungan (rata-rata berat awal 30-50 g) disebar ke dalam 12 kotak jaring apung (2 ekor/wadah). Tiga jenis pakan dibuat berdasarkan persentase substitusi TI dengan TKB dalam pakan yang terdiri dari: 100% TI + 0% TKB (pakan A), 75% TI + 25% TKB (pakan B), 50% TI+ 50% TKB (pakan C) dan 25% TI+ 75% TKB (pakan D). Parameter yang diamati adalah Pertumbuhan Mutlak (PM), Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS) dan Tingkat Kelangsungan Hidup (TKH). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan uji tidak berpengaruh nyata (P0.05) terhadap PM, LPS dan TKH rajungan. PM rajungan berkisar antara28,42 ± 13,01 g-40,83 ± 13,02 g. Sedangkan LPS rajungan berkisar antara1,80± 0,03-2,87± 0,16 %/hari. TKHkepiting rajungan pada semua perlakuan adalah 100%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa substitusi tepung ikan dengan tepung keong bakau sampai 75% dapat digunakan dalam pakan untuk meningkatkan pertumbuhan rajungan yang dipelihara dalam karamba jaring apung.Kata Kunci: Kepiting Rajungan, Tepung Keong Bakau, Tepung Ikan, Pertumbuhan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 110 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo20
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown13
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo10
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo9
Suhadi SuhadiAffiliation unknown7
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown6
. YusnainiAffiliation unknown6
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo5
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo3
Elisabeth Yoseph SukariaAffiliation unknown3
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo3
Abdul M. BalubiAffiliation unknown3
Muh AmirUniversitas Halu Oleo2
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo2
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Wa IbaUniversitas Halu Oleo2
Akhyar AbdullahUniversitas Halu Oleo2
Wellem MuskitaAffiliation unknown2
La TarifuUniversitas Halu Oleo1
Laode RolisAffiliation unknown1
H. HafidAffiliation unknown1
S. RahadiAffiliation unknown1
R. AkaAffiliation unknown1
A. A. AnasAffiliation unknown1
S. BaenaAffiliation unknown1
Syam RahadiUniversitas Halu Oleo1
Mansur MansurAffiliation unknown1
A. IndiAffiliation unknown1
Y. YadiAffiliation unknown1
W. KurniawanAffiliation unknown1
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Substitusi Tepung Ikan Dengan Tepung Keong Bakau Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus)</dc:title>
	<dc:creator>Rahman, Rahman</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:creator>Astuti, Oce</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi Tepung ikan (TI) dengan Tepung Keong Bakau (TKB)  dalam pakan terhadap pertumbuhankepiting rajungan yang dipelihara di karamba jaring apung (KJA).  Penelitian ini dilaksanakan di Keramba Jaring Apung (KJA) Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Sebanyak 24 ekor kepiting rajungan (rata-rata berat awal 30-50 g) disebar ke dalam 12 kotak jaring apung (2 ekor/wadah). Tiga jenis pakan dibuat berdasarkan persentase substitusi TI dengan TKB dalam pakan yang terdiri dari: 100% TI  + 0% TKB (pakan A), 75% TI  + 25% TKB (pakan B), 50% TI+ 50% TKB (pakan C) dan 25% TI+ 75% TKB (pakan D). Parameter yang diamati adalah Pertumbuhan Mutlak (PM), Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS) dan Tingkat Kelangsungan Hidup (TKH). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan uji tidak berpengaruh nyata (P0.05) terhadap PM, LPS dan TKH rajungan. PM rajungan berkisar antara28,42  ± 13,01 g-40,83 ± 13,02 g. Sedangkan LPS rajungan berkisar antara1,80± 0,03-2,87± 0,16 %/hari. TKHkepiting rajungan pada semua perlakuan adalah 100%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa substitusi tepung ikan dengan tepung keong bakau sampai 75% dapat digunakan dalam pakan untuk meningkatkan pertumbuhan rajungan yang dipelihara dalam karamba jaring apung.Kata Kunci: Kepiting Rajungan, Tepung Keong Bakau, Tepung Ikan, Pertumbuhan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-01-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/15165</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v6i1.15165</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 6, No 1 (2021): Januari; 31-39</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/15165/18506</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>