Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Konsumsi Pakan dan Kematangan Gonad Abalon Jantan (Haliotis asinina) Menggunakan Makroalga Jenis Euchema spinosum (Kering, Hasil Budidaya IMTA, dan dari Alam)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 2 No. 1 (2017)

DOI
10.33772/jma.v2i1.4325
ISSN
2503-4324
Published
2017-03-09
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsumsi pakan dan kematangan gonad abalon jantan Haliotis asinina menggunakan pakan yang berasal dari lingkungan yang berbeda.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember – Maret 2016 di PT. Sumber Laut Nusantara Desa Tapulaga Kecamatan Soropia.Penelitian ini berlangsung selama 75 hari, dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hewan uji berjumlah 45 ekor dengan rata-rata panjang cangkang 60-69 mm dengan 3 perlakuan pakan E. spinosum hasil budidaya IMTA, E. spinosum dari alam dan E. spinosum kering. Pemberian 3 jenis pakan dilakukan secara ad libitum. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa tingkat konsumsi pakan memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P0,05). Hasil penelitian menunjukkan tingkat konsumsi pakan tertinggi terjadi pada pemberian pakan E. spinosum hasil budidaya IMTA sebanyak 4,6g/hari, diikuti E. spinosum dari alam 3,6 g/hari dan E. spinosum kering 1,9 g/hari. Hasil Uji BNT menunjukkan bahwa pemberian pakan E. spinosum hasil budidaya IMTA dan E. spinosum dari alam berbeda nyata dengan E.spinosum kering. Hasil pengamatan gonad menunjukkan bahwa persentase kematangan gonad tertinggi pada perlakuan E.spinosum hasil budidaya IMTA sebesar (73,33%) diikuti perlakuan E. spinosum dari alam sebesar (66,67%) pada perlakuan E. spinosum kering (66,67%) yang hanya dapat mencapai TKG II. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa tingkat kematangan gonad tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P0,05). Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian yaitu suhu berkisar 26-29 oC, salinitas 30-32 ppt dan pH 8-8,5.Kata kunci: Abalon Jantan (H. asinina), E. spinosum, Tingkat Konsumsi Pakan, Kematangan Gonad, IMTA (Sistem Budidaya Terpadu).

Collaboration network of the authors

29 authors · 64 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo4
Ermayanti IshakAffiliation unknown4
Abdul H. SaritaAffiliation unknown3
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo2
Abdul M. BalubiAffiliation unknown2
Evy S. SyahrinAffiliation unknown2
. IsrawatiAffiliation unknown2
. MasitaAffiliation unknown2
Devy PrimaningsihAffiliation unknown2
Karimatul FajriahAffiliation unknown2
. YusnainiAffiliation unknown1
Tri S.P. BaneAffiliation unknown1
. NahrullahAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Andi N. SuktiAffiliation unknown1
. SrianiAffiliation unknown1
Wa EkoAffiliation unknown1
. SarniatiAffiliation unknown1
Nur AsiaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Waode SafitriAffiliation unknown1
Laode M. AslanAffiliation unknown1
muhammad idrisAffiliation unknown1
Ferianto HamidAffiliation unknown1
. NasrullahAffiliation unknown1
Akram KarimAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Konsumsi Pakan dan Kematangan Gonad Abalon Jantan (Haliotis asinina) Menggunakan Makroalga Jenis Euchema spinosum (Kering, Hasil Budidaya IMTA, dan dari Alam)</dc:title>
	<dc:creator>Samsidar, .</dc:creator>
	<dc:creator>Effendy, Irwan J.</dc:creator>
	<dc:creator>Patadjai, Andi B.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsumsi pakan dan kematangan gonad abalon jantan Haliotis asinina menggunakan pakan yang berasal dari lingkungan yang berbeda.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember – Maret 2016 di PT. Sumber Laut Nusantara Desa Tapulaga Kecamatan Soropia.Penelitian ini berlangsung selama 75 hari, dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hewan uji berjumlah 45 ekor dengan rata-rata panjang cangkang 60-69 mm dengan 3 perlakuan pakan E. spinosum hasil budidaya IMTA, E.  spinosum dari alam dan E. spinosum kering. Pemberian 3 jenis pakan dilakukan secara ad libitum. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa tingkat konsumsi pakan memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P0,05). Hasil penelitian menunjukkan tingkat konsumsi pakan tertinggi terjadi pada pemberian pakan E. spinosum hasil budidaya IMTA sebanyak 4,6g/hari, diikuti E. spinosum dari alam 3,6 g/hari dan E.  spinosum kering 1,9 g/hari. Hasil Uji BNT menunjukkan bahwa pemberian pakan E. spinosum hasil budidaya IMTA dan E. spinosum dari alam berbeda nyata dengan E.spinosum kering. Hasil pengamatan gonad menunjukkan bahwa persentase kematangan gonad tertinggi pada perlakuan E.spinosum hasil budidaya IMTA sebesar (73,33%) diikuti perlakuan E. spinosum dari alam sebesar (66,67%) pada perlakuan  E.  spinosum kering (66,67%) yang hanya dapat mencapai TKG II. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa tingkat kematangan gonad tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P0,05). Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian yaitu suhu berkisar 26-29 oC, salinitas 30-32 ppt dan pH 8-8,5.Kata kunci : Abalon Jantan (H. asinina), E. spinosum, Tingkat Konsumsi Pakan, Kematangan Gonad, IMTA (Sistem Budidaya Terpadu).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-03-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4325</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v2i1.4325</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 2, No 1: Januari</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4325/3347</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>