Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Penggunaan Tepung Ikan Layang (Decapterus russelli) dengan Tepung Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Juvenil Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 1 No. 4 (2016)

DOI
10.33772/jma.v1i4.4293
ISSN
2503-4324
Published
2016-12-07
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung ikan layang dengan tepung ikan tongkol dalam pakan terhadap pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup juvenil udang vaname. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium produksi FPIK Universitas Halu Oleo Kendari selama 42 hari. Empat jenis pakan dibuat dengan kandungan persentase ikan layang dan ikan tongkol yang berbeda dalam pakan. Pakan tersebut adalah 35% TI Layang + 0% TI Tongkol (Pakan A), 25% TI Layang + 0% TI Tongkol (Pakan B), 15% TI Layang + 20% TI Tongkol (Pakan C), 0% TI Layang + 35% TI Tongkol (Pakan D). Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan mutlak, efisiensi pakan, rasio konversi pakan dan tingkat kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan uji tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan mutlak, efisiensi pakan dan rasio konversi pakan, tetapi memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup juvenil udang vaname (L. vannamei). Secara umum penggunaan 35% TI Layang + 0% TI Tongkol dalam pakan memberikan respon terbaik untuk pertumbuhan mutlak, efisiensi pakan, rasio konversi pakan dan tingkat kelangsungan hidup juvenil udang vaname (L. vannamei). Kata kunci: Juvenil Udang Vaname, Ikan Layang, Ikan Tongkol, Pertumbuhan, Tingkat Kelangsungan Hidup.

Collaboration network of the authors

40 authors · 114 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo24
Oce AstutiAffiliation unknown11
. YusnainiAffiliation unknown10
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo9
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo7
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo3
Abdul M. BalubiAffiliation unknown3
Wa IbaUniversitas Halu Oleo3
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown2
Irwan J. EffendyAffiliation unknown2
Edi EdiAffiliation unknown2
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown2
Abdul MajidUniversitas Halu Oleo1
Muhammad IdrisUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Azuka B. YuukannaAffiliation unknown1
Sukriawan SukriawanAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
La SuriadiAffiliation unknown1
Nurfati BaaluAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. MustakimAffiliation unknown1
Kasrun IjalAffiliation unknown1
Husni Dilla AstariAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Waode MuliatiAffiliation unknown1
Siti ManfusAffiliation unknown1
Putri AndrianiAffiliation unknown1
Abdul khalikAffiliation unknown1
Anwar AnwarAffiliation unknown1
Anci LawaoAffiliation unknown1
. SatriaAffiliation unknown1
Rani RaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Penggunaan Tepung Ikan Layang  (Decapterus russelli) dengan  Tepung Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) dalam Pakan Terhadap  Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Juvenil  Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)</dc:title>
	<dc:creator>Cilia, .</dc:creator>
	<dc:creator>Muskita, Wellem H.</dc:creator>
	<dc:creator>Kurnia, Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung ikan layang dengan tepung ikan tongkol dalam pakan terhadap pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup juvenil udang vaname. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium produksi FPIK Universitas Halu Oleo Kendari selama 42 hari. Empat jenis pakan dibuat dengan kandungan persentase ikan layang dan ikan tongkol yang berbeda dalam pakan. Pakan tersebut adalah 35% TI Layang + 0% TI Tongkol (Pakan A), 25% TI Layang + 0% TI Tongkol (Pakan B), 15% TI Layang + 20% TI Tongkol (Pakan C), 0% TI Layang + 35% TI Tongkol (Pakan D). Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan mutlak, efisiensi pakan, rasio konversi pakan dan tingkat kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan uji tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan mutlak, efisiensi pakan dan rasio konversi pakan, tetapi memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup juvenil udang vaname (L. vannamei). Secara umum penggunaan 35% TI Layang + 0% TI Tongkol dalam pakan memberikan respon terbaik untuk pertumbuhan mutlak, efisiensi pakan, rasio konversi pakan dan tingkat kelangsungan hidup juvenil udang vaname (L. vannamei). Kata kunci: Juvenil Udang Vaname, Ikan Layang, Ikan Tongkol, Pertumbuhan, Tingkat Kelangsungan Hidup.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4293</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v1i4.4293</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 1, No 4: Oktober</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v1i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4293/3329</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>