Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Pemberian Pakan Cacing Tanah dengan Rezim Pakan Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsunganhidup Belut Sawah (Monopterus albus)

Jurnal Media Akuatika · Vol. 2 No. 4 (2017)

DOI
10.33772/jma.v2i4.4358
ISSN
2503-4324
Published
2017-12-12
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan cacing tanah dengan rezim pakan berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup belut sawah (M. albus), Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2016 di Fasilitas Budidaya Air Tawar Milik Masyarakat Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah rezim pakan dengan dosis 5% / hari, 5% / 2 hari, 10 % / 2 hari dan 15 % / 3 hari. Hewan uji yang digunakan adalah belut sawah berukuran 24 – 26 g yang dipelihara selama 100 hari. Wadah pemeliharaan adalah cincin sumur sebanyak 12 buah dengan diameter 90 cm (luas 0,63585 m2). Selama pemeliharaan, belut sawah diberi pakan sesuai perlakuan sebanyak setiap kali sehari pada sore hari. Nilai pertumbuhan mutlak selama penelitian berkisar antara 29,66 - 59,33g, laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 0,28 - 0,59 %, rasio konversi pakan berkisar antara 18,28 - 22,20, dan kelangsungan hidup 100%. Hasil penelitian menunjukan bahwa rezim pakan tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, dan kelangsungan hidup belut sawah. Kata Kunci: rezim pakan, cacing tanah, pertumbuhan, kelangsungan hidup, belut sawah, Monopterus albus.

Collaboration network of the authors

40 authors · 108 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Papua
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo15
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown9
Oce AstutiAffiliation unknown5
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo4
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo4
Wa IbaUniversitas Halu Oleo3
Abdul M. BalubiAffiliation unknown2
. YusnainiAffiliation unknown2
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown2
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Ayub M. PadangaranAffiliation unknown1
Musarlin MusarlinAffiliation unknown1
Armin .Affiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. RusminaAffiliation unknown1
Edi EdiAffiliation unknown1
Siti ManfusAffiliation unknown1
Putri AndrianiAffiliation unknown1
Yulina YulinaAffiliation unknown1
Rani RaniAffiliation unknown1
Wellem Hendrik MuskitaAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Eka SaputraUniversitas Papua1
. FaridaAffiliation unknown1
Ahmad RiyadiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Sitti RukmanaAffiliation unknown1
Muhammad ArifUniversitas Halu Oleo1
Gresela GreselaAffiliation unknown1
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown1
Irwan Junaidi EfendyAffiliation unknown1
Aris S. HamzahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pemberian Pakan Cacing Tanah dengan Rezim Pakan Berbeda terhadap  Pertumbuhan  dan Kelangsunganhidup Belut  Sawah (Monopterus albus)</dc:title>
	<dc:creator>Naimrudin, .</dc:creator>
	<dc:creator>Idris, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Muhaimin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan cacing tanah dengan rezim pakan berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup belut sawah (M. albus), Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2016  di Fasilitas Budidaya Air Tawar Milik Masyarakat Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia,  Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga  ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah rezim pakan dengan dosis 5% / hari, 5% / 2 hari, 10 % / 2 hari  dan 15 % / 3 hari. Hewan uji yang digunakan adalah belut sawah berukuran 24 – 26 g yang dipelihara selama 100 hari. Wadah pemeliharaan adalah cincin sumur sebanyak 12 buah dengan diameter 90 cm (luas 0,63585 m2). Selama pemeliharaan, belut sawah diberi pakan sesuai perlakuan sebanyak setiap kali sehari pada sore hari. Nilai pertumbuhan mutlak selama penelitian berkisar antara 29,66 - 59,33g, laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 0,28 - 0,59 %, rasio  konversi pakan berkisar antara 18,28 - 22,20, dan kelangsungan hidup 100%. Hasil penelitian menunjukan bahwa rezim pakan tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, dan kelangsungan  hidup belut sawah. Kata Kunci : rezim pakan, cacing tanah, pertumbuhan, kelangsungan hidup, belut sawah, Monopterus albus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-12-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4358</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v2i4.4358</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 2, No 4: Oktober</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v2i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/4358/3372</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>