Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

SISTEM RANTAI DINGIN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) (STUDI KASUS UD. IRFANDI DI DESA LAKARA KECAMATAN PALANGGA SELATAN KABUPATEN KONAWE SELATAN)

Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan · Vol. 2 No. 3 (2017) · pp. 143–150

DOI
10.33772/jsep.v2i3.6904
ISSN
2502-664X
Published
2017-08-10
Publisher
UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem rantai dingin rajungan (P.pelagicus) UD. Irfandi di Desa Lakara Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konawe Selatan dan membandingkannya dengan sistem rantai dingin Rajungan yang ada dalam Standar Nasional Indonesia.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi kasus (case study). Penelitian ini bersifat problem solving atau memecahkan masalah yang terjadi pada usaha pengolahan Rajungan, khususnya tentang cara pendinginan atau sistem rantai dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rantai dingin melalui beberapa tahap yaitu mulai dari pasca panen penangkapan, penyimpanan dan pengolahan daging serta distribusi ke konsumen. Proses pengolahan daging Rajungan dilakukan dengan cara penyortiran bahan baku, perebusan bahan baku, pemisahan bagian tubuh Rajungan dan memisahkan cangkang serta daging Rajungan. Perbandingan pengolahan Rajungan di UD. Irfandi dengan Standar Nasional Indonesia terdiri dari penanganan pasca panen penangkapan, bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan es, pengolahan Rajungan, penyimpanan daging, dan distribusi kekonsumen. Sesuai Standar Nasional Indonesia pada studi pada penelitian ini yaitu bahan baku dan hasil pengolahan daging Rajungan sedangkan yang tidak sesuai Standar Nasional Indonesia yaitu penanganan pasca panen penangkapan, penyimpanan es, pengolahan Rajungan, dan distribusi kekonsumen.Kata Kunci: Pengolahan, Rajungan, sistem rantai dingin, Standar Nasional Indonesia

Collaboration network of the authors

40 authors · 150 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo9
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo9
- BudiyantoAffiliation unknown7
La Onu La OlaAffiliation unknown6
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo6
Wa Ode PilianaUniversitas Halu Oleo4
Rosmawati .Affiliation unknown4
Nurdiana A.Affiliation unknown4
R. RosmawatiAffiliation unknown3
Utama Kurnia PangerangUniversitas Halu Oleo3
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo2
Waode Muamalah LestariAffiliation unknown2
Azwar SidiqUniversitas Halu Oleo2
Hasnia AramiAffiliation unknown2
. SartikaAffiliation unknown2
. RuslainiAffiliation unknown2
- NurdianaAffiliation unknown2
R. RisfandiAffiliation unknown2
Nurdiana AzisAffiliation unknown2
Subhan SubhanState University of Semarang2
Sitti AisyahAffiliation unknown2
R. RuslainiAffiliation unknown2
Seventry Meliana PatiungUniversitas Halu Oleo2
Muslim TadjuddahAffiliation unknown1
Aldi JuardinAffiliation unknown1
Nurdiana A Nurdiana AUniversitas Halu Oleo1
Sjamsu Alam LawelleUniversitas Halu Oleo1
Muis BalubiAffiliation unknown1
Wa Ode Sri RahayuAffiliation unknown1
Andi Irwan NurAffiliation unknown1
Milyani WabulaAffiliation unknown1
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RamliAffiliation unknown1
Ahmad MansyurAffiliation unknown1
Nurdiana A Nurdiana AAffiliation unknown1
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSEP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SISTEM RANTAI DINGIN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) (STUDI KASUS UD. IRFANDI DI DESA LAKARA KECAMATAN PALANGGA SELATAN KABUPATEN KONAWE SELATAN)</dc:title>
	<dc:creator>Sufiah, Wa Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Yusuf, Sarini</dc:creator>
	<dc:creator>Lawelle, Sjamsu Alam</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem rantai dingin rajungan (P.pelagicus) UD. Irfandi di Desa Lakara Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konawe Selatan dan membandingkannya dengan sistem rantai dingin Rajungan yang ada dalam Standar Nasional Indonesia.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi kasus (case study). Penelitian ini bersifat problem solving atau memecahkan masalah yang terjadi pada usaha pengolahan Rajungan, khususnya tentang cara pendinginan atau sistem rantai dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rantai dingin melalui beberapa tahap yaitu mulai dari pasca panen penangkapan, penyimpanan dan pengolahan daging serta distribusi ke konsumen. Proses pengolahan daging Rajungan dilakukan dengan cara penyortiran bahan baku, perebusan bahan baku, pemisahan bagian tubuh Rajungan dan memisahkan cangkang serta daging Rajungan. Perbandingan pengolahan Rajungan di UD. Irfandi dengan Standar Nasional Indonesia terdiri dari penanganan pasca panen penangkapan, bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan es, pengolahan Rajungan, penyimpanan daging, dan distribusi kekonsumen. Sesuai Standar Nasional Indonesia pada studi pada penelitian ini yaitu bahan baku dan hasil pengolahan daging Rajungan sedangkan yang tidak sesuai Standar Nasional Indonesia yaitu penanganan pasca panen penangkapan, penyimpanan es, pengolahan Rajungan, dan distribusi kekonsumen.Kata Kunci: Pengolahan, Rajungan, sistem rantai dingin, Standar Nasional Indonesia</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-08-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSEP/article/view/6904</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsep.v2i3.6904</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan; Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan; 143 - 150</dc:source>
	<dc:source>2502-664X</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsep.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSEP/article/view/6904/5082</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan</dc:rights>
</oai_dc:dc>