Jurnal
KAJIAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN RAJUNGAN PENGGUNA ALAT TANGKAP BUBU DI KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan · Vol. 6 No. 4 (2022) · pp. 229–240
- ISSN
- 2502-664X
- Published
- 2022-01-06
- Publisher
- UNIVERSITAS HALU OLEO
- Language
- eng
Abstract
ABSTRAK Daerah pesisir Kabupaten Konawe merupakan wilayah di Sulawesi Tenggara yang penduduknya sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan termasuk nelayan rajungan. Salah satu daerah penghasil rajungan dan memiliki potensi untuk dikembangkan terdapat di Kecamatan Soropia khususnya di Desa Mekar dan Desa Leppe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi nelayan rajungan pengguna alat tangkap bubu di Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2020. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan rajungan yang menggunakan bubu di kedua desa tersebut sebanyak 7 responden. Data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Jenis data yang digunakan yaitu data primer yang meliputi luas rumah tinggal, jenis lantai dasar rumah tinggal, jenis dinding rumah tinggal, kamar mandi, sumber penerangan, sumber air minum, bahan bakar, konsumsi, pakaian, kesehatan, pendapatan, tingkat pendidikan, tabungan keluarga, jumlah tabungan keluarga, umur, pengalaman kerja, jumlah alat tangkap, jumlah hasil tangkapan sedangkan data sekunder seperti luas desa dan jumlah penduduk. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kualitatif menggunakan 14 kriteria masyarakat miskin menurut BPS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nelayan tangkap rajungan di Kecamatan Soropia tergolong dalam kategori miskin dan dapat dikatakan buruk. Dari 14 kriteria tersebut hanya terdapat 9 kriteria yang terpenuhi. Sedangkan 5 kriteria masyarakat miskin yang tidak terpenuhi seperti luas rumah tinggal berukruan 5x7 m dan ukuran 6 x 8 m, sumber penerangan rumah tangga bukan listrik, hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun, kesehatan seperti gatal-gatal, demam dan batuk, pendapatan tertinggi sebesar Rp2.100.000-2.520.000, pendapatan sedang Rp1.260.000-1.470.000, dan terendah sebesar Rp650.000. Oleh karena itu kebijakan pengembangan penangkapan rajungan harus memperhatikan bukan hanya keberlanjutan sumberdaya tetapi juga kondisi sosial ekonomi nelayan. Kata kunci: Sosial, Ekonomi, Nelayan Rajungan
Collaboration network of the authors
40 authors · 157 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Jordan University of Science and Technology
- Universitas Bina Sarana Informatika
- State University of Makassar
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Hasnia Arami | Affiliation unknown | 11 |
| Ahmad Mustafa | Jordan University of Science and Technology | 10 |
| Irdam Riani | Universitas Halu Oleo | 10 |
| Muslim Tadjuddah | Affiliation unknown | 9 |
| Naslina Alimina | Affiliation unknown | 7 |
| Abdullah Abdullah | Affiliation unknown | 6 |
| Sjamsu Alam Lawelle | Affiliation unknown | 5 |
| Akhmad Mansyur | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Wa Ode Piliana | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Roslindah Daeng Siang | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Rosmawati . | Affiliation unknown | 3 |
| Nurdiana A. | Affiliation unknown | 3 |
| Rosmawati Rosmawati | Universitas Halu Oleo | 2 |
| . Sartika | Affiliation unknown | 2 |
| . Ruslaini | Affiliation unknown | 2 |
| - Nurdiana | Affiliation unknown | 2 |
| R. Rosmawati | Affiliation unknown | 2 |
| R. Risfandi | Affiliation unknown | 2 |
| Abdul Hamid | Universitas Bina Sarana Informatika | 2 |
| - Budiyanto | Affiliation unknown | 2 |
| Desy Sriwulan | Affiliation unknown | 2 |
| Onu La Ola | Affiliation unknown | 2 |
| Kadek Lindawati | Affiliation unknown | 1 |
| Muhamad Ikra | Affiliation unknown | 1 |
| Sarini Yusuf Abadi | Affiliation unknown | 1 |
| Ander Ibrahim | Affiliation unknown | 1 |
| Yusril Yusril | Affiliation unknown | 1 |
| Ilma Lana | Affiliation unknown | 1 |
| Farid Rezal | Affiliation unknown | 1 |
| Fina Miranti | Affiliation unknown | 1 |
| Maliyati Maliyati | Affiliation unknown | 1 |
| Wildayanti Wildayanti | Affiliation unknown | 1 |
| Indrayani Indrayani | State University of Makassar | 1 |
| La Ode Wahid Yudin | Affiliation unknown | 1 |
| Wa Ode Sitti Hardian Sari | Affiliation unknown | 1 |
| Muh Ikhsan Taher | Affiliation unknown | 1 |
| Dito Hermansyah | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.