Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERANAN PENGELOLAAN SYAHBANDAR DALAM BISNIS PERIKANAN TERHADAP PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KENDARI

Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan · Vol. 2 No. 2 (2017) · pp. 90–102

DOI
10.33772/jsep.v2i2.6894
ISSN
2502-664X
Published
2017-05-10
Publisher
UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tahap pemungutan retribusi penggunaan jasa kesyahbandaran (tambat labuh), besaran penerimaan dari penggunaan jasakesyahbandaran dan mengkaji besaran peranan penerimaan dari penggunaan jasa ke syahbandaran terhadap total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Data di analisis menggunakan rumus penerimaan sesuai PP. No 75 Tahun 2015 yang berlaku di PPS Kendari. Hasil penelitian menunjukan bahwa tahap pemungutan retribusi secara ringkas dimulai dari pemberian pelayanan jasa oleh pihak PPS Kendari dengan adanya kantor ke syahbandaran dan penggunaan jasa tambat labuh kemudian pembayaran balas jasa oleh para nelayan yang memakai jasa syahbandarya itu melakukan kegiatan tambat labuh di PPS Kendari berupa uang retribusi yang dipungut oleh petugas syahbandar kemudian disetor ke bendahara PPS dalam bentuk PNBP dari jasa tambat labuh, selanjutnya bendahara menghitung total keseluran PNBP yang disetordari 11 penyumbang PNBP, kemudian menyetorke Kas Negara dalam bentuk total PNBP PPS Kendari. Penerimaan PNBP PPS Kendari dari penggunaan jasa kesyah bandaran (jasa tambat labuh) pada bulan Juli 2016 adalah sebesar Rp32.045.647 dan peranan penerimaan PNBP dari penggunaan kesyah bandaran (jasa tambat labuh) terhadap total PNBP PPS Kendari adalah sebesar 5,38% pada bulan Juli 2016. Kata Kunci: Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Penerimaan Negara Bukan Pajak, Syahbandar

Collaboration network of the authors

40 authors · 129 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo8
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown7
Wa Ode PilianaUniversitas Halu Oleo5
Sarini YusufUniversitas Halu Oleo3
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo3
Waode Muamalah LestariAffiliation unknown2
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo2
Baru SadarunAffiliation unknown2
Rosmawati .Affiliation unknown2
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo2
Desy SriwulanAffiliation unknown2
. ArniaAffiliation unknown2
. MujiraAffiliation unknown2
. RidwanAffiliation unknown2
Hasnia AramiAffiliation unknown1
Sardin AdnanAffiliation unknown1
- suminaAffiliation unknown1
Muhammad SutrisnoUniversitas Sulawesi Tenggara1
Aldiansyah Hari FriatnoAffiliation unknown1
Riski DwiyantiAffiliation unknown1
Laode Muhammad Hazairin NadiaAffiliation unknown1
Desy SriwuanAffiliation unknown1
Fikil FikilAffiliation unknown1
Laode Muhammad HazairinAffiliation unknown1
Desi SriwulanAffiliation unknown1
Wa SarminAffiliation unknown1
la Ode Nur MazrurAffiliation unknown1
. HeriyantoAffiliation unknown1
Melsha AsparadeliaAffiliation unknown1
. BahariAffiliation unknown1
Mustika DewiAffiliation unknown1
Arni HendrikAffiliation unknown1
Syamsul KamriAffiliation unknown1
Andi WahidAffiliation unknown1
N. Nurdiana AAffiliation unknown1
- BudiyantoAffiliation unknown1
. AsrianiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSEP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERANAN PENGELOLAAN SYAHBANDAR DALAM BISNIS PERIKANAN TERHADAP PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Palungan, Petrus</dc:creator>
	<dc:creator>La Ola, La Onu</dc:creator>
	<dc:creator>A, Nurdiana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tahap pemungutan retribusi penggunaan jasa kesyahbandaran (tambat labuh), besaran penerimaan dari penggunaan jasakesyahbandaran dan mengkaji besaran peranan penerimaan dari penggunaan jasa ke syahbandaran terhadap total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Data di analisis menggunakan rumus penerimaan sesuai PP. No 75 Tahun 2015 yang berlaku di PPS Kendari. Hasil penelitian menunjukan bahwa tahap pemungutan retribusi secara ringkas dimulai dari pemberian pelayanan jasa oleh pihak PPS Kendari dengan adanya kantor ke syahbandaran dan penggunaan jasa tambat labuh kemudian pembayaran balas jasa oleh para nelayan yang memakai jasa syahbandarya itu melakukan kegiatan tambat labuh di PPS Kendari berupa uang retribusi yang dipungut oleh petugas syahbandar kemudian disetor ke bendahara PPS dalam bentuk PNBP dari jasa tambat labuh, selanjutnya bendahara menghitung total keseluran PNBP yang disetordari 11 penyumbang PNBP, kemudian menyetorke Kas Negara dalam bentuk total PNBP PPS Kendari. Penerimaan PNBP PPS Kendari dari penggunaan jasa kesyah bandaran (jasa tambat labuh) pada bulan Juli 2016 adalah sebesar Rp32.045.647 dan peranan penerimaan PNBP dari penggunaan kesyah bandaran (jasa tambat labuh) terhadap total PNBP PPS Kendari adalah sebesar 5,38% pada bulan Juli 2016. Kata Kunci: Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Penerimaan Negara Bukan Pajak, Syahbandar</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-05-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSEP/article/view/6894</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsep.v2i2.6894</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan; Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan; 90 - 102</dc:source>
	<dc:source>2502-664X</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsep.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSEP/article/view/6894/5077</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan</dc:rights>
</oai_dc:dc>