Open access Jurnal
PERANAN KELUARGA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA ANAK PEREMPUAN DI DESA KASAKA KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA (1970-2000)
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO · Vol. 5 No. 2 (2020) · pp. 124–139
- ISSN
- 2502-6674, 2502-6666
- Published
- 2020-12-09
- Publisher
- Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo
- Language
- eng
Abstract
ABSTRAK: Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana bentuk-bentuk peranan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak perempuan di Desa Kasaka Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna?; (2) Bagaimana perubahan peranan pendidikan keluarga pada anak perempuan di Desa Kasaka Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna (1970-2000)?; dan (3) Apa saja nilai-nilai karakter yang ditanamkan dalam pendidikan keluarga pada anak perempuan di Desa Kasaka Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah, dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: 1) pemilihan topik dan penetapan judul, 2) heuristik, 3) kritik sumber, 4) interpretasi, dan 5) historiografi. Hasil penelitian ini, yaitu: 1) Bentuk-bentuk peranan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak perempuan di Desa Kasaka Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna dilakukan sesuai dengan perubahan fisik dan kejiwaan manuasia yaitu: (a) saat ibu sedang mengandung anak pertama (umur 7 bulan-kelahiran) melalui pranata pendidikan kasambu, dengan diberi pembelajaran seperti mempersiapkan kelahiran serta persiapan merawat bayi sekaligus sebagai isyarat kasat mata pada janin bahwa ia bersiap memasuki alam baru yaitu alam dunia, (b) setelah kelahiran (umur 0-44 hari) melalui pranata pendidikan diazankan dan diiqamahkan, (c) pada saat penanggalan plasenta (umur 44 hari-1 tahun) melalui pranata pedindikan kampua atau aqiqah, (d) pada saat permulaan tumbuh gigi (umur 1-7 tahun) melalui pranata pendidikan sariga, (e) pada saat penanggalan (pencabutan) gigi pertama (umur 7-10 tahun) melalui pranata pendidikan kangkilo (sunatan) dan katoba (pengislaman), dan (f) saat mulai haid bagi anak perempuan (umur 15 tahun ke atas) melalui pranata pendidikan karia (pingitan); 2) Perubahan peranan pendidikan keluarga pada anak perempuan di Desa Kasaka (1970-2000) terbagi tiga periode, yaitu: (a) periode tahun 1970-1980 di Desa Kasaka masih kental sekali, mulai dari awal sampai akhir proses pelaksanaan suatu tradisi yang dijalankan masih sangat lengkap dan memenuhi fungsinya sebagai adat istiadat sekaligus penanaman nilai-nilai karakter, (b) periode 1980-1990 di Desa Kasaka pada masa ini adalah masa dimana tradisi dan budaya mulai terpengaruh dunia luar seperti terpengaruhnya perilaku dalam melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan serta menurunnya sikap perilaku sopan santun dan kejujuran, (c) periode 1990-2000 di Desa Kasaka pada masa ini tradisi sangat jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana sebagian tradisi dan budaya sudah tidak dilakukan lagi dan sebagiannya dianggap hanya formalitas dalam kehidupan bermasyarakat; 3) Nilai-nilai karakter yang ditanamkan dalam pendidikan keluarga pada anak perempuan di Desa Kasaka yaitu nilai religius (agama), kejujuran, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Kata Kunci: Pendidikan, Bentuk-Bentuk, Peran, Nilai ABSTRACT: The problems in this study are: (1) What are the forms of family roles in instilling character values in girls in Kasaka Village, Kabawo District, Muna Regency?; (2) How is the change in the role of family education for girls in Kasaka Village, Kabawo District, Muna Regency (1970-2000)?; and (3) What are the character values instilled in family education in girls in Kasaka Village, Kabawo District, Muna Regency? The method used in this research is the historical the stages are as follows: 1) topic selection and title determination, 2) heuristics, 3) source criticism, 4) interpretation, and 5) historiography. The results of this study are: 1) The forms of family roles in instilling character values in girls in Kasaka Village, Kabawo District, Muna Regency are carried out in accordance with the physical and psychological changes of humans, namely: (a) when the mother is pregnant with the first child (age 7 months of birth) through kasambu educational institutions, by being given lessons such as preparing for birth and preparing to care for the baby as well as a visible signal to the fetus that it is ready to enter a new realm, namely the world, (b) after birth (age 0-44 days) through educational institutions are practiced and adhered to, (c) at the time of placental calendation (age 44 days-1 year) through the Kampua pededic system or aqiqah, (d) at the beginning of teething (aged 1-7 years) through sariga education institutions, (e ) at the time of dating (extraction) of the first tooth (age 7-10 years) through kangkilo (circumcision) and katoba (pengislaman) educational institutions, and (f) the start of menstruation for girls uan (aged 15 years and over) through karia education institutions (pingitan); 2) Changes in the role of family education in girls in Kasaka Village (1970-2000) are divided into three periods, namely: (a) the period 1970-1980 in Kasaka Village is still very strong, starting from the beginning to the end of the process of implementing a tradition that is still being carried out. is very complete and fulfills its function as customs as well as instilling character values, (b) the 1980-1990 period in Kasaka Village at this time was a time when traditions and culture began to be influenced by the outside world, such as the influence of behavior in implementing religious teachings and beliefs and decreased attitudes. the behavior of courtesy and honesty, (c) the period 1990-2000 in Kasaka Village at this time the tradition was very different from the previous year, where some traditions and cultures were no longer practiced and some were considered only formality in social life; 3) Character values instilled in family education in girls in Kasaka Village are religious values (religion), honesty, discipline, hard work, creative, independent, democratic, curiosity, national spirit, love for the country, respect for achievement. friendly or communicative, peace-loving, fond of reading, caring for the environment, social care, and responsibility. Keywords: Education, Forms, Roles, Values
Collaboration network of the authors
35 authors · 54 co-authorship links · 1 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Bandung Institute of Technology
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| FIRA FIRA | Affiliation unknown | 2 |
| Sarnely Uge | Affiliation unknown | 1 |
| Daur Rahmat | Affiliation unknown | 1 |
| Fitriani Roe | Affiliation unknown | 1 |
| La Ode Muharam | Affiliation unknown | 1 |
| Jamiludin Jamiludin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Murni Murni | Affiliation unknown | 1 |
| RAMLY RAMLY | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Juwantho Lewa | Affiliation unknown | 1 |
| Saripudin Saripudin | Bandung Institute of Technology | 1 |
| Nanik Hindaryatiningsih | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Ode Muharram | Affiliation unknown | 1 |
| Tun Sumarni | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Sanur | Affiliation unknown | 1 |
| Samiruddin T | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Yusuf | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Maskab Mutu | Affiliation unknown | 1 |
| Mursidin Mursidin | Affiliation unknown | 1 |
| Lilis Sulistian | Affiliation unknown | 1 |
| Sabrin Sabrin | Affiliation unknown | 1 |
| Nana Sumarna | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Rismiatin Rismiatin | Affiliation unknown | 1 |
| Darnaawati Darnaawati | Affiliation unknown | 1 |
| Suwarni Suwarni | Affiliation unknown | 1 |
| Sahlan Sahlan | Affiliation unknown | 1 |
| Eka Suaib | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Puput Harianti | Affiliation unknown | 1 |
| Sitti Mikarna Kaimuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Nuningsih Nuningsih | Affiliation unknown | 1 |
| Fitri Salima | Affiliation unknown | 1 |
| Hilda Hilda | Affiliation unknown | 1 |
| La Batia | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Hasrawati Hasraawati | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.