Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

TRADISI KASAMBU DALAM MASYARAKAT MUNA DI DESA KONTUKOWUNA KECAMATAN KONTUKOWUNA KABUPATEN MUNA

Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO · Vol. 2 No. 2 (2019)

DOI
10.36709/jpps.v2i2.8440
ISSN
2502-6674, 2502-6666
Published
2019-08-17
Publisher
Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan latar belakang tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuna Kabupaten Muna; (2) Untuk menguraikanproses pelaksanaan tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuma Kabupaten Muna; dan (3) Untuk menguraikan nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuma Kabupaten Muna.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuna Kabupaten Muna adalah sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena akan dikaruniai seorang anak yang merupakan rezeki dari Allah SWT. Selain itu masyarakat Muna percaya dengan adanya tradisi Kasambu yang dapat menghilangkan perasaan takut dan waspada pada calon istri yang sedang hamil untuk memperlancar proses kelahiran sang bayi yang menjadi berkah bagi bayi dan orang tua; (2) Proses pelaksanaan tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuna Kabupaten Muna yaitu: (a) Tahapan persiapan Kandulua (bantal), Piso (pisau), Doi (uang), Kalei Siladja (pisang raja), Ghoti (nasi), Lapa (lapa-lapa), Katupa (ketupat), Ghunteli Manu Kampo (telur ayam kampung), Wadhe (wajik), Susuru (cucur), Kaholeno Kalei manuru (pisang goreng bugis), Kue Sirikaea (kue sirsak); (b) Tahapan pelaksana yaitu: 1) Kakadiu (dimandikan) 2) Detunu dupa bheka basano Haroa (bakar dupa serta pembacaan Haroa). 3) Dopointaralima modhi bhe moghanebhe robhinemeangkafino adhatino kasambu (jabat tangan Pak Imam antara suami istri yang mengikuti tradisi Kasambu). 4) Dopointara lima modhi bhe Sando bhe mie maino (jabat tangan Pak Imam dan Sando serta orang-orang yang datang. 5) Keteino doi (simpan uang). 6) Kasambuhi (penyuapan) seperti ghuntelin (telur), manu (ayam), Lapa (lapa‑lapa), Kaholeno Kaleimanuru (pisang goreng bugis), Wadhe (wajik), Susur (cucur), Kue sirikaea (kue sirsak). 7) Kasambuhino ghunteli (penyuapan telur). 8) Kasambuhino lapa bhe manuno (penyuapan lapa-lapa dan ayam terhadap anak yang mendampingi). 9) Kasambuhin kaleno kalei manuru (penyuapan pisang goreng). 10) Kasambuhino wadhe (penyuapan wajik). 11) Kasambuhino susuru (penyuapan cucur). 12) Kasambuhino kue sirikae (penyuapan kue sirsak). 13) Kasambuhino kue sirikae (penyuapan kue sirsak terhadap anak yang mendampingi). 14) Kasungkinokandulua (bantal yang dicungkil); dan (3) Nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuma Kabupaten Muna terdiri dari nilai religius, nilai jujur, nilai disiplin, nilai kerja keras,nilai rasa ingin tahu, nilai peduli lingkungan, dan nilai tanggung jawab.

Collaboration network of the authors

40 authors · 89 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jamal HarimudinAffiliation unknown6
La Ode ResteleAffiliation unknown4
Jufri KarimUniversitas Halu Oleo3
Djafar MeyAffiliation unknown3
la Ode RustamAffiliation unknown2
Yoo Eka Yana KansilUniversitas Halu Oleo2
Safrudin SaharAffiliation unknown2
Ahmad HidayatAffiliation unknown2
Weka WidayatiAffiliation unknown2
Jamal HarimuddinAffiliation unknown2
Akbardiansyah AkbardiansyahAffiliation unknown2
Muh. AbasAffiliation unknown2
Rahmania RahmaniaAffiliation unknown1
Aswati MAffiliation unknown1
Muchlis MuchlisAffiliation unknown1
Darnawati DarnawatiAffiliation unknown1
Muhammad AnasAffiliation unknown1
Erniwati ErniwatiAffiliation unknown1
wa Ode YusriaAffiliation unknown1
Ahmad IskandarAffiliation unknown1
La Ode KaimudinAffiliation unknown1
Suriana SurianaAffiliation unknown1
Musadar MappasombaAffiliation unknown1
Fahyuddin FahyuddinAffiliation unknown1
Jamili JamiliAffiliation unknown1
Karsadi KarsadiAffiliation unknown1
Hamuni HamuniAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Eka AprianaAffiliation unknown1
Azhar BafadalUniversitas Halu Oleo1
Mukhtar AbuUniversitas Halu Oleo1
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo1
Suhadi SuhadiAffiliation unknown1
Sinarwaty SinarwatyAffiliation unknown1
Endro SukotjoAffiliation unknown1
La HataniAffiliation unknown1
Adnan HakimAffiliation unknown1
Anita IndirasaryAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TRADISI KASAMBU DALAM MASYARAKAT MUNA DI DESA KONTUKOWUNA KECAMATAN KONTUKOWUNA KABUPATEN MUNA</dc:title>
	<dc:creator>Fitriani, Fitriani</dc:creator>
	<dc:creator>Hak, Pendais</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan latar belakang tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuna Kabupaten Muna; (2) Untuk menguraikanproses pelaksanaan tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuma Kabupaten Muna; dan (3) Untuk menguraikan  nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuma Kabupaten Muna.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuna Kabupaten Muna adalah sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena akan dikaruniai seorang anak yang merupakan rezeki dari Allah SWT. Selain itu masyarakat Muna percaya dengan adanya tradisi Kasambu yang dapat menghilangkan perasaan takut dan waspada pada calon istri yang sedang  hamil untuk memperlancar proses kelahiran sang bayi yang menjadi  berkah bagi bayi dan orang tua; (2) Proses pelaksanaan tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuna Kabupaten Muna yaitu: (a) Tahapan persiapan Kandulua (bantal), Piso (pisau), Doi (uang), Kalei Siladja (pisang raja), Ghoti (nasi),  Lapa (lapa-lapa), Katupa (ketupat), Ghunteli Manu Kampo (telur ayam kampung), Wadhe (wajik), Susuru (cucur), Kaholeno Kalei manuru (pisang goreng bugis), Kue Sirikaea (kue sirsak); (b) Tahapan pelaksana yaitu: 1) Kakadiu (dimandikan) 2) Detunu dupa bheka basano Haroa (bakar dupa serta pembacaan Haroa). 3) Dopointaralima modhi bhe moghanebhe robhinemeangkafino adhatino kasambu (jabat tangan Pak Imam antara suami istri yang mengikuti tradisi Kasambu). 4) Dopointara lima modhi bhe Sando bhe mie maino (jabat tangan Pak Imam dan Sando serta orang-orang yang datang. 5) Keteino doi (simpan uang). 6) Kasambuhi (penyuapan) seperti ghuntelin (telur), manu (ayam), Lapa (lapa‑lapa), Kaholeno Kaleimanuru (pisang goreng bugis), Wadhe (wajik), Susur (cucur), Kue sirikaea (kue sirsak). 7) Kasambuhino  ghunteli (penyuapan telur). 8) Kasambuhino lapa bhe manuno (penyuapan lapa-lapa dan ayam terhadap anak yang mendampingi). 9) Kasambuhin kaleno kalei manuru (penyuapan pisang goreng). 10) Kasambuhino wadhe (penyuapan wajik). 11) Kasambuhino susuru (penyuapan cucur). 12) Kasambuhino kue sirikae (penyuapan kue sirsak). 13) Kasambuhino kue sirikae (penyuapan kue sirsak terhadap anak yang mendampingi). 14) Kasungkinokandulua (bantal yang dicungkil); dan (3) Nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi Kasambu di Desa Kontukowuna Kecamatan Kontukowuma Kabupaten Muna terdiri dari nilai religius, nilai jujur, nilai disiplin, nilai kerja keras,nilai rasa ingin tahu, nilai peduli lingkungan, dan nilai tanggung jawab.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-08-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/8440</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jpps.v2i2.8440</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO; Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:source>
	<dc:source>2502-6674</dc:source>
	<dc:source>2502-6666</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/8440/6172</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:rights>
</oai_dc:dc>