Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

SISTEM PENANGKAPAN IKAN RAMAH LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT NELAYAN DESA WAELUMU KECAMATAN WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2003 - 2017)

Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO · Vol. 3 No. 1 (2020)

DOI
10.36709/jpps.v3i1.13169
ISSN
2502-6674, 2502-6666
Published
2020-07-28
Publisher
Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

ABSTRAK: Permasalahan yang menjadi acuan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana sistem penangkapan ikan ramah lingkungan pada masyarakat nelayan desa waelumu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi? (2) Apa saja alat-alat yang digunakan dalam penangkapan ikan ramah lingkungan pada masyarakat nelayan desa waelumu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi (2003- 2017)? (3) Bagaimana perubahan penangkapan ikan ramah lingkungan pada masyarakat nelayan desa Waelumu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi (2003-2017)? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri dari (1) Heuristik, (2) Kritik Sumber, (3) Historiografi. Penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat nelayan desa Waelumu, meskipun rata-rata mata pencahariannya adalah sebagai nelayan dan masih memiliki alat tangkap ikan yang sifatnya tradisional. Akan tetapi alat-alat penangkapan ikan yang mereka gunakan adalah benar-benar ramah lingkungan, sehingga dengan begitu keadaan lautnya tetap terjaga dan terlindung dari ancaman manusia yang tidak memiliki kesadaran akan hal itu. Dengan menggunakan alat tangkap ikan ramah lingkungan akan memiliki dampak positif terhadap kehidupan masyarakat nelayan desa Waelumu maupun kehidupan biota lautnya serta masyarakat nelayan desa Waelumu memiliki kesadaran tersendiri bahwa dengan tetap melestaikan lingkungan baik darat maupun laut akan tetap bersih, nyaman, dan tentram. Alat-alat penangkapan ikan ramah lingkungan pada masyarakat nelayan desa Waelumu (2003-2017) antara lain: (a) Mata Pancing, (b) Jaring, (c) Tombak, (d) Panah, (e) Tofole (akar pohon), dan (f) Bubu. Kata Kunci: Sejarah, Tradisi Kampua, Masyarakat MunaABSTRACT: The problems that become the reference in this study are: (1) How is the environmentally friendly fishing system in the fishing community of Waelumu Village, Wangi-Wangi District, Wakatobi Regency? (2) What are the tools used in environmentally friendly fishing in the fishing community of Waelumu Village, Wangi-Wangi District, Wakatobi District (2003-2017)? (3) How is the change in environmentally friendly fishing in the fishing community of Waelumu village, Wangi-Wangi District, Wakatobi Regency (2003-2017)? The method used in this study is a historical method consisting of (1) Heuristics, (2) Source Criticism, (3) Historiography. This research shows that the fishing community of Waelumu village, although the average livelihood is as a fisherman and still has traditional fishing gear. However, the fishing equipment they use are truly environmentally friendly, so that the state of the sea is maintained and protected from the threat of humans who have no awareness of it. Using environmentally friendly fishing gear will have a positive impact on the life of the Waelumu fishing community and the lives of its marine biota and the fishing community of the Waelumu village have their own awareness that by preserving the environment both land and sea will remain clean, comfortable, and peaceful. Environmentally friendly fishing gear in the fishing community of Waelumu village (2003-2017) include: (a) the hook, (b) Nets, (c) Spears, (d) Arrows, (e) Tofole (tree roots), and (f) the Trap. Keywords: History, Kampua Traditions, Muna Communities

Collaboration network of the authors

10 authors · 9 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jaldin JaldinAffiliation unknown1
Lasadi LasadiAffiliation unknown1
Reski WahyuniAffiliation unknown1
Ibrahim IbrahimUniversitas Sulawesi Tenggara1
La sadiAffiliation unknown1
Narmianti NarmiantiAffiliation unknown1
Perawati PerawatiAffiliation unknown1
Joni JoniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SISTEM PENANGKAPAN IKAN RAMAH LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT NELAYAN DESA WAELUMU KECAMATAN WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2003 - 2017)</dc:title>
	<dc:creator>Husnawati, Husnawati</dc:creator>
	<dc:creator>Untarti, Dade Prat</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK: Permasalahan yang menjadi acuan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana sistem penangkapan ikan ramah lingkungan pada masyarakat nelayan desa waelumu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi? (2) Apa saja alat-alat yang digunakan dalam penangkapan ikan ramah lingkungan pada masyarakat nelayan desa waelumu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi (2003- 2017)? (3) Bagaimana perubahan penangkapan ikan ramah lingkungan pada masyarakat nelayan desa Waelumu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi (2003-2017)? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri dari (1) Heuristik, (2) Kritik Sumber, (3) Historiografi. Penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat nelayan desa Waelumu, meskipun rata-rata mata pencahariannya adalah sebagai nelayan dan masih memiliki alat tangkap ikan yang sifatnya tradisional. Akan tetapi alat-alat penangkapan ikan yang mereka gunakan adalah benar-benar ramah lingkungan, sehingga dengan begitu keadaan lautnya tetap terjaga dan terlindung dari ancaman manusia yang tidak memiliki kesadaran akan hal itu. Dengan menggunakan alat tangkap ikan ramah lingkungan akan memiliki dampak positif terhadap kehidupan masyarakat nelayan desa Waelumu maupun kehidupan biota lautnya serta masyarakat nelayan desa Waelumu memiliki kesadaran tersendiri bahwa dengan tetap melestaikan lingkungan baik darat maupun laut akan tetap bersih, nyaman, dan tentram. Alat-alat penangkapan ikan ramah lingkungan pada masyarakat nelayan desa Waelumu (2003-2017) antara lain: (a) Mata Pancing, (b) Jaring, (c) Tombak, (d) Panah, (e) Tofole (akar pohon), dan (f) Bubu. Kata Kunci: Sejarah, Tradisi Kampua, Masyarakat MunaABSTRACT: The problems that become the reference in this study are: (1) How is the environmentally friendly fishing system in the fishing community of Waelumu Village, Wangi-Wangi District, Wakatobi Regency? (2) What are the tools used in environmentally friendly fishing in the fishing community of Waelumu Village, Wangi-Wangi District, Wakatobi District (2003-2017)? (3) How is the change in environmentally friendly fishing in the fishing community of Waelumu village, Wangi-Wangi District, Wakatobi Regency (2003-2017)? The method used in this study is a historical method consisting of (1) Heuristics, (2) Source Criticism, (3) Historiography. This research shows that the fishing community of Waelumu village, although the average livelihood is as a fisherman and still has traditional fishing gear. However, the fishing equipment they use are truly environmentally friendly, so that the state of the sea is maintained and protected from the threat of humans who have no awareness of it. Using environmentally friendly fishing gear will have a positive impact on the life of the Waelumu fishing community and the lives of its marine biota and the fishing community of the Waelumu village have their own awareness that by preserving the environment both land and sea will remain clean, comfortable, and peaceful. Environmentally friendly fishing gear in the fishing community of Waelumu village (2003-2017) include: (a) the hook, (b) Nets, (c) Spears, (d) Arrows, (e) Tofole (tree roots), and (f) the Trap. Keywords: History, Kampua Traditions, Muna Communities</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/13169</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jpps.v3i1.13169</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO; Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:source>
	<dc:source>2502-6674</dc:source>
	<dc:source>2502-6666</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/13169/9119</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>