Open access Jurnal
TRADISI KANTISELE PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA LABONE KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA (1998 -2019)
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO · Vol. 6 No. 3 (2022) · pp. 396–408
- ISSN
- 2502-6674, 2502-6666
- Published
- 2022-01-09
- Publisher
- Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo
- Language
- eng
Abstract
ABSTRAK: Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) Untuk menguraikan latar belakang pelaksanaan tradisi Kantisele pada masyarakat Muna di Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna, (2) Untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan tradisi Kantisele pada masyarakat Muna di Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna, (3) Untuk menguraikan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Kantisele pada masyarakat Muna di Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri atas tiga tahapan kerja, yaitu: (1) Heuristik, yaitu kegiatan pengumpulan sumber, (2) Verifikasi, yaitu kritik terhadap keaslian (otentisitas) dan kebenaran (kredibilitas) sumber, (3) Historiografi, yaitu penulisan sejarah secara kronologis, sistematis dan ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang pelaksanaan tradisi Kantisele pada masyarakat Muna di Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna yaitu sebagai salah satu bentuk usaha masyarakat Muna dalam mengobati atau menyembuhkan penyakit yang diderita oleh seseorang yaitu penyakit tisele (penyakit karena kaget) dan penyakit kakalano lalo (penyakit karena kecewa). Dimana masyarakat Muna di Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna meyakini dengan diadakannya tradisi Kantisele pada seseorang yang sakit akan dapat mengembalikan tonuana (semangat hidup) yang keluar dari tubuh orang yang sakit tersebut seperti sediakala sehingga segera mendapatkan kesembuhan dari penyakitnya atas izin Allah SWT. (2) Proses pelaksanaan tradisi Kantisele pada masyarakat Muna di Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna pada dasarnya dilakukan dalam tiga tahap, yaitu: (a) Tahap persiapan, yaitu mempersipkan waktu dan hari pelaksanaan serta alat atau perlengkapan yang akan digunakan dalam proses pelaksanaan tradisi Kantisele yaitu parang atau pisau dan satu botol air putih, (b) Tahap pelaksanaan, yaitu dilakukan dalam dua tahap, yaitu (1)Tahap dekapihi tonuana (pencarian denyut nadi) dan (2) tahap dekantisele. Pada tahap dekantisele ini ada 8 (delapan) bagian tubuh tertentu yang dibaca-bacakan doa (bhatata) oleh Bhisa Kantisele, yaitu: (1) kepala (ubun-ubun), (2) telinga, (3) bahu, (4) siku, (5) telapak tangan, (6) dada, (7) lutut, dan (8) kaki, (c) Tahap penutup, yaitu deferebua oe (pembacaaaan doa pada air putih) dan desoowi (pemberian uang atau tebusan sebagai tanda permintaan maaf). (3) Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Kantisele pada masyarakat Muna di Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna, yaitu nilai religius atau kepercayaan, nilai sosial, nilai pendidikan dan nilai budaya. Kata Kunci: Tradisi Kantisele, pengobatan tradisional, masyarakat Muna
Collaboration network of the authors
40 authors · 73 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Jenderal Soedirman University
- Universitas Sulawesi Tenggara
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Darnawati Darnawati | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Citra Marhan | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Muliha Halim | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Yandi arifin | Affiliation unknown | 1 |
| Baenawi La Ode | Affiliation unknown | 1 |
| Anugrah Puspita Ayu M | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Waode Ade Sarasmita Uke | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Salim Salim | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Batia | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Irawaty Irawaty | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Andi Sri Yuspitalia | Affiliation unknown | 1 |
| Ikra Akbar | Affiliation unknown | 1 |
| Misran Safar | Affiliation unknown | 1 |
| Warti Sukaesih | Affiliation unknown | 1 |
| Mursidin Mursidin | Affiliation unknown | 1 |
| Barlian Barlian | Affiliation unknown | 1 |
| Murni Murni | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Asrul Asmar | Affiliation unknown | 1 |
| Hasanuddin Jumareng | Affiliation unknown | 1 |
| Al Saba Al Saba | Affiliation unknown | 1 |
| Amran Amran | Jenderal Soedirman University | 1 |
| Rifai Nur | Affiliation unknown | 1 |
| Zainal Abidin Abidin | Affiliation unknown | 1 |
| Abd. Halim Momo | Affiliation unknown | 1 |
| La Ode Ali Basri | Affiliation unknown | 1 |
| Abd. Hadide Latif | Affiliation unknown | 1 |
| La Ode Montasir | Affiliation unknown | 1 |
| Syahrun Syahrun | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| La Ode Ali Basri | Affiliation unknown | 1 |
| Syahri Dauliyah | Affiliation unknown | 1 |
| Jefri Effendy Hakim | Affiliation unknown | 1 |
| Wahiudin Pasiori | Affiliation unknown | 1 |
| Eva Herik | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Sarah Ayu Rachmat | Affiliation unknown | 1 |
| Ali Hadara | Affiliation unknown | 1 |
| indah Safitri | Affiliation unknown | 1 |
| Asmiani Asmiani | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.