Open access Jurnal
TRADISI PENGOBATAN PAMOLE PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA KATOBU KECAMATAN WADAGA KABUPATEN MUNA BARAT (1977-2020)
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO · Vol. 6 No. 4 (2021)
- ISSN
- 2502-6674, 2502-6666
- Published
- 2021-12-31
- Publisher
- Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo
- Language
- eng
Abstract
ABSTRAK: Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang pelaksanaan tradisi pengobatan pamole pada masyarakat, menjelaskan proses pelaksanaan tradisi pengobatan pamole dan untuk menjelaskan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi pengobatan Pamole pada masyarakat Muna di Desa Katobu Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang terdiri atas 5 tahapan yaitu: (1) Tahap Pemilihan Topik dan Penetapan Judul, (2) Tahap Heuristik, (3) Tahap Kritik Sumber, (4) Tahap Interpretasi, (5) Tahap Historiografi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang pelaksanaan tradisi pengobatan pamole pada masyarakat Muna karena di Desa Katobu sering masyarakat mengalami penyakit maighonono nekawea (penyakit dari angin) yang diderita pasien seperti Kahaweri (gangguan roh halus) Osumanga atau Kasundua (gangguan roh leluhur), dan Okatau (guna-guna). (2) Proses pelaksanaan tradisi pengobatan Pamole tiga tahap, yaitu: tahap persiapan, dan tahap pelaksanaan yang terdiri atas (1) tahapan awal, menyediakan telur ayam kampung dan menyediakan dupa, dan (b) tahapan inti, yaitu: tahapan memberi garis pada telur ayam kampung, tahapan pengasapan telur ayam kampung, tahapan pengusapan telur ayam kampung, tahapan pemecahan telur ayam kampung, tahapan membolak balik kuning telur ayam kampung, dan tahapan membuang abu dapur, (b) Tahap penutup, yaitu menyediakan makanan untuk di fohurau (disajikan) dan menziarahi kubur roh leluhur. (3) Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi pengobatan pamole pada masyarakat Muna di Desa Katobu Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat, yaitu nilai religius, nilai sosial, nilai budaya dan nilai pendidikan.
Keywords
Collaboration network of the authors
19 authors · 25 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Yandi arifin | Affiliation unknown | 1 |
| Baenawi La Ode | Affiliation unknown | 1 |
| Ali Hadara | Affiliation unknown | 1 |
| indah Safitri | Affiliation unknown | 1 |
| Asmiani Asmiani | Affiliation unknown | 1 |
| Wa Ode Selfi | Affiliation unknown | 1 |
| Mursidin T Mursidin T | Affiliation unknown | 1 |
| Kiki Zaskia | Affiliation unknown | 1 |
| Aksan Guna | Affiliation unknown | 1 |
| Jamiludin Jamiludin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| WA Ode Asna | Affiliation unknown | 1 |
| citra fujiana | Affiliation unknown | 1 |
| Muliha Halim | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Hermianti Hermianti | Affiliation unknown | 1 |
| Darnita Darnita | Affiliation unknown | 1 |
| Darnawati Darnawati | Affiliation unknown | 1 |
| Muhamad Ihram Husni | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.