Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERKEMBANGAN PENGOLAHAN SAGU DI DESA KIAEA KECAMATAN PALANGGA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1995-2014)

Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO · Vol. 1 No. 1 (2022)

DOI
10.36709/jpps.v1i1.7368
ISSN
2502-6674, 2502-6666
Published
2022-04-09
Publisher
Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAKUlasan dan Fokus penelitian ini mengacu pada permasalahan (1) apa yang melatarbelakangi pengolahan sagu di Desa Kiaea (2) Bagaimana proses pengolahan sagu di Desa Kiaea (3) Faktor-faktor apa yang mempengaruhi perkembangan pengolahan sagu di Desa Kiaea (4) Bagaimana akibat perkembangan pengolahan sagu terhadap kehidupan masyarakat pengolah sagu di Desa Kiaea.Metode yang digunakan dalam Hasil Penelitian ini adalah metode sejarah menurut Helius Sjamsuddin yang terdiri dari (1) Heuristik (Pengumpulan Sumber), (2) Kritik Sumber (kritik internal dan eksternal), dan (3) Historiografi (Penulisan) yang terdiri dari (Interpretasi, Eksplanasi, dan Ekspose). Kajian pustaka dalam Penelitian ini menggunakan Konsep Perkembangan, Konsep Masyarakat Petani, Konsep Sagu, Konsep Sosial Ekonomi, dan Konsep Distribusi, Produksi, dan Konsumsi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Latar belakang pengolahan sagu di Desa Kiaea Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan adalah: pertama karena sagu merupakan makanan pokok sebagian masyarakat Tolaki selain beras, kedua sagu merupakan salah satu sistem mata pencaharian masyarakat Desa Kiaea yang berlangsung secara turun temurun (tradisi), ketiga sumber daya dan potensi lahan yang memadai sangat menunjang untuk usaha tersebut, keempat mengolah sagu tidak butuh modal banyak, dan kelima sebagai sumber pendapatan ekonomi bagi keluarga pengolah sagu. (2) Proses pengolahan sagu di Desa Kiaea terdiri dari dua tahap yakni proses pengolahan sagu secara tradisional (manual) alat-alatnya terdiri dari: Suli (betel), Saku (alat untuk monokok), Tambu-Tambu (timba), Sandu (sendok), Basu ndinggawu (alat pengangkut sagu), Landaka, (tempat menyaring ampas-ampas sagu), dan sistem pengolahan sagu secara modern (menggunakan mesin). (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pengolahan sagu di Desa Kiaea terdiri dari dua faktor yaitu: Faktor teknologi disebabkan oleh adanya proses sebuah transformasi yang terjadi dalam pengolahan sagu yakni perubahan dari sistem tradisional menjadi sistem modern (mesin). Dan faktor ekonomi disebabkan oleh adanya Peranan modal dalam pengembangan usaha sagu. Karena hasil akhir dari pengolahan sagu adalah sumber pendapatan bagi masyarakat pengolah sagu. (4) Akibat perkembangan pengolahan sagu di Desa Kiaea terdiri dari tiga antara lain: Dibidang sosial dan ekonomi dapat terpenuhi kebutuhan primer keluarga Dibidang budaya terjadi perubahan budaya dalam aspek pengolahan, dan Dibidang pendidikan dan kesehatan dapat terpenuhi dengan perkembangan berupa penggunaan alat modern/mesin dalam pengolahan sagu. Kata Kunci: Sagu, Sejarah dan Orang Tolaki

Collaboration network of the authors

19 authors · 33 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rahmania RahmaniaAffiliation unknown3
Ali HadaraAffiliation unknown2
Pendais HakAffiliation unknown1
Hasran hasranAffiliation unknown1
H. JamiludinAffiliation unknown1
La EdiAffiliation unknown1
H. AnwarAffiliation unknown1
Fendy Imaduddin ArsamAffiliation unknown1
Muchlis MuchlisAffiliation unknown1
Hj. DarnawatiAffiliation unknown1
Aulia RamayantiAffiliation unknown1
La Ode MarhiniAffiliation unknown1
Dinda La OdeAffiliation unknown1
Agus RihuAffiliation unknown1
La Ode Ali BasriAffiliation unknown1
Amrin UdeAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERKEMBANGAN PENGOLAHAN SAGU DI DESA KIAEA KECAMATAN PALANGGA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1995-2014)</dc:title>
	<dc:creator>Rispan, Rispan</dc:creator>
	<dc:creator>M., Aswati</dc:creator>
	<dc:creator>Haq, Pendais</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKUlasan dan Fokus penelitian ini mengacu pada permasalahan (1) apa yang  melatarbelakangi pengolahan sagu di Desa  Kiaea (2) Bagaimana proses pengolahan sagu di Desa  Kiaea (3) Faktor-faktor apa yang mempengaruhi perkembangan pengolahan sagu di Desa  Kiaea (4) Bagaimana  akibat perkembangan pengolahan sagu terhadap kehidupan masyarakat pengolah sagu di Desa  Kiaea.Metode yang digunakan dalam Hasil Penelitian ini adalah metode sejarah menurut Helius Sjamsuddin yang terdiri dari (1) Heuristik (Pengumpulan Sumber), (2) Kritik Sumber (kritik internal dan eksternal), dan (3) Historiografi (Penulisan) yang terdiri dari (Interpretasi, Eksplanasi, dan Ekspose). Kajian pustaka dalam Penelitian ini menggunakan Konsep Perkembangan, Konsep Masyarakat Petani, Konsep Sagu, Konsep Sosial Ekonomi, dan Konsep Distribusi, Produksi, dan Konsumsi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Latar belakang pengolahan sagu di Desa Kiaea Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan adalah: pertama karena sagu merupakan makanan pokok sebagian masyarakat Tolaki selain beras, kedua sagu merupakan salah satu sistem mata pencaharian masyarakat Desa Kiaea yang berlangsung secara turun temurun (tradisi), ketiga sumber daya dan potensi lahan yang memadai sangat menunjang untuk usaha tersebut, keempat mengolah sagu tidak butuh modal banyak, dan kelima sebagai sumber pendapatan ekonomi bagi keluarga pengolah sagu. (2) Proses pengolahan sagu di Desa Kiaea terdiri dari dua tahap yakni proses pengolahan sagu secara tradisional (manual) alat-alatnya terdiri dari: Suli (betel), Saku (alat untuk monokok), Tambu-Tambu (timba), Sandu (sendok), Basu ndinggawu (alat pengangkut sagu), Landaka, (tempat menyaring ampas-ampas sagu),  dan sistem pengolahan sagu secara modern (menggunakan mesin). (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pengolahan sagu di Desa Kiaea terdiri dari dua faktor yaitu: Faktor teknologi disebabkan oleh adanya proses sebuah transformasi yang terjadi dalam pengolahan sagu yakni perubahan dari sistem tradisional menjadi sistem modern (mesin).  Dan faktor ekonomi  disebabkan oleh adanya Peranan modal dalam pengembangan usaha sagu. Karena hasil akhir dari pengolahan sagu adalah sumber pendapatan bagi masyarakat pengolah sagu. (4) Akibat perkembangan pengolahan sagu di Desa Kiaea terdiri dari tiga antara lain: Dibidang sosial dan ekonomi dapat terpenuhi kebutuhan primer keluarga Dibidang budaya terjadi perubahan budaya dalam aspek pengolahan, dan Dibidang pendidikan dan kesehatan dapat terpenuhi dengan perkembangan berupa penggunaan alat modern/mesin dalam pengolahan sagu. Kata Kunci: Sagu, Sejarah dan Orang Tolaki</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/7368</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jpps.v1i1.7368</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO; Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:source>
	<dc:source>2502-6674</dc:source>
	<dc:source>2502-6666</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/7368/5391</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:rights>
</oai_dc:dc>