Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

SEJARAH MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA ISLAM DI PULAU RUNDUMA KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI TAHUN 11900-1980

Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO · Vol. 1 No. 1 (2022)

DOI
10.36709/jpps.v1i1.7364
ISSN
2502-6674, 2502-6666
Published
2022-04-09
Publisher
Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAKMengawali penelitian ini dengan merumuskan permasalahan 1) Bagaimana proses masuknya agama Islam di Pulau Runduma? 2) Bagaimana metode penyiaran agama Islam di Pulau Runduma? 3) Bagaimana akibat masuknya agama Islam di Pulau Runduma? (4) Bagaimana perkembangan Agama Islam di Pulau Runduma? Penelitian ini mengunakan metode sejarah yaitu: (1) Heuristik, yaitu kegiatan pengumpulan sumber data penelitian, (2) Verifikasi yaitu kritik sumber yang terdiri atas dua tahap yaitu kritik ekstern dan kritik intern, (3) Historiografi terdiri atas penafsiran (interpretasi), penjelasan (eksplanasi), dan penyajian (ekspose).Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Awal masuknya agama Islam di Pulau Runduma dibawa oleh La Punggui dari Pulau Buton. Sebelum ke Pulau Runduma beliau terlebih dahulu singgah di Pulau Tomia. Kemudian La Punggui berangkat dengan menggunakan perahu jarangka berlayar menuju Pulau Runduma. Saat itu La Punggui mendarat disalah satu pantai kemudian merapatkan perahunya dan berjalan memeriksa Kampung Runduma pada tahun 1900. Setelah La Punggui memeriksa kampung Runduma, beliau melihat manusia primitif tanpa sehelai kain di badannya sedang berdiri dan bersandar di batu La Runduma menghadap kebarat pada saat matahari tenggelam kearah daratan besar Pulau Tomia. La Punggui meninggal dunia pada tahun 1915 dan dikebumikan di Kampung pertama. Setelah Runduma di perkirakan aman oleh La Penanda maka menyusul sepasang suami istri dari Desa Kulati membuka kebun di pohon asam besar bernama La Ujo atas panggilan La Penanda. Saat itu penghuni satu-satunya di Kampung lama adalah La Ujo bersama Istri. Setelah itu berdatangan dari Tomia, Kaledupa, Wangi-Wangi, dan Binongko untuk bermigrasi atau menetap di Pulau Runduma. Kemudian La Penanda bersama masyarakat setempat mendirikan Mesjid pertama untuk dijadikan sebagai pusat ibadah, pengkaderan dan penyebaran agama Islam di Pulau Runduma. 2) Metode penyiaran agama Islam di Pulau Runduma di lakukan melalui metode tasawuf, pendidikan dalam hal ini melakukan dakwah dari kampung ke kampung selanjutnya melalui seni dan melalui jaringan politik. 3) Akibat masuknya agama Islam dapat memperbaiki kepercayaan animisme dan dinamisme yang sebelumnya banyak dilakukan masyarakat dan menambah ghairah keagamaan khususnya Islam. 4) Perkembangan Agama Islam di Pulau Runduma mulai pada tahun 1977-1980. Para Ulama dalam menyebarkan Ajaran Agaman Islam di Pulau Runduma dengan cara diskusi, pengajian dll. Kata kunci: Sejarah, Perkembangan, dan Agama Islam

Collaboration network of the authors

24 authors · 33 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dadaswati DadaswatiAffiliation unknown2
Asmira AsmaraAffiliation unknown2
hayari hayariAffiliation unknown1
indah SafitriAffiliation unknown1
Lisna LisnaAffiliation unknown1
Andi FirmanAffiliation unknown1
Nining SaputriAffiliation unknown1
Jumsir JumsirUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Asyana BiruAffiliation unknown1
Aswati MAffiliation unknown1
La EdiAffiliation unknown1
Irawaty IrawatyUniversitas Halu Oleo1
Ali Muh. NaimAffiliation unknown1
Agreni AgreniAffiliation unknown1
La Ode BaenawiAffiliation unknown1
Wa RinaAffiliation unknown1
Pendais HaqAffiliation unknown1
Aulia RamayantiAffiliation unknown1
Nurhayarni NuhayaniAffiliation unknown1
H. HayariAffiliation unknown1
Tri Rahayu BintarumAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SEJARAH MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA ISLAM DI PULAU RUNDUMA KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI  TAHUN 11900-1980</dc:title>
	<dc:creator>Ardianti, Wd. Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Hadara, Ali</dc:creator>
	<dc:creator>Sulaiman, h. Abd Rauf</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKMengawali penelitian ini dengan merumuskan permasalahan 1) Bagaimana proses masuknya agama Islam di Pulau Runduma? 2) Bagaimana metode penyiaran agama Islam di Pulau Runduma? 3) Bagaimana akibat masuknya agama Islam di Pulau Runduma? (4) Bagaimana perkembangan Agama Islam di Pulau Runduma? Penelitian ini mengunakan metode sejarah yaitu: (1) Heuristik, yaitu kegiatan  pengumpulan sumber data penelitian, (2) Verifikasi yaitu kritik sumber yang terdiri atas dua tahap yaitu kritik ekstern dan kritik intern, (3) Historiografi terdiri atas penafsiran (interpretasi), penjelasan (eksplanasi), dan penyajian (ekspose).Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Awal masuknya agama Islam di Pulau Runduma dibawa oleh La Punggui dari Pulau Buton. Sebelum ke Pulau Runduma beliau terlebih dahulu singgah di Pulau Tomia. Kemudian La Punggui berangkat dengan menggunakan perahu jarangka berlayar menuju Pulau Runduma. Saat itu La Punggui mendarat disalah satu pantai kemudian merapatkan perahunya dan berjalan memeriksa Kampung Runduma pada tahun 1900. Setelah La Punggui memeriksa kampung Runduma, beliau melihat manusia primitif tanpa sehelai kain di badannya sedang berdiri dan bersandar di batu La Runduma menghadap kebarat pada saat matahari tenggelam kearah daratan besar Pulau Tomia. La Punggui  meninggal dunia pada tahun 1915  dan dikebumikan di  Kampung pertama. Setelah Runduma di perkirakan aman oleh La Penanda maka menyusul sepasang suami istri dari Desa Kulati membuka kebun  di pohon asam besar bernama La Ujo atas panggilan La Penanda. Saat itu penghuni satu-satunya di Kampung lama adalah La Ujo bersama Istri. Setelah itu berdatangan dari Tomia, Kaledupa, Wangi-Wangi, dan Binongko untuk bermigrasi atau menetap di Pulau Runduma. Kemudian La Penanda bersama masyarakat setempat mendirikan Mesjid pertama untuk dijadikan sebagai pusat ibadah, pengkaderan dan penyebaran agama Islam di Pulau Runduma. 2) Metode penyiaran agama Islam di Pulau Runduma di lakukan melalui metode tasawuf, pendidikan dalam hal ini melakukan dakwah dari kampung ke kampung selanjutnya melalui seni dan melalui jaringan politik. 3) Akibat masuknya agama Islam dapat memperbaiki kepercayaan animisme dan dinamisme yang sebelumnya banyak dilakukan masyarakat dan menambah ghairah keagamaan khususnya Islam. 4) Perkembangan Agama Islam di Pulau Runduma mulai pada tahun 1977-1980.  Para Ulama dalam menyebarkan Ajaran Agaman Islam di Pulau Runduma dengan cara diskusi, pengajian dll. Kata kunci: Sejarah, Perkembangan, dan  Agama Islam</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/7364</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jpps.v1i1.7364</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO; Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:source>
	<dc:source>2502-6674</dc:source>
	<dc:source>2502-6666</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/7364/5387</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:rights>
</oai_dc:dc>