Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PERSEPSI ORANG TUA SISWA DAN PIHAK SEKOLAH TERHADAP ANAK PUTUS SEKOLAH DI DESA KONTUMERE

Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO · Vol. 6 No. 1 (2021)

DOI
10.36709/jpps.v6i1.19304
ISSN
2502-6674, 2502-6666
Published
2021-07-26
Publisher
Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis persepsi orang tua siswa terhadap anak putus sekolah di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna; 2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis persepsi pihak sekolah terhadap anak putus sekolah di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna; 3) Untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan anak putus sekolah di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna; 4) Untuk mengidentifikasi dan menganalisis upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi anak putus sekolah di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Persepsi orang tua siswa Putus sekolah dipengaruhi status sosialnya baik di lingkungan bermain maupun dalam keluarganya; 2) persepsi pihak sekolah terhadap anak putus sekolah sangat menyayangkan dengan adanya fenomena tersebut, sehingga mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran para guru kepada motivasi lebih jauh lagi akan pentingnya pendidikan; 3) Faktor utama penyebab anak putus sekolah adalah kurangnya motivasi anak bersekolah, tingkat kemalasan anak yang tinggi, kurangnya perhatian dan pendampingan orang tua terhadap anak, sulitnya menangkal pengaruh buruk dari sisi perkembangan teknologi, karena pembulian yang terjadi di sekolah, dan karena masalah perceraian orang tua; 4) Upaya yang dilakukan oleh orang tua untuk mengatasi anak putus sekolah yaitu; orang tua selalu mengupayakan agar anak melanjutkan pendidikannya kembali dengan bekerjasama dengan pihak sekolah, memberikan bimbingan dan mengingatkan kepada anak tentang pentingnya pendidikan untuk menggapai cita-citanya atau untuk masa depannya, melakukan kerjasama dengan guru agar anak kembali bersekolah, memberinya efek jera karena kepada anak yang putus sekolah dengan beberapa cara seperti tidak memberikannya uang jajan, memaksanya untuk terus bekerja di rumah.

Collaboration network of the authors

35 authors · 54 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Bandung Institute of Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
FIRA FIRAAffiliation unknown2
Sarnely UgeAffiliation unknown1
Daur RahmatAffiliation unknown1
Fitriani RoeAffiliation unknown1
La Ode MuharamAffiliation unknown1
Jamiludin JamiludinUniversitas Halu Oleo1
Murni MurniAffiliation unknown1
RAMLY RAMLYAffiliation unknown1
Muh. Juwantho LewaAffiliation unknown1
Saripudin SaripudinBandung Institute of Technology1
Nanik HindaryatiningsihUniversitas Halu Oleo1
La Ode MuharramAffiliation unknown1
Tun SumarniAffiliation unknown1
Muhammad SanurAffiliation unknown1
Samiruddin TAffiliation unknown1
Muh. YusufUniversitas Halu Oleo1
Maskab MutuAffiliation unknown1
Mursidin MursidinAffiliation unknown1
Lilis SulistianAffiliation unknown1
Sabrin SabrinAffiliation unknown1
Nana SumarnaUniversitas Halu Oleo1
Rismiatin RismiatinAffiliation unknown1
Darnaawati DarnaawatiAffiliation unknown1
Suwarni SuwarniAffiliation unknown1
Sahlan SahlanAffiliation unknown1
Eka SuaibUniversitas Halu Oleo1
Puput HariantiAffiliation unknown1
Sitti Mikarna KaimuddinAffiliation unknown1
Nuningsih NuningsihAffiliation unknown1
Fitri SalimaAffiliation unknown1
Farnianti FarniantiAffiliation unknown1
Hilda HildaAffiliation unknown1
La BatiaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERSEPSI ORANG TUA SISWA DAN PIHAK SEKOLAH TERHADAP ANAK PUTUS SEKOLAH DI DESA KONTUMERE</dc:title>
	<dc:creator>Hasraawati, Hasrawati</dc:creator>
	<dc:creator>Barlian, Barlian</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis persepsi orang tua siswa terhadap anak putus sekolah di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna; 2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis persepsi pihak sekolah terhadap anak putus sekolah di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna; 3) Untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan anak putus sekolah di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna; 4) Untuk mengidentifikasi dan menganalisis upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi anak putus sekolah di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Persepsi orang tua siswa Putus sekolah dipengaruhi status sosialnya baik di lingkungan bermain maupun dalam keluarganya; 2) persepsi pihak sekolah terhadap anak putus sekolah sangat menyayangkan dengan adanya fenomena tersebut, sehingga mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran para guru kepada motivasi lebih jauh lagi akan pentingnya pendidikan; 3) Faktor utama penyebab anak putus sekolah adalah kurangnya motivasi anak bersekolah, tingkat kemalasan anak yang tinggi, kurangnya perhatian dan pendampingan orang tua terhadap anak, sulitnya menangkal pengaruh buruk dari sisi perkembangan teknologi, karena pembulian yang terjadi di sekolah, dan karena masalah perceraian orang tua; 4) Upaya yang dilakukan oleh orang tua untuk mengatasi anak putus sekolah yaitu; orang tua selalu mengupayakan agar anak melanjutkan pendidikannya kembali dengan bekerjasama dengan pihak sekolah, memberikan bimbingan dan mengingatkan kepada anak tentang pentingnya pendidikan untuk menggapai cita-citanya atau untuk masa depannya, melakukan kerjasama dengan guru agar anak kembali bersekolah, memberinya efek jera karena kepada anak yang putus sekolah dengan beberapa cara seperti tidak memberikannya uang jajan, memaksanya untuk terus bekerja di rumah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-07-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/19304</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jpps.v6i1.19304</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO; Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:source>
	<dc:source>2502-6674</dc:source>
	<dc:source>2502-6666</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/19304/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>