Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENERAPAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR PADA REST AREA LINTAS SULAWESI TENGGARA – SULAWESI SELATAN

GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur · Vol. 7 No. 2 (2023) · pp. 303–310

DOI
10.55679/garis.v7i2.27614
ISSN
2503-3344
Published
2023-02-10
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

ABSTRAK Transportasi darat lintas Sulawesi Tenggara – Sulawesi Selatan kini menjadi salah satu pilihan favorit bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan. Lintasan ini sering di gunakan sebagai akses jalan lintas pengendara jalur darat dari Sulawesi Tenggara ke kota Makassar atau ke daerah – daerah yang berada di Sulawesi Selatan maupun sebaliknya. Jarak tempuh yang cukup jauh kadang membuat pengemudi kelelahan yang akhirnya dapat menyebabkan kecelakaan, dimana pengendara yang tidak mempersiapkan kondisi fisik dan kondisi kendaraan untuk perjalanan tersebut. Oleh karena itu untuk mengurangi resiko tersebut diperlukan sarana pemberhentian sementara untuk beristirahat berupa penyediaan fasilitas Rest Area yang penentuan lokasi dan fasilitasnya menyesuaikan dengan jarak / interval dan kondisi yang ada. Di jalan lintas Sulawesi Tenggara – Sulawesi Selatan sendiri belum terdapat Rest Area yang di lengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang di harapkan mampu menambahkan kenyamanan pengguna jalan. Sehubung dengan hal tersebut, untuk mendukung fungsi dan keberadaan fasilitas Rest Area yang mencerminkan kondisi lokalitas daerah setempat, maka pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular diterapkan sebagai suatu penerapan elemen arsitektur berupa elemen fisik dan non fisik dengan tujuan melestarikan unsur-unsur lokal kemudian sedikit banyak mengalami perubahan menuju suatu karya yang lebih modern tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisi setempat. Ditambah dengan fasilitas Rest Area yang diharapkan para pengguna tidak hanya singgah untuk sementara waktu melainkan bisa menggunakan fasilitas yang ada sebagai alternatif wisata. Kata Kunci: Arsitektur Neo-Vernakular, Lintas Sulawesi Tenggara-Sulawesi Selatan, Pengendara Jalur Darat, Rest Area

Collaboration network of the authors

40 authors · 80 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dodi Priyatmo SilondaeAffiliation unknown8
Alber Tigor ArifyantoAffiliation unknown6
Sitti Mikarna KaimuddinAffiliation unknown6
Ishak KadirUniversitas Halu Oleo6
Annas Ma’rufAffiliation unknown6
Abas RudinAffiliation unknown5
Citra MarhanUniversitas Halu Oleo5
Sudarmi Suud BinasarAffiliation unknown4
Yuliastri Ambar PambudhiUniversitas Halu Oleo4
Ida Sriwaty SunarjoAffiliation unknown3
Eva HerikUniversitas Halu Oleo3
Nahdatunnisa NahdatunnisaUniversitas Muhammadiyah Kendari2
Nur NafsiAffiliation unknown2
Siti BelindaAffiliation unknown2
Wa Ode SuarniAffiliation unknown2
La Ode Amrul HasanAffiliation unknown2
Weko Indira Romanti AuliaAffiliation unknown2
ARMAN FASLIHAffiliation unknown2
ASRI ANDRIASAffiliation unknown1
Arief Saleh SjamsuAffiliation unknown1
Apuddin Daeng AmirAffiliation unknown1
Siti Belinda AmriAffiliation unknown1
santi santiAffiliation unknown1
Syafrianto AmsyarAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Siti Bellinda AmriAffiliation unknown1
Bambang PramonoUniversitas Halu Oleo1
Isnawaty IsnawatyAffiliation unknown1
Muh YaminUniversitas Halu Oleo1
Jurais JuraisAffiliation unknown1
Maco MacoAffiliation unknown1
Ryan Adi PutraAffiliation unknown1
Asmin AsminAffiliation unknown1
Agus Sang FatrioAffiliation unknown1
Wa Ode SumsahidanAffiliation unknown1
Dani DaniAffiliation unknown1
Juita JuitaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENERAPAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR  PADA REST AREA LINTAS SULAWESI  TENGGARA – SULAWESI SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Azizha, Anjely Ismi</dc:creator>
	<dc:creator>Tahir, M. Arzal</dc:creator>
	<dc:creator>Aspin, Aspin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Transportasi darat lintas Sulawesi Tenggara – Sulawesi Selatan kini menjadi salah satu pilihan favorit bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan. Lintasan ini sering di gunakan sebagai akses jalan lintas pengendara jalur darat dari Sulawesi Tenggara ke kota Makassar atau ke daerah – daerah yang berada di Sulawesi Selatan maupun sebaliknya. Jarak tempuh yang cukup jauh kadang membuat pengemudi kelelahan yang akhirnya dapat menyebabkan kecelakaan, dimana pengendara yang tidak mempersiapkan kondisi fisik dan kondisi kendaraan untuk perjalanan tersebut. Oleh karena itu untuk mengurangi resiko tersebut diperlukan sarana pemberhentian sementara untuk beristirahat berupa penyediaan fasilitas Rest Area yang penentuan lokasi dan fasilitasnya menyesuaikan dengan jarak / interval dan kondisi yang ada. Di jalan lintas Sulawesi Tenggara – Sulawesi Selatan sendiri belum terdapat Rest Area yang di lengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang di harapkan mampu menambahkan kenyamanan pengguna jalan. Sehubung dengan hal tersebut, untuk mendukung fungsi dan keberadaan fasilitas Rest Area yang mencerminkan kondisi lokalitas daerah setempat, maka pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular diterapkan sebagai suatu penerapan elemen arsitektur berupa elemen fisik dan non fisik dengan tujuan melestarikan unsur-unsur lokal kemudian sedikit banyak mengalami perubahan menuju suatu karya yang lebih modern tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisi setempat.  Ditambah dengan fasilitas Rest Area yang diharapkan para pengguna tidak hanya singgah untuk sementara waktu melainkan bisa menggunakan fasilitas yang ada sebagai alternatif wisata. Kata Kunci: Arsitektur Neo-Vernakular, Lintas Sulawesi Tenggara-Sulawesi Selatan, Pengendara Jalur Darat, Rest  Area</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/27614</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/garis.v7i2.27614</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur; Vol 7, No 2 (2022); 303 - 310</dc:source>
	<dc:source>2503-3344</dc:source>
	<dc:source>10.55679/garis.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/27614/17571</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/downloadSuppFile/27614/5339</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur</dc:rights>
</oai_dc:dc>