Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PUSAT REKREASI PEMANCINGAN DI KOTA KENDARI ARSITEKTUR PERILAKU

GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur · Vol. 2 No. 2 (2017)

DOI
10.55679/garis.v2i2.9938
ISSN
2503-3344
Published
2017-08-16
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

ABSTRAKMemancing adalah salah satu kegiatan yang banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia. Bukan hanya untukolahraga namun memancing juga dapat dijadikan hobi, bahkan sebagian masyarakat di indonesia memancing juga sudahmenjadi pekerjaan untuk mencari nafkah khususnya di Kota kendari. Banyak area yang cukup untuk melakukan aktifitasmemancing yang dibuat di kota kendari,namun bila dilihat dari fasilitas dan segi kenyamanan masih sangat kurang.Perencanaan dan perancangan bangunan dengan memperhatikan kenyaman dan kebutuhan para pengunjung pemancinganmemerlukan suatu pendekatan dalam arsitektural yang baik dan tepat dalam upaya mewujudkan wadah untuk orang-orangyang gemar akan memancing. Pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan perencanaan yang menggunakan faktor kenyamandan kebutuhan para pengunjung yang hobi akan memancing dalam mengembangkan perencanaan serta perancannganfasilitas pusat rekreasi pemancingan ini adalah pendekatan arsitektur perilaku. Untuk memperoleh suatu kenyaman dankebutuhan para pemancing maka permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana menentukan lokasi dan site sertabagaimana merancang suatu pusat rekreasi pemancingan dengan mengacu pada pendekatan arsitektur perilaku. Dalampenyelesaian masalah untuk mewujudkan perancangan tersebut maka metode yang dilakukan yaitu dengan caramengumpulkan data-data literatur dari buku,mengadakan pengamatan langsung di lapangan mengenai keadaansituasi,kondisi kawasan,aktivitas,permasalahan yang terjadi,merumuskan masalah dan menganalisa data guna memperolehkesimpulan untuk menyusun konsep dan desain. Dengan pendekatan arsitektur perilaku ini, hasil dari desain perancanganadalah menghadirkan fasilitas pendukung yang tersedia yaitu: Gedung utama, Restoran, kolam pemancingan, Penginapan,Playground, taman,musholla. Dengan menerapkan konsep arsitektur perilaku maka pada site dibuat dengan bentuk massasederhana dan memiliki sudut yang mampu mengalihkan view ke segala arah untuk dapat menikmati area pada tempatpemancingan dan sekitarnya,pada jalur sirkulasi dari bangunan utama ke area pemancingan diletakkan tidak terlalu jauhkarena perilaku seseorang yang ingin cepat sampai ke tempat tujuan tetapi tetap bisa menikmati pemandangan dan fasilitassekitar area pemancingan, pada area pemancingan yang menjadi fasilitas utama arah kolam dibuat memanjang ke arahtimur dan barat agar tempat duduk pengunjung di tempatkan pada arah utara dan selatan guna menghindari matahari padaarah timur dan barat,serta diletakkan agak jauh ke belakang untuk menghindari kebisingan dari luar. Pada bentuk tampilankonsep arsitektur perilaku menyesuaikan pada perancangan dimana rekreasi pemancingan lebih mengacu ke alam (ruangluar) sehingga pada bentuk bangunan keseluruhan mengambil bentuk rumah tradisional dengan pertimbangan penggunadapat menyatu dengan lingkungan.Kata Kunci: rekreasi, pemancingan, arsitektur perilaku

Collaboration network of the authors

40 authors · 101 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Halim HalimUniversitas Halu Oleo6
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown6
Jamal HarimudinAffiliation unknown6
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo4
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown4
La Ode ResteleAffiliation unknown4
Jufri KarimUniversitas Halu Oleo3
Djafar MeyAffiliation unknown3
la Ode RustamAffiliation unknown2
Yoo Eka Yana KansilUniversitas Halu Oleo2
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown2
Safrudin SaharAffiliation unknown2
Ahmad HidayatAffiliation unknown2
Weka WidayatiAffiliation unknown2
Jamal HarimuddinAffiliation unknown2
Akbardiansyah AkbardiansyahAffiliation unknown2
Try Sugiyarto SoeparyantoUniversitas Halu Oleo2
St Nawal JayaUniversitas Halu Oleo2
Dwi Rinnarsuri NoraduolaAffiliation unknown1
Muhammad AnasAffiliation unknown1
Erniwati ErniwatiAffiliation unknown1
wa Ode YusriaAffiliation unknown1
Ahmad IskandarAffiliation unknown1
Natalis RansiUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhamad TajidunUniversitas Halu Oleo1
Rommy SutantoAffiliation unknown1
La Ode KaimudinAffiliation unknown1
Suriana SurianaAffiliation unknown1
Musadar MappasombaAffiliation unknown1
Fahyuddin FahyuddinAffiliation unknown1
Jamili JamiliAffiliation unknown1
Karsadi KarsadiAffiliation unknown1
Hamuni HamuniAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Eka AprianaAffiliation unknown1
Azhar BafadalUniversitas Halu Oleo1
Mukhtar AbuUniversitas Halu Oleo1
Suhadi SuhadiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PUSAT REKREASI PEMANCINGAN DI KOTA KENDARI ARSITEKTUR PERILAKU</dc:title>
	<dc:creator>Fitriani, Fitriani</dc:creator>
	<dc:creator>Faslih, Arman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKMemancing adalah salah satu kegiatan yang banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia. Bukan hanya untukolahraga namun memancing juga dapat dijadikan hobi, bahkan sebagian masyarakat di indonesia memancing juga sudahmenjadi pekerjaan untuk mencari nafkah khususnya di Kota kendari. Banyak area yang cukup untuk melakukan aktifitasmemancing yang dibuat di kota kendari,namun bila dilihat dari fasilitas dan segi kenyamanan masih sangat kurang.Perencanaan dan perancangan bangunan dengan memperhatikan kenyaman dan kebutuhan para pengunjung pemancinganmemerlukan suatu pendekatan dalam arsitektural yang baik dan tepat dalam upaya mewujudkan wadah untuk orang-orangyang gemar akan memancing. Pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan perencanaan yang menggunakan faktor kenyamandan kebutuhan para pengunjung yang hobi akan memancing dalam mengembangkan perencanaan serta perancannganfasilitas pusat rekreasi pemancingan ini adalah pendekatan arsitektur perilaku. Untuk memperoleh suatu kenyaman dankebutuhan para pemancing maka permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana menentukan lokasi dan site sertabagaimana merancang suatu pusat rekreasi pemancingan dengan mengacu pada pendekatan arsitektur perilaku. Dalampenyelesaian masalah untuk mewujudkan perancangan tersebut maka metode yang dilakukan yaitu dengan caramengumpulkan data-data literatur dari buku ,mengadakan pengamatan langsung di lapangan mengenai keadaansituasi,kondisi kawasan,aktivitas,permasalahan yang terjadi,merumuskan masalah dan menganalisa data guna memperolehkesimpulan untuk menyusun konsep dan desain. Dengan pendekatan arsitektur perilaku ini, hasil dari desain perancanganadalah menghadirkan fasilitas pendukung yang tersedia yaitu : Gedung utama, Restoran, kolam pemancingan, Penginapan,Playground, taman,musholla. Dengan menerapkan konsep arsitektur perilaku maka pada site dibuat dengan bentuk massasederhana dan memiliki sudut yang mampu mengalihkan view ke segala arah untuk dapat menikmati area pada tempatpemancingan dan sekitarnya,pada jalur sirkulasi dari bangunan utama ke area pemancingan diletakkan tidak terlalu jauhkarena perilaku seseorang yang ingin cepat sampai ke tempat tujuan tetapi tetap bisa menikmati pemandangan dan fasilitassekitar area pemancingan, pada area pemancingan yang menjadi fasilitas utama arah kolam dibuat memanjang ke arahtimur dan barat agar tempat duduk pengunjung di tempatkan pada arah utara dan selatan guna menghindari matahari padaarah timur dan barat,serta diletakkan agak jauh ke belakang untuk menghindari kebisingan dari luar. Pada bentuk tampilankonsep arsitektur perilaku menyesuaikan pada perancangan dimana rekreasi pemancingan lebih mengacu ke alam (ruangluar) sehingga pada bentuk bangunan keseluruhan mengambil bentuk rumah tradisional dengan pertimbangan penggunadapat menyatu dengan lingkungan.Kata Kunci : rekreasi, pemancingan, arsitektur perilaku</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-08-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/9938</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/garis.v2i2.9938</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur; Vol 2, No 2 (2017)</dc:source>
	<dc:source>2503-3344</dc:source>
	<dc:source>10.55679/garis.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/9938/7034</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur</dc:rights>
</oai_dc:dc>