Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENERAPAN ARSITEKTUR ISLAM PADA PONDOK PESANTREN MODEREN DI MUNA BARAT

GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur · Vol. 7 No. 2 (2023) · pp. 220–228

DOI
10.55679/garis.v7i2.25204
ISSN
2503-3344
Published
2023-02-10
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

Pondok Pesantren Moderen di Muna Barat didesain dengan arsitektur Islam. Perencanaan ini sangat memperhatikan ciri dan prinsip dari arsitektur islam itu sendiri dimana bangunan yang dihasilkan tidak terdapat gambar atau ornament makhluk hidup secara utuh, terdapat ornament yang mengingatkan kepada Allah SWT, tidak ditunjukan untuk pamer, ruang-ruang yang didesain bisa menjaga akhlak dan prilaku, dan keberadaan bangunan tidak merusak alam. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk Merancang Pondok Pesantren Moderen yang merepresentasikan kegiatan Santriwan dan santriwati di Muna Barat; (2) Untuk Mewujudkan Hasil rancangan Pondok Pesantren Moderen dengan pendekatan Arsitektur Islam.; Penelitian ini menggunakan metode perancangan arsitektur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer antara lain data tapak. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara data direduksi, data disajikan, dan data disimpulkan. Berdasarkan proses penelitian diproses perancangan diperoleh: Pertama, perencanaan sarana dan prasarana Pondok Pesantren modern yang memmenuhi segala kebutuhan santriwan dan santriwati yang ada pada Pondok pesantren tersebut; Kedua penerapan Arsitektur Islam pada Pondok Pesantren Moderen di Muna Barat yakni: Pemisahan zona antara ikhwan dan akhwat, sirkulasi antara ikhwan dan akhwat dibuat terpisah, pada bentuk dasar menerapkan bentuk geometri, dan pada tampilan bangunan mendominasi bentuk geometri berulang dan ornamentasi kaligrafi agar pengguna bangunan senantiasa mengingat Allah SWT, dan pada bangunan masjid didesain dengan skala monumental sebagai bentuk penerapan konsep Hablumminallah yakni hubungan antara manusia dan Allah SWT.

Collaboration network of the authors

27 authors · 54 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown3
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo2
Mazhfia UmarAffiliation unknown2
Ishak KadirUniversitas Halu Oleo2
Irma NurjannahAffiliation unknown2
SUTRIANI SUTRIANIAffiliation unknown1
Samhuddin SamhuddinAffiliation unknown1
Al Ichlas ImranAffiliation unknown1
Nuzul Iqra MuhammadAffiliation unknown1
Muafah Telly FitriahAffiliation unknown1
Putri Meity LambauAffiliation unknown1
La Ode ArliantoAffiliation unknown1
Halim HalimUniversitas Halu Oleo1
Laode Herman WijayaAffiliation unknown1
Sachrul RamadanAffiliation unknown1
Ishak IshakAffiliation unknown1
Mego ArdiantoAffiliation unknown1
Siti BelindaAffiliation unknown1
Norma NormaAffiliation unknown1
Alimin AliminSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta1
La Ode Abdul SyukurAffiliation unknown1
Chakra SyukurAffiliation unknown1
Iklan IklanAffiliation unknown1
Asri Andreas HBAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENERAPAN ARSITEKTUR ISLAM PADA PONDOK PESANTREN MODEREN  DI MUNA BARAT</dc:title>
	<dc:creator>ashak, la</dc:creator>
	<dc:creator>Kotta, Muh Husni</dc:creator>
	<dc:creator>Rosyidah, Sitti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pondok Pesantren Moderen di Muna Barat didesain dengan arsitektur Islam. Perencanaan ini sangat memperhatikan ciri dan prinsip dari arsitektur islam itu sendiri dimana bangunan yang dihasilkan tidak terdapat gambar atau ornament makhluk hidup secara utuh, terdapat ornament yang mengingatkan kepada Allah SWT, tidak ditunjukan untuk pamer, ruang-ruang yang didesain bisa menjaga akhlak dan prilaku, dan keberadaan bangunan tidak merusak alam. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk Merancang Pondok Pesantren Moderen yang merepresentasikan kegiatan  Santriwan dan santriwati di Muna Barat; (2) Untuk Mewujudkan   Hasil   rancangan   Pondok   Pesantren   Moderen   dengan pendekatan Arsitektur Islam.; Penelitian ini menggunakan metode perancangan arsitektur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer antara lain data tapak. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara data direduksi, data disajikan, dan data disimpulkan. Berdasarkan proses penelitian diproses perancangan diperoleh: Pertama, perencanaan sarana dan prasarana Pondok Pesantren modern yang memmenuhi segala kebutuhan santriwan dan santriwati yang ada pada Pondok pesantren tersebut; Kedua penerapan Arsitektur Islam pada Pondok Pesantren Moderen di Muna Barat yakni: Pemisahan zona antara ikhwan dan akhwat, sirkulasi antara ikhwan dan akhwat dibuat terpisah, pada bentuk dasar menerapkan  bentuk geometri, dan pada tampilan bangunan mendominasi bentuk geometri berulang dan ornamentasi kaligrafi agar pengguna bangunan senantiasa mengingat Allah SWT, dan pada bangunan masjid didesain dengan skala monumental sebagai bentuk penerapan konsep Hablumminallah yakni hubungan antara manusia dan Allah SWT.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/25204</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/garis.v7i2.25204</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur; Vol 7, No 2 (2022); 220 - 228</dc:source>
	<dc:source>2503-3344</dc:source>
	<dc:source>10.55679/garis.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/25204/17561</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur</dc:rights>
</oai_dc:dc>