Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENERAPAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) DI KOTA KENDARI

GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur · Vol. 5 No. 2 (2020)

DOI
10.55679/garis.v5i2.14333
ISSN
2503-3344
Published
2020-09-29
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

ABSTRAK Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Kota Kendari yang telah resmi beroperasi pada Januari 2017 belum memiliki gedung sendiri dan masih menumpang di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kendari. Hal ini membuat proses pembinaan anak menjadi terhambat karena sarana dan prasarana yang tersedia belum memadai. Oleh karena itu perlu adanya perencanaan dan perancangan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Kota Kendari. Perencanaan ini menggunakan tema Arsitektur Perilaku yang tujuannya untuk menghasilkan desain bangunan LPKA yang tetap ramah pada anak namun tetap memperhatiakan aspek keamanannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, survey lapangan, dan studi literatur yang kemudian dianalisa secara kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis tersebut didapat hasil penerapan desain arsitektur perilaku pada bangunan yang diwujudkan melalui desain berupa bentuk dasar bangunan yang menggunakan bentuk segi empat yang memungkinkan untuk penataan ruang yang efektif dan memudahkan dalam pengawasan, tampilan bangunan dibuat menyerupai hunian pada umumnya untuk memberikan kesan lingkungan yang normal, penataan massa bangunan jamak untuk menghadirkan suasana yang terbuka, kamar hunian yang dilengkapi dengan dinding pembatas antara tempat tidur untuk mengakomodasi kebutuhan privasi dan territorial bagi anak, ketersediaan pencahayaan dan penghawaan alami melalui bukaan ruang yang memadai, penggunaan warna cerah dan aksen dekoratif untuk menghadirkan suasana ruang dalam yang nyaman dan menarik, serta ketersediaan ruang terbuka berupa taman dan arena olahraga sebagai sarana rekreasi dan olahraga bagi anak. Kata Kunci: LPKA, Anak, Arsitektur Perilaku ABSTRACT Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) in Kendari city, which has officially operated since January 2017, in fact, does not have its own building yet and still shares the same building with Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kendari. This problem hampers the process of children rehabilitation because the facilities provided are still insufficient. Therefore, there should be planning and arrangement of Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) conception in Kendari City. This conception uses the theme of behavioral architecture which intends to make LPKA building to not only become a friendly environment for children but also cognize its security aspects. In this research, Researcher used the design of Descriptive Method with data collection techniques consists of interview, survey, and study of literatures which was eventually analysed in both Quantitative and Qualitative approaches. Based on the result of data analysis, researcher has found that the result of behavioral architecture implementation in building created using rectangular design allows effective spatial and easy surveillance, creation of building appearance which is made similar to common occupancies to provide a normal environment impression for children, arrangement of building mass to provide atmosphere of open environment, construction of rooms provided with dividing walls to accommodate children privacy and territorial needs, availability of natural lighting and air circulation through adequate rooms apertures, usages of bright colour and decorative accent to create attractive and comfortable inner space, and availability of outdoor space in the form of park and sports arena as recreation and physical exercise facility for children. Keywords: LPKA, Children, Behavioral Architecture

Collaboration network of the authors

40 authors · 102 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Annas Ma’rufAffiliation unknown8
La Ode Amrul HasanAffiliation unknown7
M Arzal TahirAffiliation unknown5
Burhan SaidAffiliation unknown3
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown3
Weko Indira Romanti AuliaAffiliation unknown3
SITTI ROSYIDAHAffiliation unknown2
Try Sugiyarto SoeparyantoUniversitas Halu Oleo1
Putri RamadhaniUniversitas Halu Oleo1
Asrullah TondasiUniversitas Halu Oleo1
Albert Rokky PalulunganUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhamad Nurrakhmad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Annas MarufAffiliation unknown1
Akbar MusibarAffiliation unknown1
Nuzul Iqra MuhammadAffiliation unknown1
Kartika Damayanti NurAffiliation unknown1
Asri Andrias Herman BAffiliation unknown1
Rony RonyAffiliation unknown1
Satria WibowoAffiliation unknown1
ARIFIN ARIFINAffiliation unknown1
Dewi Nurhayati YusufUniversitas Halu Oleo1
Sitti AstijaAffiliation unknown1
Fajar SarananiAffiliation unknown1
Iswandi AkbarAffiliation unknown1
Ranno Marlany RachmanAffiliation unknown1
La Ode M. Golok JayaAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown1
Wisdha AhdiyaniAffiliation unknown1
Azzahra Miftahul FirdausahAffiliation unknown1
Aspin AspinAffiliation unknown1
Hendriyawan HendriyawanAffiliation unknown1
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown1
Alfayed Rahmat MAffiliation unknown1
Jumiati JumiatiAffiliation unknown1
Andi Nur IsraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENERAPAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) DI KOTA KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>R. Anwar, Rifqi</dc:creator>
	<dc:creator>Kadir, Ishak</dc:creator>
	<dc:creator>Tahir, Arzal</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Kota Kendari yang telah resmi beroperasi pada Januari 2017 belum memiliki gedung sendiri dan masih menumpang di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kendari. Hal ini membuat proses pembinaan anak menjadi terhambat karena sarana dan prasarana yang tersedia belum memadai. Oleh karena itu perlu adanya perencanaan dan perancangan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Kota Kendari. Perencanaan ini menggunakan tema Arsitektur Perilaku yang tujuannya untuk menghasilkan desain bangunan LPKA yang tetap ramah pada anak namun tetap memperhatiakan aspek keamanannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, survey lapangan, dan studi literatur yang kemudian dianalisa secara kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis tersebut didapat hasil penerapan desain arsitektur perilaku pada bangunan yang diwujudkan melalui desain berupa bentuk dasar bangunan yang menggunakan bentuk segi empat yang memungkinkan untuk penataan ruang yang efektif dan memudahkan dalam pengawasan, tampilan bangunan dibuat menyerupai hunian pada umumnya untuk memberikan kesan lingkungan yang normal, penataan massa bangunan jamak untuk menghadirkan suasana yang terbuka, kamar hunian yang dilengkapi dengan dinding pembatas antara tempat tidur untuk mengakomodasi kebutuhan privasi dan territorial bagi anak, ketersediaan pencahayaan dan penghawaan alami melalui bukaan ruang yang memadai, penggunaan warna cerah dan aksen dekoratif untuk menghadirkan suasana ruang dalam yang nyaman dan menarik, serta ketersediaan ruang terbuka berupa taman dan arena olahraga sebagai sarana rekreasi dan olahraga bagi anak. Kata Kunci: LPKA, Anak, Arsitektur Perilaku ABSTRACT Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) in Kendari city, which has officially operated since January 2017, in fact, does not have its own building yet and still shares the same building with Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kendari. This problem hampers the process of children rehabilitation because the facilities provided are still insufficient. Therefore, there should be planning and arrangement of Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) conception in Kendari City. This conception uses the theme of behavioral architecture which intends to make LPKA building to not only become a friendly environment for children but also cognize its security aspects. In this research, Researcher used the design of Descriptive Method with data collection techniques consists of interview, survey, and study of literatures which was eventually analysed in both Quantitative and Qualitative approaches. Based on the result of data analysis, researcher has found that the result of behavioral architecture implementation in building created using rectangular design allows effective spatial and easy surveillance, creation of building appearance which is made similar to common occupancies to provide a normal environment impression for children, arrangement of building mass to provide atmosphere of open environment, construction of rooms provided with dividing walls to accommodate children privacy and territorial needs, availability of natural lighting and air circulation through adequate rooms apertures, usages of bright colour and decorative accent to create attractive and comfortable inner space, and availability of outdoor space in the form of park and sports arena as recreation and physical exercise facility for children.  Keywords: LPKA, Children, Behavioral Architecture </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-09-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/14333</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/garis.v5i2.14333</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur; Vol 5, No 2 (2020)</dc:source>
	<dc:source>2503-3344</dc:source>
	<dc:source>10.55679/garis.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/14333/9931</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur</dc:rights>
</oai_dc:dc>