Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERENCANAAN GALERI SINEMATOGRAFI SULAWESI TENGGARA DI KENDARI

GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur · Vol. 1 No. 1 (2018)

DOI
10.55679/garis.v1i1.2155
ISSN
2503-3344
Published
2018-07-27
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

Sinematografi berasal dari kata Yunani yakni, Kinema “gerakan” dan Graphein “merekam”. Sinematografi merupakan sebuah karya seni gambar yang bergerak dan bercerita melalui perangkat audio visual, biasanya dikenal sebagai film. Di Sulawesi Tenggara, minat dan bakat kawula muda dalam menggeluti dunia perfilman semakin berkembang. Sejumlah komunitas perfilman pun mulai bermunculan, bahkan tak jarang hasil karya seni film anak lokal menyabet sejumlah penghargaan diluar daerah. Namun sayang perkembangan perfilman tersebut tidak seiring dengan fasilitas yang ada. Sehingga perlu adanya perencanaan desain Galeri Sinematografi Sulawesi Tenggara yang dapat mencitrakan bangunan itu sendiri seperti konsep metafora.Galeri merupakan tempat untuk menyimpan, memamerkan dan menjual hasil karya seni. Dengan adanya Galeri Sinematografi Sulawesi Tenggara ini diharapkan dapat mewadahi minat dan bakat kawula muda untuk berkreativitas dalam dunia perfilman serta menjadi tempat apresiasi dan promosi hasil karya seni film lokal yang sekaligus dapat menjadi wisata audio visual di Sulawesi Tenggara.Kata Kunci: galeri sinematografi, perfilman, konsep metafora.

Collaboration network of the authors

34 authors · 63 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Syiah Kuala
  • Sultan Agung Islamic University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arief Saleh SjamsuAffiliation unknown2
SITTI ROSYIDAHAffiliation unknown2
Hapsa RiantyAffiliation unknown2
La Ode Abdul SyukurAffiliation unknown1
IMade Krisna Adhi DahrmaAffiliation unknown1
I Made Krisna Adhi DharmaAffiliation unknown1
Imade Krishna Adhi DharmaAffiliation unknown1
I Made Krisna Adhi DahrmaAffiliation unknown1
Dwi Rinnasuri NuroduolaAffiliation unknown1
Alim BahriAffiliation unknown1
Muhammad HasbiUniversitas Syiah Kuala1
Abd KadirUniversitas Halu Oleo1
Sudarsono SudarsonoAffiliation unknown1
Luther PagilingAffiliation unknown1
Ld.M.Golok JayaAffiliation unknown1
Muhammad AfandiSultan Agung Islamic University1
Muhammad Arzal TahirAffiliation unknown1
Dwi Rinnarsuri NoraduolaAffiliation unknown1
Syamsinar Miftahul JannahAffiliation unknown1
Putri Meity LambauAffiliation unknown1
La Ode ArliantoAffiliation unknown1
Wa Ode DarinaAffiliation unknown1
Aspin AspinAffiliation unknown1
Iza Azbar HariddinAffiliation unknown1
Auliya Dwi QadryaniAffiliation unknown1
Galih Teja PermanaAffiliation unknown1
Ishak KadirUniversitas Halu Oleo1
Ashrar La ZihaAffiliation unknown1
Amaluddin AmaluddinAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Ahong SaputraAffiliation unknown1
Nur Badiyati LasmiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERENCANAAN GALERI SINEMATOGRAFI SULAWESI TENGGARA DI KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Pratiwi, Dian Irma</dc:creator>
	<dc:creator>Nurjannah, Irma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sinematografi berasal dari kata Yunani yakni, Kinema “gerakan” dan Graphein “merekam”. Sinematografi merupakan sebuah karya seni gambar yang bergerak dan bercerita melalui perangkat audio visual, biasanya dikenal sebagai film. Di Sulawesi Tenggara, minat dan bakat kawula muda dalam menggeluti dunia perfilman semakin berkembang. Sejumlah komunitas perfilman pun mulai bermunculan, bahkan tak jarang hasil karya seni film anak lokal menyabet sejumlah penghargaan diluar daerah. Namun sayang perkembangan perfilman tersebut tidak seiring dengan fasilitas yang ada. Sehingga perlu adanya perencanaan desain Galeri Sinematografi Sulawesi Tenggara yang dapat mencitrakan bangunan itu sendiri seperti konsep metafora.Galeri merupakan tempat untuk menyimpan, memamerkan dan menjual hasil karya seni. Dengan adanya Galeri Sinematografi Sulawesi Tenggara ini diharapkan dapat mewadahi minat dan bakat kawula muda untuk berkreativitas dalam dunia perfilman serta menjadi tempat apresiasi dan promosi hasil karya seni film lokal yang sekaligus dapat menjadi wisata audio visual di Sulawesi Tenggara.Kata Kunci : galeri sinematografi, perfilman, konsep metafora.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-07-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/2155</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/garis.v1i1.2155</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur; Vol 1, No 1 (2016)</dc:source>
	<dc:source>2503-3344</dc:source>
	<dc:source>10.55679/garis.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/2155/10454</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur</dc:rights>
</oai_dc:dc>