Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENERAPAN ARSITEKTUR EKOLOGI PADA GEDUNG SENTRA KELAUTAN DAN PERIKANAN TERPADU DI KABUPATEN WAKATOBI

GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur · Vol. 7 No. 2 (2023) · pp. 338–346

DOI
10.55679/garis.v7i2.27629
ISSN
2503-3344
Published
2023-02-10
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

Kabupaten Wakatobi merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara yang memiliki kekayaan laut yang melimpah. Selain pariwisata, perikanan dan kelautan merupakan salah satu sektor unggulan Kabupaten Wakatobi yang merupakan bagian dari pengembangan kegiatan perikanan dan kelautan dari visi pemerintah Kabupaten Wakatobi yang berbasis pada potensi sumber daya wilayah kepulauan dan karakteristik wilayah. Berdasarkan hal tersebut, tentu kabupaten Wakatobi membutuhkan wadah untuk pengolahan hasil laut untuk meningkatkan daya jual hasil laut, namun saat ini Kabupaten Wakatobi belum memiliki wadah untuk pengolahan hasil laut. Hal tersebut melatarbelakangi dibutuhkannya Gedung Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu dengan penerapan Arsitektur Ekologi yang mampu mengahdirkan suatu pembangunan yang dapat berfungsi dengan baik dan tetap berkelanjuran untuk generasi masa kini maupun generasi selanjutnya. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk mendapatkan bangunan yang dapat mewadahi aktivitas kelautan dan perikanan Kabupaten Wakatobi dan menciptakan desain bangunan yang ekologis. Perancangan ini dilakukan dengan metode studi literatur, observasi langsung dan studi banding yang kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, dan maket. Hasil yang diperoleh diharapkan mampu mengembangkan potensi sumber daya wilayah sehingga mampu meningkatkan produktifitas kelautan dan perikanan di wilayah Kabupaten Wakatobi sendiri. Kata Kunci: Kelautan, Perikanan, Arsitektur Ekologi, Wakatobi

Collaboration network of the authors

40 authors · 102 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ishak KadirUniversitas Halu Oleo8
La Ode Amrul HasanAffiliation unknown7
Weko Indira Romanti AuliaAffiliation unknown4
M Arzal TahirAffiliation unknown4
M. Husni KottaAffiliation unknown3
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown3
Aspin AspinAffiliation unknown3
Irma NurjannahAffiliation unknown2
Burhan SaidAffiliation unknown2
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo2
Dwy BayuAffiliation unknown2
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown2
Dede AgustinaAffiliation unknown1
Weko Indira Romanti AuliaAffiliation unknown1
I Made Krisna Adhi DharmaAffiliation unknown1
Waode ZulkaidahUniversitas Halu Oleo1
Husni KottaAffiliation unknown1
Laode Amrul HasanAffiliation unknown1
ASRI ANDRIASAffiliation unknown1
Apuddin Daeng AmirAffiliation unknown1
I Made Krisna Adhi DahrmaAffiliation unknown1
Dwi Rinnasuri NuroduolaAffiliation unknown1
Imade Krishna Adhi DharmaAffiliation unknown1
Ranno Marlany RachmanAffiliation unknown1
La Ode M. Golok JayaAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Wisdha AhdiyaniAffiliation unknown1
Azzahra Miftahul FirdausahAffiliation unknown1
Asri Andrias Herman BAffiliation unknown1
Aulia Rizky PurnamaratriAffiliation unknown1
Sachrul RamadanAffiliation unknown1
Putra WijayaAffiliation unknown1
Wa Ode RamayanaAffiliation unknown1
Munawir MuinAffiliation unknown1
Sumardin SumardinAffiliation unknown1
Andika RidwanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENERAPAN ARSITEKTUR EKOLOGI PADA GEDUNG SENTRA KELAUTAN DAN PERIKANAN TERPADU DI KABUPATEN WAKATOBI</dc:title>
	<dc:creator>Rizal, La Ode Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Ma'ruf, Annas</dc:creator>
	<dc:creator>Sjamsu, Arief Saleh</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kabupaten Wakatobi merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara yang memiliki kekayaan laut yang melimpah. Selain pariwisata, perikanan dan kelautan merupakan salah satu sektor unggulan Kabupaten Wakatobi yang merupakan bagian dari pengembangan kegiatan perikanan dan kelautan dari visi pemerintah Kabupaten Wakatobi yang berbasis pada potensi sumber daya wilayah kepulauan dan karakteristik wilayah. Berdasarkan hal tersebut, tentu kabupaten Wakatobi membutuhkan wadah untuk pengolahan hasil laut untuk meningkatkan daya jual hasil laut, namun saat ini Kabupaten Wakatobi belum memiliki wadah untuk pengolahan hasil laut. Hal tersebut melatarbelakangi dibutuhkannya Gedung Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu dengan penerapan Arsitektur Ekologi yang mampu mengahdirkan suatu pembangunan yang dapat berfungsi dengan baik dan tetap berkelanjuran untuk generasi masa kini maupun generasi selanjutnya. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk mendapatkan bangunan yang dapat mewadahi aktivitas kelautan dan perikanan Kabupaten Wakatobi dan menciptakan desain bangunan yang ekologis. Perancangan ini dilakukan dengan metode studi literatur, observasi langsung dan studi banding yang kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, dan maket. Hasil yang diperoleh diharapkan mampu mengembangkan potensi sumber daya wilayah sehingga mampu meningkatkan produktifitas kelautan dan perikanan di wilayah Kabupaten Wakatobi sendiri. Kata Kunci: Kelautan, Perikanan, Arsitektur Ekologi, Wakatobi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/27629</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/garis.v7i2.27629</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur; Vol 7, No 2 (2022); 338 - 346</dc:source>
	<dc:source>2503-3344</dc:source>
	<dc:source>10.55679/garis.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/27629/17576</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur</dc:rights>
</oai_dc:dc>