Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

Peringkasan Multi-dokumen menggunakan Metode Pengelompokkan berbasis Hirarki dengan Multi-level Divisive Coefficient

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 5 No. 6 (2018) · pp. 697–700

DOI
10.25126/jtiik.2018561149
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2018-11-22
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id

Abstract

Peringkasan merupakan salah satu bagian dari perolehan informasi yang bertujuan untuk mendapatkan informasi secara cepat dan efisien dengan membuat intisari dari suatu dokumen. Dokumen-dokumen khususnya dokumen laporan setiap hari semakin bertambah seiring dengan bertambahnya pelaksanaan suatu kegiatan atau acara. Kebutuhan informasi yang semakin cepat, jumlah dokumen yang semakin bertambah banyak membuat kebutuhan akan adanya peringkasan dokumen semakin tinggi. Peringkasan yang digunakan untuk meringkas lebih dari satu dokumen disebut peringkasan multi-dokumen. Untuk mencegah adanya penyampaian informasi yang berulang pada peringkasan multi-dokumen, maka proses pengelompokkan diperlukan untuk menjamin bahwa informasi yang disampaikan bervariasi dan mencakup semua bagian dari dokumen-dokumen tersebut. Pengelompokkan hirarki dengan multi-level divisive coefficient dapat digunakan untuk mengelompokkan suatu bagian/kalimat dalam dokumen-dokumen dengan bervariasi dan mendalam yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan informasi dari pengguna. Bedasarkan dari tingkat kompresi peringkasan yang berbeda-beda, peringkasan menggunakan pengelompokkan hirarki dengan multi-level divisive coefficient dapat menghasilkan hasil peringkasan yang cukup baik dengan nilai f-measure sebesar 0,398 sementara nilai f-measure peringkasan dengan satu level divisive coefficient hanya mencapai 0,335.AbstractSummarization is one part of the information retrieval that aims to obtain information quickly and efficiently by making the essence of a document. Documents, especially document reports every day increasing as the implementation of an event. The need for information is getting faster, the increasing number of documents makes the need for document summaries is getting higher. Summarization used to summarize more than one document is called multi-document summarization. To prevent repetitive information from being submitted to multi-document summarization, the grouping process is necessary to ensure that the information submitted varies and covers all parts of the documents. Hierarchical clustering with multi-level divisive coefficient can be used to group a part / sentence in documents with varying and depth adjusted to the level of information needs of the user. Based on different compression levels of summarization, summarization using hierarchical clustering with multi-level divisive coefficient can produce a fairly good summary result with f-measure value of 0.398 while the f-measure summarization value with one level of divisive coefficient only reaches 0.335.

Keywords

Collaboration network of the authors

5 authors · 6 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Politeknik Negeri Indramayu
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Kurnia Adi CahyantoPoliteknik Negeri Indramayu1
Muhammad Anis Al HilmiPoliteknik Negeri Indramayu1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Peringkasan Multi-dokumen menggunakan Metode Pengelompokkan berbasis Hirarki dengan Multi-level Divisive Coefficient</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Mustamiin, Muhamad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Ghozali, Ahmad Lubis</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sifa, Muhammad Lukman</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Perolehan Informasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Pengelompokkan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Peringkasan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Multi-dokumen</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Peringkasan merupakan salah satu bagian dari perolehan informasi yang bertujuan untuk mendapatkan informasi secara cepat dan efisien dengan membuat intisari dari suatu dokumen. Dokumen-dokumen khususnya dokumen laporan setiap hari semakin bertambah seiring dengan bertambahnya pelaksanaan suatu kegiatan atau acara. Kebutuhan informasi yang semakin cepat, jumlah dokumen yang semakin bertambah banyak membuat kebutuhan akan adanya peringkasan dokumen semakin tinggi. Peringkasan yang digunakan untuk meringkas lebih dari satu dokumen disebut peringkasan multi-dokumen. Untuk mencegah adanya penyampaian informasi yang berulang pada peringkasan multi-dokumen, maka proses pengelompokkan diperlukan untuk menjamin bahwa informasi yang disampaikan bervariasi dan mencakup semua bagian dari dokumen-dokumen tersebut. Pengelompokkan hirarki dengan multi-level divisive coefficient dapat digunakan untuk mengelompokkan suatu bagian/kalimat dalam dokumen-dokumen dengan bervariasi dan mendalam yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan informasi dari pengguna. Bedasarkan dari tingkat kompresi peringkasan yang berbeda-beda, peringkasan menggunakan pengelompokkan hirarki dengan multi-level divisive coefficient dapat menghasilkan hasil peringkasan yang cukup baik dengan nilai f-measure sebesar 0,398 sementara nilai f-measure peringkasan dengan satu level divisive coefficient hanya mencapai 0,335.AbstractSummarization is one part of the information retrieval that aims to obtain information quickly and efficiently by making the essence of a document. Documents, especially document reports every day increasing as the implementation of an event. The need for information is getting faster, the increasing number of documents makes the need for document summaries is getting higher. Summarization used to summarize more than one document is called multi-document summarization. To prevent repetitive information from being submitted to multi-document summarization, the grouping process is necessary to ensure that the information submitted varies and covers all parts of the documents. Hierarchical clustering with multi-level divisive coefficient can be used to group a part / sentence in documents with varying and depth adjusted to the level of information needs of the user. Based on different compression levels of summarization, summarization using hierarchical clustering with multi-level divisive coefficient can produce a fairly good summary result with f-measure value of 0.398 while the f-measure summarization value with one level of divisive coefficient only reaches 0.335.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id">Analisis</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/1149</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2018561149</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 5 No 6: Desember 2018; 697-700</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 5 No. 6: Desember 2018; 697-700</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.201856</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/1149/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
</oai_dc:dc>