Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KAJIAN DINAMIKA HIDROLIS ALIRAN SUNGAI WANGGU YANG MASUK TELUK KENDARI SERTA ALTERNATIF UPAYA PENGENDALIAN DENGAN HIDROLIK MURNI DAN INTEGRAL EKO-HIDROLIK (Ramah Lingkungan)

STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil · Vol. 1 No. 3 (2013)

DOI
10.55679/jts.v1i3.6750
ISSN
2657-2273, 2338-2899
Published
2013-11-04
Publisher
Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

AbstractIn the problems Wanggu river and Kendari Bay of flooding, landslide, and sedimentation / siltation hit, it is necessary to study further the cause of various disconstruction. It should be clarified whether caused by human error during the engineering is done or occurs because of natural disasters only.There are three data collection techniques used in this study the hydraulic dynamics, namely surveys and field measurement techniques: methods of collecting data by conducting surveys and direct field measurements, laboratory testing technique: a method of collecting data by conducting experiments in laboratory, library studies: methods gathering information by looking at textbooks, research journals, and other relevant materials as a theoretical basis in this study.Flow characteristics are Turbulent, sub-critical, super-critical, unsteady, and non uniform. Location 3 to the location 2 increased bed load and location 2 to the location 1 bed load has decreased. The amount of sediment transport in areas without mangroves is 54.96 g / min, while the amount of sediment transport in mangrove area is 50.20 grams / minute. Based on the analysis and visualization in the field, the degradations and aggradations occurs on downstream Wanggu river in all the research station. Wanggu river development solutions in the form of pure Hydraulics (Ground Sill, Krib and Revetment) and Integral Eco-Hydraulics (Vegetation Conservation, public awareness and understanding of the formation of community care Wanggu river). Keywords: Hydraulic Dynamics, Pure Hydraulic, Integral Eco-Hydraulic AbstrakDi tengah permasalahan sungai Wanggu dan Teluk Kendari berupa banjir, longsor, dan sedimentasi/pengendapan yang melanda, maka perlu dikaji lebih jauh penyebab dari berbagai diskonstruksi tersebut. Perlu diklarifikasi apakah disebabkan oleh kesalahan rekayasa manusia yang selama ini dikerjakan atau terjadi karena bencana alam belaka.Terdapat beberapa teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian Dinamika hidrolis ini, yaitu Teknik survei dan pengukuran lapangan: metode pengumpulan data dengan cara melakukan survei dan pengukuran langsung dilapangan, teknik pengujian di laboratorium: metode pengumpulan data dengan melakukan eksperimen di Laboratorium, kajian Pustaka: metode pengumpulan informasi dengan cara mencermati buku-buku teks, jurnal-jurnal penelitian, dan bahan lainnya yang relevan sebagai landasan teori dalam penelitian ini.Karakteristik aliran adalah Turbulen, sub kritis, super kritis, tidak permanen dan tidak seragam. Lokasi 3 menuju ke lokasi 2 mengalami peningkatan sedimen bed load dan pada lokasi 2 menuju ke lokasi 1 mengalami penurunan sedimen bed load. Besarnya transport sedimen pada kawasan tanpa bakau adalah 54,96 gram/menit, sedangkan besarnya transport sedimen pada kawasan bakau adalah 50,20 gram/menit. Berdasarkan analisa dan visualisasi di lapangan, terjadi degradasi dan agradasi di hilir sungai Wanggu di semua stasiun penelitian. Solusi pembangunan sungai Wanggu berupa Hidrolik murni (Ground Sill, Krib dan Revetment) maupun Integral Eko-Hidrolik (Konservasi Vegetasi, Pemahaman kesadaran masyarakat dan pembentukan komunitas peduli sungai Wanggu). Kata kunci: Dinamika hidrolis, Hidrolik murni, Integral eko-hidrolik

Collaboration network of the authors

40 authors · 182 co-authorship links · 9 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Hasanuddin University
  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tryantini Sundi PutriAffiliation unknown7
Nasrul NasrulUniversitas Halu Oleo3
Riswal KarammaHasanuddin University2
Edward NgiiUniversitas Halu Oleo2
Rudi BalakaUniversitas Halu Oleo2
Romy TalanipaUniversitas Halu Oleo2
Siti Nurjanah AhmadUniversitas Halu Oleo2
Muh Thahir AzikinAffiliation unknown2
Vickky Anggara IlhamUniversitas Sulawesi Tenggara1
Alianti AliantiAffiliation unknown1
Catrin SudardjatUniversitas Sulawesi Tenggara1
Uniadi MangidiUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhammad FaisalUniversitas Halu Oleo1
Ishak BafadalUniversitas Halu Oleo1
Amal Ichlasul MagribiUniversitas Halu Oleo1
Romy Suryanigrat Edwin TamburakaUniversitas Halu Oleo1
Evi AriantiUniversitas Halu Oleo1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Rini SriyaniAffiliation unknown1
Reska Angjella MustarifAffiliation unknown1
Agustan AgustanUniversitas Halu Oleo1
Laode M Golok JayaAffiliation unknown1
Adris Ade PutraAffiliation unknown1
Sitti Nurjannah AhmadAffiliation unknown1
Tahir AzikinAffiliation unknown1
Triantini. S. PutriAffiliation unknown1
Fitriah.S Fitriah.SAffiliation unknown1
Fitriah FitriahUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry1
Ridwan Syah NuhunUniversitas Halu Oleo1
Baso MursidiAffiliation unknown1
La WelendoAffiliation unknown1
Maskur KimsanAffiliation unknown1
Adris A. PutraAffiliation unknown1
La Ode Muhamad Nurrakhmad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
sulha sulhaAffiliation unknown1
Try Sugiyarto SoepariyantoAffiliation unknown1
Uniadi MangidiAffiliation unknown1
Mayura AdityaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/stabilita_jtsuho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KAJIAN DINAMIKA HIDROLIS ALIRAN SUNGAI WANGGU YANG MASUK TELUK KENDARI SERTA ALTERNATIF UPAYA PENGENDALIAN DENGAN HIDROLIK MURNI DAN INTEGRAL EKO-HIDROLIK (Ramah Lingkungan)</dc:title>
	<dc:creator>Suryawan, Weka Adi</dc:creator>
	<dc:creator>Sukri, Ahmad Syarif</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstractIn the problems Wanggu river and Kendari Bay of flooding, landslide, and sedimentation / siltation hit, it is necessary to study further the cause of various disconstruction. It should be clarified whether caused by human error during the engineering is done or occurs because of natural disasters only.There are three data collection techniques used in this study the hydraulic dynamics, namely surveys and field measurement techniques: methods of collecting data by conducting surveys and direct field measurements, laboratory testing technique: a method of collecting data by conducting experiments in laboratory, library studies: methods gathering information by looking at textbooks, research journals, and other relevant materials as a theoretical basis in this study.Flow characteristics are Turbulent, sub-critical, super-critical, unsteady, and non uniform. Location 3 to the location 2 increased bed load and location 2 to the location 1 bed load has decreased. The amount of sediment transport in areas without mangroves is 54.96 g / min, while the amount of sediment transport in mangrove area is 50.20 grams / minute. Based on the analysis and visualization in the field, the degradations and aggradations occurs on downstream Wanggu river in all the research station. Wanggu river development solutions in the form of pure Hydraulics (Ground Sill, Krib and Revetment) and Integral Eco-Hydraulics (Vegetation Conservation, public awareness and understanding of the formation of community care Wanggu river). Keywords: Hydraulic Dynamics, Pure Hydraulic, Integral Eco-Hydraulic AbstrakDi tengah permasalahan sungai Wanggu dan Teluk Kendari berupa banjir, longsor, dan sedimentasi/pengendapan yang melanda, maka perlu dikaji lebih jauh penyebab dari berbagai diskonstruksi tersebut. Perlu diklarifikasi apakah disebabkan oleh kesalahan rekayasa manusia yang selama ini dikerjakan atau terjadi karena bencana alam belaka.Terdapat beberapa teknik pengumpulan data yang digunakan dalam  penelitian Dinamika hidrolis ini, yaitu Teknik survei dan pengukuran lapangan: metode pengumpulan data dengan cara melakukan survei dan pengukuran langsung dilapangan, teknik pengujian di laboratorium: metode pengumpulan data dengan melakukan eksperimen di Laboratorium, kajian Pustaka: metode pengumpulan informasi dengan cara mencermati  buku-buku teks, jurnal-jurnal penelitian, dan bahan lainnya yang relevan sebagai landasan teori dalam penelitian ini.Karakteristik aliran adalah Turbulen, sub kritis, super kritis, tidak permanen dan tidak seragam. Lokasi 3 menuju ke lokasi 2 mengalami peningkatan sedimen bed load dan pada lokasi 2 menuju ke lokasi 1 mengalami penurunan sedimen bed load. Besarnya transport sedimen pada kawasan tanpa bakau adalah 54,96 gram/menit, sedangkan  besarnya transport sedimen pada kawasan  bakau adalah 50,20 gram/menit. Berdasarkan analisa dan visualisasi di lapangan, terjadi degradasi dan agradasi di hilir sungai Wanggu di semua stasiun penelitian. Solusi pembangunan sungai Wanggu berupa Hidrolik murni (Ground Sill, Krib dan Revetment) maupun Integral Eko-Hidrolik (Konservasi Vegetasi, Pemahaman kesadaran masyarakat dan pembentukan komunitas peduli sungai Wanggu). Kata kunci: Dinamika hidrolis, Hidrolik murni, Integral eko-hidrolik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2013-11-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/stabilita_jtsuho/article/view/6750</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/jts.v1i3.6750</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil; Vol 1, No 3 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil; Hal. 313 - 324</dc:source>
	<dc:source>2657-2273</dc:source>
	<dc:source>2338-2899</dc:source>
	<dc:source>10.55679/jts.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/stabilita_jtsuho/article/view/6750/4971</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>