Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISA DEBIT (Q) DAN TINGGI JATUH (HEAD) TERHADAP DAYA YANG DIHASILKAN (Studi Kasus: Air Terjun Sungai Lahundape Kota Kendari)

STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil · Vol. 6 No. 3 (2018)

DOI
10.55679/jts.v6i3.6230
ISSN
2657-2273, 2338-2899
Published
2018-12-03
Publisher
Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Air terjun sungai Lahundape adalah salah satu potensi alam yang dapat dimanfaatkan sebagai energi terbarukan untuk menjadi pembangkit listrik tenaga air, yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit listrik tenaga diesel. Sehingga tujuan studi ini agar mengetahui daya yang efisien dihasilkan, dari perbandingan debit pengukuran aliran sungai dan debit keandalan terhadap pengaruh ketinggian jatuh air di air terjun sungai Lahundape.Penelitian ini, dilakukan dengan pengukuran langsung sungai Lahundape untuk mengetahui debit sungai dan ketinggian jatuh air (head). Untuk anaslisa hidrologi, dibutuhkan data curah hujan (2007-2016), data klimatologi, dan ketersedian air. Untuk debit andalan menggunakan metode F.J. Mock dengan peluang 80% untuk pembangkit listrik tenaga air.Dari hasil penelitian ini menunjukkan untuk peluang rerata debit andalan 80% yaitu 0,019 m³/s pada tahun 2015. Dapat menghasilkan daya yang paling efektik selama 9 bulan sebesar 1,46 kW– 4,28 kW yang dapat melayani 3 KK – 9 KK, sedangkan untuk 3 bulan tidak dapat menghasilkan daya. Untuk debit pengukuran sebesar 0,050 m³/s menghasilkan daya sebesar 5,40 kW yang dapat melayani 12 KK. Untuk 3 bulan yang tidak menghasilkan daya, diperkirakan masih dapat membangkitkan daya sebesar 5,40 kW dari debit pengukuran. Maka dari hasil perhitungan daya, dapat direncanakan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dengan menggunakan jenis turbin propeller.

Collaboration network of the authors

40 authors · 135 co-authorship links · 8 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Hasanuddin University
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ranno Marlany RachmanAffiliation unknown6
Romy TalanipaUniversitas Halu Oleo5
Rudi BalakaUniversitas Halu Oleo4
Nasrul NasrulUniversitas Halu Oleo3
Edward NgiiUniversitas Halu Oleo3
Rini SriyaniAffiliation unknown3
Riswal KarammaHasanuddin University2
Fathur Rahman RustanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka2
Siti Nurjanah AhmadUniversitas Halu Oleo2
Muh Thahir AzikinAffiliation unknown2
Reska Angjella MustarifAffiliation unknown2
Muriadin MuriadinUniversitas Halu Oleo2
La WelendoAffiliation unknown2
La Ode Muhamad Nurrakhmad ArsyadUniversitas Halu Oleo2
Vickky Anggara IlhamUniversitas Sulawesi Tenggara1
Alianti AliantiAffiliation unknown1
Catrin SudardjatUniversitas Sulawesi Tenggara1
Uniadi MangidiUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhammad FaisalUniversitas Halu Oleo1
Ishak BafadalUniversitas Halu Oleo1
Amal Ichlasul MagribiUniversitas Halu Oleo1
Romy Suryanigrat Edwin TamburakaUniversitas Halu Oleo1
Evi AriantiUniversitas Halu Oleo1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode Melinda AmeliaAffiliation unknown1
Romy Suryaningrat Edwin TamburakaAffiliation unknown1
Ikmal IkmalUniversitas Halu Oleo1
Muh. Handy Dwi AdityawanUniversitas Halu Oleo1
Uchi MusdalifahAffiliation unknown1
Takdir TakdirAffiliation unknown1
Rano Marlany RachmanAffiliation unknown1
Renaldi RenaldiAffiliation unknown1
Agustan AgustanUniversitas Halu Oleo1
Laode M Golok JayaAffiliation unknown1
Adris Ade PutraAffiliation unknown1
Sitti Nurjannah AhmadAffiliation unknown1
Tahir AzikinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/stabilita_jtsuho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISA DEBIT (Q) DAN TINGGI JATUH (HEAD)  TERHADAP DAYA YANG DIHASILKAN  (Studi Kasus : Air Terjun Sungai Lahundape Kota Kendari)</dc:title>
	<dc:creator>Kalista, Cindhy Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Sukri, Ahmad Syarif</dc:creator>
	<dc:creator>Putri, Tryantini Sundi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Air terjun sungai Lahundape adalah salah satu potensi alam yang dapat dimanfaatkan sebagai energi terbarukan untuk menjadi pembangkit listrik tenaga air, yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit listrik tenaga diesel. Sehingga tujuan studi ini agar mengetahui daya yang efisien dihasilkan, dari perbandingan debit pengukuran aliran sungai dan debit keandalan terhadap pengaruh ketinggian jatuh air di air terjun sungai Lahundape.Penelitian ini, dilakukan dengan pengukuran langsung sungai Lahundape untuk mengetahui debit sungai dan ketinggian jatuh air (head). Untuk anaslisa hidrologi, dibutuhkan data curah hujan (2007-2016), data klimatologi, dan ketersedian air. Untuk debit andalan menggunakan metode F.J. Mock dengan peluang 80% untuk pembangkit listrik tenaga air.Dari hasil penelitian ini menunjukkan untuk peluang rerata debit andalan 80% yaitu 0,019 m³/s pada tahun 2015. Dapat menghasilkan daya yang paling efektik selama 9 bulan sebesar 1,46 kW– 4,28 kW yang dapat melayani 3 KK –  9 KK, sedangkan untuk 3 bulan tidak dapat menghasilkan daya. Untuk debit pengukuran sebesar 0,050 m³/s menghasilkan daya sebesar 5,40 kW yang dapat melayani 12 KK. Untuk 3 bulan yang tidak menghasilkan daya, diperkirakan masih dapat membangkitkan daya sebesar 5,40 kW dari debit pengukuran. Maka dari hasil perhitungan daya, dapat direncanakan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dengan menggunakan jenis turbin propeller.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-12-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/stabilita_jtsuho/article/view/6230</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/jts.v6i3.6230</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil; Vol 6, No 3 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil; Hal. 25 - 34</dc:source>
	<dc:source>2657-2273</dc:source>
	<dc:source>2338-2899</dc:source>
	<dc:source>10.55679/jts.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/stabilita_jtsuho/article/view/6230/4568</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Stabilita || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>