Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENGARUH CURING TIME DAN DERAJAT KEJENUHAN TERHADAP KUAT TEKAN BEBAS DAN KUAT TARIK BELAH PADA CAMPURAN PASIR DAN FLY ASH

STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil · Vol. 10 No. 3 (2023) · pp. 115–123

DOI
10.55679/jts.v10i3.31247
ISSN
2657-2273, 2338-2899
Published
2023-02-07
Publisher
Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Tanah pasir merupakan tanah yang memiliki butiran kasar dan memiliki nilai kohesi yang sangat rendah atau bahkan nol sehingga dinamakan dengan tanah non kohesif. Untuk memperbaiki sifat-sifat fisik dan mekanis tanah jenis ini dapat dilakukan dengan cara stabilisasi. Stabilisasi tanah menggunakan fly ash, disamping untuk efisiensi juga untuk mengurangi dampak lingkungan akibat penumpukan limbah tersebut. Penelitian dilakukan dengan serangkaian uji kuat tekan bebas dan kuat tarik belah pada berbagai parameter. Derajat kejenuhan dibuat dengan 3 persentase yang berbeda yaitu 20%, 50% dan 70%, dengan pemeraman pada suhu ruangan selama 1 dan 2 bulan, dan pada persentase fly ash sebesar 20% dari berat pasir kering, serta kerapatan relatif rencana sebesar 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan bebas dan kuat tarik belah meningkat dengan fly ash dan waktu pemeraman, dan menurun terhadap derajat kejenuhan. Pada derajat kejenuhan 20%, banyaknya air dalam spesimen kelihatannya tidak cukup untuk mengurai kapur yang terkandung dalam fly ash, sehingga menghasilkan kekuatan yang lebih rendah.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 94 co-authorship links · 16 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hasmina Tari MokuiUniversitas Halu Oleo3
Edward NgiiUniversitas Halu Oleo2
Muhammad BasriAffiliation unknown2
Arifin UthaUniversitas Halu Oleo2
Holis HermansyahUniversitas Halu Oleo1
Mustarum MusaruddinUniversitas Halu Oleo1
Muh. Nadzirin Anshari NurUniversitas Halu Oleo1
Tahir ZulqarnainInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Amiruddin TakdaUniversitas Halu Oleo1
JahidinUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Shaleh AssingkilyInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Mustapa AhmadAffiliation unknown1
LM. Fid AksaraUniversitas Halu Oleo1
Nur Fajriah MuchlisUniversitas Halu Oleo1
Muh. SholehAffiliation unknown1
Anrias AnriasUniversitas Halu Oleo1
Febriansyah ArsyadUniversitas Sulawesi Tenggara1
Hasir HasirUniversitas Halu Oleo1
Muh Wonua Bhakti AlsonUniversitas Sulawesi Tenggara1
Nanda Ayu PratiwiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Romy TamburakaAffiliation unknown1
M Reza AmriUniversitas Halu Oleo1
Siti Nurjanah AhmadUniversitas Halu Oleo1
Utomo Pranata HardiansyahUniversitas Halu Oleo1
Laode Muh. Nurrakhmad ArsyadAffiliation unknown1
Adris Ade PutraUniversitas Halu Oleo1
Deni AnggrainiUniversitas Halu Oleo1
Syamsul AlamAffiliation unknown1
Mirsan DahsyatAffiliation unknown1
Wiwik HidayatiState University of Semarang1
Senggo SenggoAffiliation unknown1
Muh Nur YaminAffiliation unknown1
Jopang JopangUniversitas Halu Oleo1
Syahrul SultanAffiliation unknown1
Gunawan GunawanAffiliation unknown1
Ansar AnsarAffiliation unknown1
Muhammad Irwan CahyadiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/stabilita_jtsuho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH CURING TIME DAN DERAJAT KEJENUHAN TERHADAP KUAT TEKAN BEBAS DAN KUAT TARIK BELAH PADA CAMPURAN PASIR DAN FLY ASH</dc:title>
	<dc:creator>Marsindi, Dewi</dc:creator>
	<dc:creator>Simatupang, Minson</dc:creator>
	<dc:creator>Kadir, Abdul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Stabilisai Tanah, Fly Ash, Kerapatan Relatif, Derajat Kejenuhan, Kuat Tarik Belah dan Kuat Tekan Bebas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tanah pasir merupakan tanah yang memiliki butiran kasar dan memiliki nilai kohesi yang sangat rendah atau bahkan nol sehingga dinamakan dengan tanah non kohesif. Untuk memperbaiki sifat-sifat fisik dan mekanis tanah jenis ini dapat dilakukan dengan cara stabilisasi. Stabilisasi tanah menggunakan fly ash, disamping untuk efisiensi juga untuk mengurangi dampak lingkungan akibat penumpukan limbah tersebut. Penelitian dilakukan dengan serangkaian uji kuat tekan bebas dan kuat tarik belah pada berbagai parameter. Derajat kejenuhan dibuat dengan 3 persentase yang berbeda yaitu 20%, 50% dan 70%, dengan pemeraman pada suhu ruangan selama 1 dan 2 bulan, dan pada persentase fly ash sebesar 20% dari berat pasir kering, serta kerapatan relatif rencana sebesar 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan bebas dan kuat tarik belah meningkat dengan fly ash dan waktu pemeraman, dan menurun terhadap derajat kejenuhan. Pada derajat kejenuhan 20%, banyaknya air dalam spesimen kelihatannya tidak cukup untuk mengurai kapur yang terkandung dalam fly ash, sehingga menghasilkan kekuatan yang lebih rendah. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-02-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/stabilita_jtsuho/article/view/31247</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/jts.v10i3.31247</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil; Vol 10, No 3 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil; 115-123</dc:source>
	<dc:source>2657-2273</dc:source>
	<dc:source>2338-2899</dc:source>
	<dc:source>10.55679/jts.v10i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/stabilita_jtsuho/article/view/31247/17494</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Dewi Marsindi, Minson Simatupang, Abdul Kadir</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>