Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS MAKNA LEKSIKAL PADA FALSAFAH HIDUP MASYARAKAT BATAK TOBA DI KOTA PANGKALPINANG

Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) · Vol. 6 No. 2 (2021) · pp. 226–233

DOI
10.36709/jb.v6i2.18123
ISSN
2503-3875
Published
2021-06-05
Publisher
UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagiamana makna leksikal pada falsafah hidup masyarakat batak toba di Kota Pangkalpinang.Batak Toba merupakan salah satu suku bangsa terbesar di Indonesia memiliki berbagai falsafah hidup yang dipegang teguh oleh masyarakat suku ini.Falsafah ini seringkali dijumpai dalam berbagai kesempatan,Masyarakat suku Batak selalu menjunjung tinggi falsafah ini dimanapun mereka berada,baik itu di tanah rantau,termasuk di Kota Pangkalpinang.Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana falsafah hidup masyarakat Batak Toba di kota Pangkalpinnag beserta makna leksikal dari falsafah tersebut.Makna leksikal ialah penyelidikan makna bahasa melalui leksem atau kata-kata (Chaer,2009:8).Makna leksikal umumnya juga disebut “makna kamus” karena mengacu kepada makna sesungguhnya yang terdapat didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.Penelitian ini menghasilkan temuan yang diperoleh peneliti dalam berbagai kesempatan seperti,reuni keluarga,syukuran wisuda,dan arisan marga.Terdapat beberpa falsafah yang ditemukan dan menarik untuk dianalisis secara lebih lanjut melalui kajian ilmu semantic leksikal.Peneliti hendak mengetahu makna sesungguhnya dari falsafah hidup masyarakat Batak Toba di Kota pangkalpinang.Jadi,falsafah hidup masyarakat Batak Toba di Kota pangkalpinang masih terus dilestarikan meski jauh dari tanah leluhur.Leksem-leksem yang digunakan dalam falsafah ini bersifat metafora,yang menggambarkan pesan yang hendak disampaikan melalui falsafah-falsafah tersebut.

Collaboration network of the authors

5 authors · 7 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hasrin LamoteInstitut Agama Islam Negeri Kendari1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS MAKNA LEKSIKAL PADA FALSAFAH HIDUP MASYARAKAT BATAK TOBA DI KOTA PANGKALPINANG</dc:title>
	<dc:creator>Tiopiolina, Tiopiolina</dc:creator>
	<dc:creator>Lumban Tobing, Erlisa Kambera Nauli</dc:creator>
	<dc:creator>Hanisa, Hanisa</dc:creator>
	<dc:creator>Barus, Frinawaty Lestarina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini membahas tentang bagiamana makna leksikal pada falsafah hidup masyarakat batak toba di Kota Pangkalpinang.Batak Toba merupakan salah satu suku bangsa terbesar di Indonesia memiliki berbagai falsafah hidup yang dipegang teguh oleh masyarakat suku ini.Falsafah ini seringkali dijumpai dalam berbagai kesempatan,Masyarakat suku Batak selalu menjunjung tinggi falsafah ini dimanapun mereka berada,baik itu di tanah rantau,termasuk di Kota Pangkalpinang.Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana falsafah hidup masyarakat Batak Toba di kota Pangkalpinnag beserta makna leksikal dari falsafah tersebut.Makna leksikal ialah penyelidikan makna bahasa melalui leksem atau kata-kata (Chaer,2009:8).Makna leksikal umumnya juga disebut “makna kamus” karena mengacu kepada makna sesungguhnya yang terdapat didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.Penelitian ini menghasilkan temuan yang diperoleh peneliti dalam berbagai kesempatan seperti,reuni keluarga,syukuran wisuda,dan arisan marga.Terdapat beberpa falsafah yang ditemukan dan menarik untuk dianalisis secara lebih lanjut melalui kajian ilmu semantic leksikal.Peneliti hendak mengetahu makna sesungguhnya dari falsafah hidup masyarakat Batak Toba di Kota pangkalpinang.Jadi,falsafah hidup masyarakat Batak Toba di Kota pangkalpinang masih terus dilestarikan meski jauh dari tanah leluhur.Leksem-leksem yang digunakan dalam falsafah ini bersifat metafora,yang menggambarkan pesan yang hendak disampaikan melalui falsafah-falsafah tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-06-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/18123</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jb.v6i2.18123</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra); Vol 6, No 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL - JUNI 2021; 226-233</dc:source>
	<dc:source>2503-3875</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/18123/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)</dc:rights>
</oai_dc:dc>