Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

NILAI MORAL DALAM UNGKAPAN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT WAWONII TENGAH

Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) · Vol. 6 No. 3 (2021) · pp. 298–308

DOI
10.36709/jb.v6i3.19642
ISSN
2503-3875
Published
2021-07-31
Publisher
UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng

Abstract

Tujuan - untuk mendeskripsikan makna nilai moral yang terkandung dalam ungkapan tradisional dalam ungkapan tradisional pada masyarakat Wawonii Tengah.Desain / metodologi / pendekatan -Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriftif kualitatif. Jenis penelitian ini penelitian lapangan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik Wawancara, teknik rekam, dan teknik catat. Data penelitian dianalisis menggunakan pendekatan semotik etnografi.Temuan/ Hasil - Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukan wujud nilai- nilai moral meliputi: (a) hubungan manusia dengan diri sendiri (individual) berupa nilai moral menjaga diri, kerja keras, rendah hati, dan kesetiaan. (b) hubungan manusia dengan manusia lain(sosial) berupa bekerja sama, gotong royong, tolong menolong, kepedulian, suka memberi nasihat, peduli nasib orang lain, dan suka mendoakan orang lain. Perwujudan nilai moral yang paling dominan adalah kepedulian, tolong menolong, dan gotong royong. (c) hubungan manusia dengan tuhannya berupa mengemukakan bahwa akhlak atau moralitas manusia menjalankan perintah dan menjauhi laranganya; ikhlas. Kewajiban manusia beribadah kepadanya dengan ikhlas dan pasrah; tadlarru dan khusyuk; dalam beribadah hendaklah sungguh-sungguh, merendahkan diri serta khusyuk kepada ar-raja mempunyai pengharapan atau optimis bahwa allah akan memberikan rahmat kepadanya husnud-dhan; berbaik sangka kepada Allah; tawakal; mempercayakan sepenuhnya kepada Allah, bersyukur kepada Allah, dan taubat (istigfar). Perwujudan nilai yang paling dominan adalah nilai percaya.

Keywords

Collaboration network of the authors

36 authors · 77 co-authorship links · 4 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La NiampeAffiliation unknown2
Hidrawati HidrawatiAffiliation unknown2
Yunus YunusAffiliation unknown2
La Ode AnhusadarAffiliation unknown1
Alias AliasAffiliation unknown1
La AliUniversitas Halu Oleo1
Akhmad MarhadiUniversitas Halu Oleo1
Kahar MusakkarAffiliation unknown1
La Aso la asoAffiliation unknown1
Syaifuddin SyaifuddinAffiliation unknown1
Nasruddin SuyyutiAffiliation unknown1
La AliAffiliation unknown1
Hamiruddin UduUniversitas Halu Oleo1
Nur ArafahUniversitas Halu Oleo1
Lisa LisaUniversitas Halu Oleo1
La Ode SahidinUniversitas Halu Oleo1
Sunaryo SunaryoAffiliation unknown1
La InoUniversitas Halu Oleo1
Desi Ratna SariAffiliation unknown1
Irianto IbrahimAffiliation unknown1
Fadillah FadillahAffiliation unknown1
Muhammad YazidInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Purnama KiasAffiliation unknown1
Samsul Alam FykaUniversitas Halu Oleo1
ABDUL MANANAffiliation unknown1
Sariamin SahariAffiliation unknown1
Tanti Nur WulandariAffiliation unknown1
Taufik WalhidayaAffiliation unknown1
Marwanti MarwantiAffiliation unknown1
Rahma Eka PutriAffiliation unknown1
Aris BadaraUniversitas Halu Oleo1
Dedeh Ayu Aden Prastika SongohanoAffiliation unknown1
La Ode SyukurUniversitas Halu Oleo1
Adryan Nur AlamAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">NILAI MORAL DALAM UNGKAPAN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT WAWONII TENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Rahmi, Efri</dc:creator>
	<dc:creator>Udu, Sumiman</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">moral, nilai</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan - untuk mendeskripsikan makna nilai moral yang terkandung dalam ungkapan tradisional dalam ungkapan tradisional pada masyarakat Wawonii Tengah.Desain / metodologi / pendekatan -Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriftif  kualitatif. Jenis penelitian ini penelitian lapangan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik Wawancara, teknik rekam, dan teknik catat. Data penelitian dianalisis menggunakan pendekatan semotik etnografi.Temuan/ Hasil -  Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukan wujud nilai- nilai moral meliputi:  (a) hubungan manusia dengan diri sendiri (individual) berupa nilai moral menjaga diri, kerja keras, rendah hati,  dan  kesetiaan. (b) hubungan manusia dengan manusia lain(sosial) berupa bekerja sama, gotong royong, tolong menolong, kepedulian, suka memberi nasihat, peduli nasib orang lain, dan suka mendoakan orang lain. Perwujudan nilai moral yang paling dominan adalah kepedulian, tolong menolong, dan gotong royong.  (c) hubungan manusia dengan tuhannya berupa mengemukakan bahwa akhlak atau moralitas manusia menjalankan perintah dan menjauhi laranganya; ikhlas.  Kewajiban manusia beribadah kepadanya dengan ikhlas dan pasrah; tadlarru dan khusyuk; dalam beribadah hendaklah sungguh-sungguh, merendahkan diri serta khusyuk kepada ar-raja mempunyai pengharapan atau optimis bahwa allah akan memberikan rahmat kepadanya husnud-dhan; berbaik sangka kepada Allah; tawakal; mempercayakan sepenuhnya kepada Allah, bersyukur kepada Allah, dan taubat (istigfar). Perwujudan nilai yang paling dominan adalah nilai percaya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/19642</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jb.v6i3.19642</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra); Vol 6, No 3 (2021): Edisi Juli-September 2021; 298-308</dc:source>
	<dc:source>2503-3875</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/19642/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)</dc:rights>
</oai_dc:dc>