Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

STRATEGI BUMDES DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM KAMPUNG EKOWISATA DESA KONDONGIA

REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional · Vol. 9 No. 2 (2023) · pp. 54–61

DOI
10.33772/rzp.v9i2.46391
ISSN
2460-058X
Published
2023-08-10
Publisher
Laboratorium Ilmu Administrasi Negara Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Pembangunan ekowisata hakikatnya diperuntunkan untuk menjual daya tarik daerah, baik berupa keindahan alam, keragaman flora dan fauna, serta keragaman seni budaya yang khas. Desa kondongia adalah salah satu desa yang ada di Kabupaten Muna yang memiliki potensi wisata alam yang perlu dikembagkan serius. Potensi tersebut membutuhkan kerjasama multipihak, salah satunya pemerintah desa melalui BUMDes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi obyek wisata yang bisa dikembangkan oleh BUMDes dalam mewujudkan desa wisata di Desa Kondongia. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskripstif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa potensi wisata puncak wakila melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dikembangkan dengan berbagai macam sarana dan prasarana seperti kantor pengelola, Jalan Raya, Pagar Keliling, Gazebo, dan Sanggar/Pentas Seni Budaya. Potensi alam yang dikembangkan adalah pemandangan alam berupa pemandangan kota Raha, benteng tua, kuburan tua, dan berbagai macam fosil karang-karang yang sudah melebur jadi batu. Adanya kebun-kebun petani jagung ubi, tomat dan cabe rawit. Dalam aspek budaya terdapat budaya yang dilestarikan masyarakat Desa Kondongia seperti pingitan (karia), adu layang-layang (kapotifu), kalego, silat muna (ewa wuna), dan berbagai macam kuliner (katumbu gola,kabuto,kantofi,tunuha). Spot-spot yang dikembangkan seperti miniature burung elang, papan cinta, jembatan gantung, sarang burung, bunga matahari,gambar lima jari,gambar love.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 117 co-authorship links · 14 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • National Research and Innovation Agency
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sartono SartonoUniversitas Halu Oleo4
Ninik Endang PurwatiAffiliation unknown3
Mustakim MustakimUniversitas Muhammadiyah Parepare2
Nurjannah NurjannahInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Jopang JopangUniversitas Halu Oleo2
Serlin SerlinAffiliation unknown2
Gunawan GunawanAffiliation unknown2
Ulfa DillaAffiliation unknown2
Taufik TaufikNational Research and Innovation Agency1
Muh. YusufUniversitas Halu Oleo1
Liwaul LiwaulUniversitas Halu Oleo1
La Ode AslimUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhammad ElwanAffiliation unknown1
La IbaAffiliation unknown1
Justawan JustawanAffiliation unknown1
Musayyana MusayyanaAffiliation unknown1
Aminuddin AminuddinInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Shally Amalia Nur’ainiAffiliation unknown1
Muhammad YusufUniversitas Halu Oleo1
Amand FirnandaAffiliation unknown1
H. JustawanAffiliation unknown1
Wa MilaAffiliation unknown1
Teto LimbongAffiliation unknown1
Milyani MilyaniAffiliation unknown1
Ayufi JufriAffiliation unknown1
Jamal BakeAffiliation unknown1
Reski Melyana MelambaAffiliation unknown1
Sahrun SahrunAffiliation unknown1
yuli dian nastitiAffiliation unknown1
Muh. Robil AlminAffiliation unknown1
irkayanti irkayantiAffiliation unknown1
Linda Elfiati HamnduAffiliation unknown1
nur mayasariAffiliation unknown1
Yuliana Yunus YunusAffiliation unknown1
linda haminduAffiliation unknown1
ninik purwatiAffiliation unknown1
sitti musdalifahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/rezpublica/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STRATEGI BUMDES DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM KAMPUNG EKOWISATA DESA KONDONGIA</dc:title>
	<dc:creator>Ruhaniah, Rilmi</dc:creator>
	<dc:creator>Manguntara, La</dc:creator>
	<dc:creator>Qomariyah, Erni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Public Policy</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Potensi, Strategi BUMDes, Kampung Ekosistem</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pembangunan ekowisata hakikatnya diperuntunkan untuk menjual daya tarik daerah, baik berupa keindahan alam, keragaman flora dan fauna, serta keragaman seni budaya yang khas. Desa kondongia adalah salah satu desa yang ada di Kabupaten Muna yang memiliki potensi wisata alam yang perlu dikembagkan serius. Potensi tersebut membutuhkan kerjasama multipihak, salah satunya pemerintah desa melalui BUMDes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  potensi obyek wisata yang bisa dikembangkan oleh BUMDes dalam mewujudkan desa wisata di Desa Kondongia. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskripstif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa potensi wisata puncak wakila melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dikembangkan dengan berbagai macam sarana dan prasarana seperti kantor pengelola, Jalan Raya, Pagar Keliling, Gazebo, dan Sanggar/Pentas Seni Budaya. Potensi alam yang dikembangkan adalah pemandangan alam berupa pemandangan kota Raha, benteng tua, kuburan tua, dan berbagai macam fosil karang-karang yang sudah melebur jadi batu. Adanya kebun-kebun petani jagung ubi, tomat dan cabe rawit. Dalam aspek budaya  terdapat budaya yang dilestarikan masyarakat Desa Kondongia seperti pingitan (karia), adu layang-layang (kapotifu), kalego, silat muna (ewa wuna), dan berbagai macam kuliner (katumbu gola,kabuto,kantofi,tunuha). Spot-spot yang dikembangkan seperti miniature burung elang, papan cinta, jembatan gantung, sarang burung, bunga matahari,gambar lima jari,gambar love.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Laboratorium Ilmu Administrasi Negara Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Kualitatif</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/rezpublica/article/view/46391</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/rzp.v9i2.46391</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan &amp; Hubungan Internasional; Vol 9, No 2 (2023): Juni-Agustus; 54-61</dc:source>
	<dc:source>2460-058X</dc:source>
	<dc:source>10.33772/rzp.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/rezpublica/article/view/46391/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Rilmi Ruhaniah, La Manguntara, Erni Qomariyah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>