Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

Retraksi: Penerapan Data Mining Menggunakan Algoritma Apriori untuk Menentukan Pola Penyebab Gelandangan dan Pengemis

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 7 No. 2 (2020) · pp. 229–234

DOI
10.25126/jtiik.2020721376
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2020-02-18
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id

Abstract

Artikel dengan judul "Penerapan Data Mining Menggunakan Algoritma Apriori untuk Menentukan Pola Penyebab Gelandangan dan Pengemis" telah dilakukan retraksi dan pembatalan penerbitan dari Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), Volume 7 No 2, April 2020 pada link http://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/1376.Alasan pembatalan penerbitan adalah artikel tersebut juga telah terbit di Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining (IJAIDM) pada Volume 1 No. 2, September 2018 dengan judul "Apriori Algorithm through RapidMiner for Age Patterns of Homeless and Beggars" dan link http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/IJAIDM/article/view/5670.Di lihat di proses review:Proses review pada artikel di IJAIDM:Artikel direvisi pada tanggal: 15 dan 20 Agustus 2018Artikel diterima untuk diterbitkan tanggal: 26 September 2018Proses review pada artikel JTIIK:Artikel dikirimkan: 7 Desember 2018Revisi dilakukan: 7 Januari 2019 dan 4 Maret 2019Dinyatakan diterima untuk diterbitkan: 5 Mei 2019Cek Turnitin terakhir: 4 Maret 2019 (belum terdeteksi jurnal yang sama di IJAIDM) Dilihat dari proses review pada kedua jurnal tersebut, penulis dianggap melakukan pelanggaran terhadap etika publikasi yang sudah ditandatangani penulis saat mengirimkan artikel tersebut di JTIIK.

Collaboration network of the authors

2 authors · 1 co-authorship link · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sains dan Teknologi Indonesia
  • STMIK Dharmapala Riau
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Retraksi: Penerapan Data Mining Menggunakan Algoritma Apriori untuk Menentukan Pola Penyebab Gelandangan dan Pengemis</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Agustin, Wirta</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Muharmi, Yulya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">Artikel dengan judul "Penerapan Data Mining Menggunakan Algoritma Apriori untuk Menentukan Pola Penyebab Gelandangan dan Pengemis" telah dilakukan retraksi dan pembatalan penerbitan dari Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), Volume 7 No 2, April 2020 pada link http://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/1376.Alasan pembatalan penerbitan adalah artikel tersebut juga telah terbit di Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining (IJAIDM) pada Volume 1 No. 2, September 2018 dengan judul "Apriori Algorithm through RapidMiner for Age Patterns of Homeless and Beggars" dan link http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/IJAIDM/article/view/5670.Di lihat di proses review:Proses review pada artikel di IJAIDM:Artikel direvisi pada tanggal : 15 dan 20 Agustus 2018Artikel diterima untuk diterbitkan tanggal: 26 September 2018Proses review pada artikel JTIIK:Artikel dikirimkan: 7 Desember 2018Revisi dilakukan: 7 Januari 2019 dan 4 Maret 2019Dinyatakan diterima untuk diterbitkan: 5 Mei 2019Cek Turnitin terakhir: 4 Maret 2019 (belum terdeteksi jurnal yang sama di IJAIDM) Dilihat dari proses review pada kedua jurnal tersebut, penulis dianggap melakukan pelanggaran terhadap etika publikasi yang sudah ditandatangani penulis saat mengirimkan artikel tersebut di JTIIK.  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2020-02-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/1376</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2020721376</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 7 No 2: April 2020; 229-234</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 7 No. 2: April 2020; 229-234</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.202072</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
</oai_dc:dc>