Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

STUDI EKSPERIMEN DAN NUMERIK FENOMENA KAVITASI PADA ALIRAN MELALUI KATUP KUPU-KUPU

Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin · Vol. 2 No. 2 (2015)

DOI
10.33772/djitm.v2i2.329
ISSN
2502-3373, 2085-8817
Published
2015-07-25
Publisher
Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Language
en

Abstract

Dalam dunia industri, katup kupu-kupu banyak dijumpai sebagai pengatur aliran pada sistem perpipaan. Masalah yang sering dijumpai saat pengoperasian katup yaitu terjadinya penurunan tekanan yang besar antara sisi upstream dan downstream katup. Bila tekanan turun hingga di bawah tekanan uap air akan menyebabkan terjadinya kavitasi. Kavitasi merupakan fenomena hidrodinamis dimana gelembung uap terbentuk kemudian bergerak bersama aliran hingga pecah di daerah yang bertekanan tinggi. Dampak yang ditimbulkan adalah terjadinya getaran pada pipa, kebisingan bahkan pengkaratan dan pengikisan material. Kavitasi dapat terjadi pada mesin-me­sin fluida seperti pompa, baling-baling kapal dan turbin dan pada perpipaan seperti katup, elbow dan penyempitan tiba-tiba. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dan numerik bertujuan untuk memahami fenomena kavitasi pada aliran yang melalui katup kupu-kupu diameter 2” dengan variasi angka Reynolds 1,1x105 sampai 1,5x105 dan variasi sudut penutupan katup mulai 0o sampai 50o. Secara eksperimen fenomena kavitasi diamati secara visualisasi dan pengukuran penurunan tekanan setelah melalui katup kupu-kupu dan secara numerik menggunakan perangkat lunak CFD yaitu Fluent 6.2. Dari analisa data hasil eksperimen dan numerik diketahui bahwa semakin besar sudut penutupan katup dan bertambahnya angka Reynolds maka penurunan tekanan akan semakin besar. Proses kavitasi terjadi pada angka Reynolds 1,5x105 saat sudut penutupan katup mencapai 50o dengan angka kavitasi mencapai -0,005 dan penurunan tekanan sebesar 96,4 kPa. Pada kondisi ini dapat dilihat terjadi percikan cahaya (flashing) akibat berkumpulnya gelembung-gelembung uap air pada daerah bertekanan rendah sisi downstream katup. Dari hasil visualisasi numerik terlihat bahwa struktur aliran bervariasi pada setiap perubahan sudut katup.

Collaboration network of the authors

40 authors · 129 co-authorship links · 8 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Syiah Kuala
  • Universitas Halu Oleo
  • National Research and Innovation Agency
  • Universitas Balikpapan
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Prinob AksarUniversitas Halu Oleo4
Abd KadirUniversitas Halu Oleo3
Budiman SudiaAffiliation unknown3
Jenny DellyAffiliation unknown3
Kadir KadirAffiliation unknown3
Aditya RachmanAffiliation unknown3
Sudarsono SudarsonoAffiliation unknown2
Aminur AminurUniversitas Halu Oleo2
Nanang EndriatnoAffiliation unknown2
Yuspian GunawanAffiliation unknown2
Samhuddin SamhuddinAffiliation unknown2
Al Ichlas ImranAffiliation unknown2
Ardian SyahputraAffiliation unknown1
Ardian SyahputraUniversitas Syiah Kuala1
Usman UsmanUniversitas Syiah Kuala1
Erni MaidiyahUniversitas Syiah Kuala1
Irma NurjannahAffiliation unknown1
Luther PagilingAffiliation unknown1
Ld.M.Golok JayaAffiliation unknown1
Asar AsarAffiliation unknown1
laode MamurAffiliation unknown1
Prinob AskarAffiliation unknown1
Al Zenius Al ZeniusAffiliation unknown1
Darsono DarsonoNational Research and Innovation Agency1
La Ode SabindoAffiliation unknown1
Laode Asman Darsono AsiduAffiliation unknown1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
L.M. Kaharuddin RiriAffiliation unknown1
Firman FirmanUniversitas Balikpapan1
Riko Wahyuddin KosarAffiliation unknown1
Wildan MuholadAffiliation unknown1
Muh Sakti JayaAffiliation unknown1
Muhammad Ridwan YusufAffiliation unknown1
Muh Ali UsmanAffiliation unknown1
Indra Fitrah AlkhoirinAffiliation unknown1
Jamiluddin JamiluddinAffiliation unknown1
Muradin MuradinAffiliation unknown1
Fachrul ArizalAffiliation unknown1
laode arif RahmanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/dinamika/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI EKSPERIMEN DAN NUMERIK FENOMENA KAVITASI PADA ALIRAN MELALUI KATUP KUPU-KUPU</dc:title>
	<dc:creator>Hasbi, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dalam dunia industri, katup kupu-kupu banyak dijumpai sebagai pengatur aliran pada sistem perpipaan. Masalah yang sering dijumpai saat pengoperasian katup yaitu terjadinya penurunan tekanan yang besar antara sisi upstream dan downstream katup. Bila tekanan turun hingga di bawah tekanan uap air akan menyebabkan terjadinya kavitasi. Kavitasi merupakan fenomena hidrodinamis dimana gelembung uap terbentuk kemudian bergerak bersama aliran hingga pecah di daerah yang bertekanan tinggi. Dampak yang ditimbulkan adalah terjadinya getaran pada pipa, kebisingan bahkan pengkaratan dan pengikisan material. Kavitasi dapat terjadi pada mesin-me­sin fluida seperti pompa, baling-baling kapal dan turbin dan pada perpipaan seperti katup, elbow dan penyempitan tiba-tiba. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dan numerik bertujuan untuk memahami fenomena kavitasi pada aliran yang melalui katup kupu-kupu diameter 2”  dengan variasi angka Reynolds 1,1x105 sampai 1,5x105 dan variasi sudut penutupan katup mulai 0o sampai 50o. Secara eksperimen fenomena kavitasi diamati secara visualisasi dan pengukuran penurunan tekanan setelah melalui katup kupu-kupu dan secara numerik menggunakan perangkat lunak CFD yaitu Fluent 6.2. Dari analisa data hasil eksperimen dan numerik diketahui bahwa semakin besar sudut penutupan katup dan bertambahnya angka Reynolds maka penurunan tekanan akan semakin besar. Proses kavitasi terjadi pada angka Reynolds 1,5x105 saat sudut penutupan katup mencapai 50o dengan angka kavitasi mencapai -0,005 dan penurunan tekanan sebesar 96,4 kPa. Pada kondisi ini dapat dilihat terjadi percikan cahaya (flashing) akibat berkumpulnya gelembung-gelembung uap air pada daerah bertekanan rendah sisi downstream katup. Dari hasil visualisasi numerik terlihat bahwa struktur aliran bervariasi pada setiap perubahan sudut katup.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-07-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/dinamika/article/view/329</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/djitm.v2i2.329</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin; Vol 2, No 2 (2011)</dc:source>
	<dc:source>2502-3373</dc:source>
	<dc:source>2085-8817</dc:source>
	<dc:source>10.33772/djitm.v2i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
</oai_dc:dc>