Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENGARUH JARAK TOOL-PENDINGIN TERHADAP SIFAT MEKANIS PADA SAMBUNGAN FRICTION STIR WELDING DENGAN PERLAKUAN TTT + DC-LSND

Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin · Vol. 14 No. 1 (2023) · pp. 19–23

DOI
10.33772/djitm.v14i1.29849
ISSN
2502-3373, 2085-8817
Published
2023-04-10
Publisher
Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Friction stir welding (FSW) merupakan proses pengelasan yang inovatif dikenal sebagai proses pengelasan solid state. Dalam penyambungan pengelasan TIG dan MIG memiliki kekurangan dibanding pengelasan FSW yaitu, distorsi cukup besar dan adanya gas yang menyebabkan lingkungan tercemar. Metode FSW juga memiliki kekurangan yaitu meninggalkan lubang dan membutuhkan pencekaman yang kuat. Untuk itu tujuan FSW dengan metode Dynamically Controlled - Low Stress No Distortion (DC-LSND) dan Transient Thermal Tensioning (TTT) dapat menurukan distorsi. Konsep kerja FSW yaitu benda dijepit kemudian digesekkan dengan kecepatan tertentu sehingga timbul panas. Karena panas akibat gesekan, material logam tersebut akan meleleh dan menyatu setelah melalui proses pendinginan. Saat proses pencairan logam dengan gesekan terjadi, tekanan arah aksial diberikan. Pengujian dilakukan pada dua spesimen yaitu tanpa perlakuan dan kombinasi TTT+DC-LSND dengan jarak tool-pendingin 40 mm. Hasil pengelasan dilakukan pengujian diataranya uji komposisi, uji kekerasan, kekuatan tarik, dan mikro struktur. Hasil pengujian kedua sepesimen didapatkan bahwa metode dengan perlakuan TTT+DC-LSND mampu meningkatkan nilai kekuatan mekaniknya. Penggunaan metode DC-LSND memberikan hasil pada peningkatan kekerasan pada daerah las. Sebagai kesimpulannya, hasil yang paling optimum pada proses FSW yaitu perlakuan gabungan TTT+DC-LSND.

Collaboration network of the authors

40 authors · 233 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Syiah Kuala
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Budiman SudiaAffiliation unknown24
Yuspian GunawanAffiliation unknown18
Abd KadirUniversitas Halu Oleo18
Aminur AminurUniversitas Halu Oleo15
Al Ichlas ImranAffiliation unknown15
Kadir KadirAffiliation unknown12
La HasanudinUniversitas Halu Oleo10
Ridway BalakaAffiliation unknown10
Lukas Kano MangallaUniversitas Halu Oleo8
La HasanuddinAffiliation unknown7
Sudarsono SudarsonoAffiliation unknown7
Muhammad HasbiUniversitas Syiah Kuala7
Nanang EndriatnoAffiliation unknown7
Raden Rinova SisworoUniversitas Halu Oleo6
Jaka Seru Dwi SaputraAffiliation unknown6
Agustinus LolokAffiliation unknown5
R BalakaAffiliation unknown4
Jenny DellyAffiliation unknown3
Raden Rinova SisworoAffiliation unknown3
Edward NgiiUniversitas Halu Oleo2
Asad SyahdanAffiliation unknown2
Robin RobinUniversitas Halu Oleo1
SITTI ROSYIDAHAffiliation unknown1
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown1
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Mazhfia UmarAffiliation unknown1
La Ode Amrul HasanAffiliation unknown1
Budiman SadiaAffiliation unknown1
Nanang EndriantoAffiliation unknown1
La Ode Muhammad MunandriAffiliation unknown1
Sartirlan AliAffiliation unknown1
Agustan AgustanUniversitas Halu Oleo1
Achmad Nur AliansyahAffiliation unknown1
P AksarAffiliation unknown1
C YusnidarsyahAffiliation unknown1
Lukas Kano MangalaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/dinamika/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH JARAK TOOL-PENDINGIN TERHADAP SIFAT MEKANIS PADA SAMBUNGAN FRICTION STIR WELDING DENGAN PERLAKUAN TTT + DC-LSND</dc:title>
	<dc:creator>Dwi Saputra, Jaka Seru</dc:creator>
	<dc:creator>Aksar, Prinob</dc:creator>
	<dc:creator>Salimin, Salimin</dc:creator>
	<dc:creator>Samhuddin, Samhuddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Friction stir welding (FSW) merupakan proses pengelasan yang inovatif dikenal sebagai proses pengelasan solid state. Dalam penyambungan pengelasan TIG dan MIG memiliki kekurangan dibanding pengelasan FSW yaitu, distorsi cukup besar dan adanya gas yang menyebabkan lingkungan tercemar. Metode FSW juga memiliki kekurangan yaitu meninggalkan lubang dan membutuhkan pencekaman yang kuat. Untuk itu tujuan FSW dengan metode Dynamically Controlled - Low Stress No Distortion (DC-LSND) dan Transient Thermal Tensioning (TTT) dapat menurukan distorsi. Konsep kerja FSW yaitu benda dijepit kemudian digesekkan dengan kecepatan tertentu sehingga timbul panas. Karena panas akibat gesekan, material logam tersebut akan meleleh dan menyatu setelah melalui proses pendinginan. Saat proses pencairan logam dengan gesekan terjadi, tekanan arah aksial diberikan. Pengujian dilakukan pada dua spesimen yaitu tanpa perlakuan dan kombinasi TTT+DC-LSND dengan jarak tool-pendingin 40 mm. Hasil pengelasan dilakukan pengujian diataranya uji komposisi, uji kekerasan, kekuatan tarik, dan mikro struktur. Hasil pengujian kedua sepesimen didapatkan bahwa metode dengan perlakuan TTT+DC-LSND mampu meningkatkan nilai kekuatan mekaniknya. Penggunaan metode DC-LSND memberikan hasil pada peningkatan kekerasan pada daerah las. Sebagai kesimpulannya, hasil yang paling optimum pada proses FSW yaitu perlakuan gabungan TTT+DC-LSND.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/dinamika/article/view/29849</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/djitm.v14i1.29849</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin; Vol 14, No 1 (2022): Dinamika Jurnal Teknik Mesin; 19-23</dc:source>
	<dc:source>2502-3373</dc:source>
	<dc:source>2085-8817</dc:source>
	<dc:source>10.33772/djitm.v14i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/dinamika/article/view/29849/17298</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/dinamika/article/downloadSuppFile/29849/5801</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>