Udara buang proses pirolisis masih menyimpan energi panas yang cukup tinggi dengan temperatur mencapai 800°C sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media untuk merubah fase Refrigerant R-134a dari fase cair menjadi gas. Refrigerant R-134a yang sudah berubah menjadi gas digunakan untuk memutar turbin sebagai penggerak generator sehingga dapat menghasilkan aliran listrik dalam siklus Organic Rankine Cycle (ORC). Refrigrant R-134a tidak menyerap panas dari proses pirolisis secara langsung. Panas dari pirolisis diserap melalui siklus thermal oil kemudian digunakan untuk mengubah fasa R-134a pada Heat Recovery Steam Generator (HRSG). Desain HRSG pada penelitian ini adalah tipe sistem Heat Exchanger shell and tube. Dimana thermal oil yang memiliki suhu panas mengalir dalam shell dan refrigerant R-134a yang memiliki suhu dingin mengalir dalam Tube. Pertukaran panas terjadi ketika Refrigerant R-134a masuk ke dalam tube dan thermal oil masuk ke dalam shell. Dalam perancangan HRSG ini digunakan tiga variasi tekanan yaitu 8 bars, 10 bar, dan 12 bar. Data suhu, tekanan, diameter tube, dan mass flow rate di-input pada software HTRI Xchanger suite kemudian diproses oleh software tersebut sehingga menghasilkan output berupa laju perpindahan panas. Nilai laju perpindahan panas berturut turut sebesar turut 2,084 kJ/s, 2,622 kJ/s, dan 3,02kJ/s. Sehingga dapat disimpulkan hasil yang paling optimal berada pada tekanan 12 bar dengan nilai laju perpindahan panas sebesar 3,02 kJ/s Kata kunci: shell and tube HRSG, HTRI Xchanger suite, Organic Rankine Cycle
Collaboration network of the authors
10 authors ·
27 co-authorship links
· 11 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Airlangga
Shih Chien University
National Cheng Kung University
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.