Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERANCANGAN ALAT DAN ANALISIS EKSPERIMENTAL GETARAN AKIBAT MISALIGNMENT POROS

Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin · Vol. 7 No. 1 (2015)

DOI
10.33772/djitm.v7i1.403
ISSN
2502-3373, 2085-8817
Published
2015-11-04
Publisher
Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Ketidaksejajaran (misalignment) poros menimbulkan getaran yang berlebihan sehingga dapat mengakibatkan kerusakan dini pada mesin dan selanjutnya memperpendek umur operasi mesin secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar getaran aligment poros, parallel misalignment dan angular misalignment yang berupa data simpangan, kecepatan dan percepatan. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur getaran pada motor menggunakan vibration meter pada posisi aksial, vertikal dan horizontal. Pada posisi alignment poros, nilai displacement getaran terbesar terdapat pada arah pengukuran aksial dengan nilai 0.134x10-3 m, nilai velocity getaran yang tebesar terdapat pada arah aksial dengan nilai adalah 0.86x10-2 m/s, dan nilai acceleration getaran terbesar juga pada arah aksial dengan nilai 44.4 m/s2. Pada posisi paralel misalignment poros, nilai displacement getaran yang terbesar terdapat pada arah aksial (0.295x10-3 m), nilai velocity getaran vertikal terbesar juga pada arah aksial (1.38x10-2 m/s), dan nilai acceleration getaran yang terbesar juga pada aksial (60.3 m/s2). Pada posisi angular misalignment poros, nilai displacement getaran yang terbesar adalah pada arah aksial (0.301x10-3 m), nilai velocity getaran terbesar adalah pada arah horizontal dengan (1.55 m/s), sedangkan acceleration terbesar terdapat pada arah aksial (63.7 m/s2). Karakteristik dari getaran yang disebabkan oleh angular misalignment pada umumnya sama dengan parallel misalignment. Pada kondisi angular misalignment atau parallel misalignment, amplitudonnya lebih besar pada dua kali putaran poros dibandingkan satu kali putaran poros, dengan getaran terbesar terjadi pada arah aksial.

Collaboration network of the authors

40 authors · 179 co-authorship links · 7 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Syiah Kuala
  • National Research and Innovation Agency
  • Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sudarsono SudarsonoAffiliation unknown9
Prinob AksarUniversitas Halu Oleo7
Aminur AminurUniversitas Halu Oleo6
Budiman SudiaAffiliation unknown6
Yuspian GunawanAffiliation unknown5
Kadir KadirAffiliation unknown5
Al Ichlas ImranAffiliation unknown5
Abd KadirUniversitas Halu Oleo4
Salimin SaliminAffiliation unknown4
Ridway BalakaAffiliation unknown3
Jenny DellyAffiliation unknown3
Aditya RachmanAffiliation unknown3
Samhuddin SamhuddinAffiliation unknown3
La Ode Ahmad BarataAffiliation unknown2
Ardian SyahputraAffiliation unknown1
Ardian SyahputraUniversitas Syiah Kuala1
Usman UsmanUniversitas Syiah Kuala1
Erni MaidiyahUniversitas Syiah Kuala1
Irma NurjannahAffiliation unknown1
Luther PagilingAffiliation unknown1
Ld.M.Golok JayaAffiliation unknown1
Lukas Kano MangalaAffiliation unknown1
Asar AsarAffiliation unknown1
Rachmad SughiandiAffiliation unknown1
Bayu Hari AnggaraAffiliation unknown1
Andi YantoAffiliation unknown1
Andi Tri SetiawanAffiliation unknown1
laode MamurAffiliation unknown1
Prinob AskarAffiliation unknown1
Muhammad IkhsanAffiliation unknown1
Al Zenius Al ZeniusAffiliation unknown1
Darsono DarsonoNational Research and Innovation Agency1
Samidun SamidunAffiliation unknown1
Irwan IrwanUniversitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar1
La HasanudinUniversitas Halu Oleo1
Raden Rinova SisworoUniversitas Halu Oleo1
Marwin MarwinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/dinamika/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERANCANGAN ALAT DAN ANALISIS EKSPERIMENTAL GETARAN AKIBAT MISALIGNMENT POROS</dc:title>
	<dc:creator>Hasbi, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Endriatno, Nanang</dc:creator>
	<dc:creator>Jainudin, Jainudin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ketidaksejajaran (misalignment) poros menimbulkan getaran yang berlebihan sehingga dapat mengakibatkan kerusakan dini pada mesin dan selanjutnya memperpendek umur operasi mesin secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar getaran aligment poros, parallel misalignment dan angular misalignment yang berupa data simpangan, kecepatan dan percepatan.  Penelitian ini dilakukan dengan mengukur getaran pada motor menggunakan vibration meter pada posisi aksial, vertikal dan horizontal. Pada posisi alignment poros, nilai displacement getaran terbesar terdapat pada arah pengukuran aksial dengan nilai 0.134x10-3 m, nilai  velocity getaran yang tebesar terdapat pada arah aksial dengan nilai adalah 0.86x10-2 m/s, dan  nilai acceleration getaran terbesar juga pada arah aksial dengan nilai 44.4 m/s2. Pada posisi paralel misalignment poros, nilai displacement getaran yang terbesar terdapat pada arah aksial (0.295x10-3 m), nilai velocity getaran vertikal terbesar juga pada arah aksial (1.38x10-2 m/s), dan nilai acceleration getaran yang terbesar juga pada aksial (60.3 m/s2). Pada posisi angular misalignment poros, nilai  displacement getaran yang terbesar adalah pada arah aksial (0.301x10-3 m), nilai velocity getaran terbesar adalah pada arah horizontal dengan (1.55 m/s), sedangkan acceleration terbesar terdapat pada arah aksial (63.7 m/s2).  Karakteristik dari getaran yang disebabkan oleh angular misalignment pada umumnya sama dengan parallel misalignment. Pada kondisi angular misalignment atau parallel misalignment, amplitudonnya lebih besar pada dua kali putaran poros dibandingkan satu kali putaran poros, dengan getaran terbesar terjadi pada arah aksial.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-11-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/dinamika/article/view/403</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/djitm.v7i1.403</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin; Vol 7, No 1 (2015)</dc:source>
	<dc:source>2502-3373</dc:source>
	<dc:source>2085-8817</dc:source>
	<dc:source>10.33772/djitm.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/dinamika/article/view/403/242</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/dinamika/article/downloadSuppFile/403/29</dc:relation>
</oai_dc:dc>