Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Tingkat Eksploitasi Kerang Simping (Placuna placenta. Swennen 2001) di Perairan Langere Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 4 No. 3 (2019)

Published
2019-08-30
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Kerang simping (Placunaplacenta) merupakan bivalvia yang hidup di daerah intertidal dengan substrat berlumpur sampai lumpur lunak, yang saat ini berada dalam kondisi tertekan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat eksploitasi kerang simping, tingkat mortalitas alami, tingkat mortalitas penangkapan, dan tingkat eksploitasi kerang simping.Penelitian tentang Kerang simping dilakukan di Perairan Langere Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara, yang merupakan daerah penangkapan kerang simping.Penelitian ini dilakukan selama bulan Januari sampai Maret 2018.Sampel diambil secara acak sederhana (random sampling) dan pengambilannya dilakukan manual dengan menggunakan alat bantu pisau. Data dianalisis dengan menggunakan FiSAT II versi 3.0. Hasil analisistentang ukuran kerang pada bulan Januari sampai Maret yaitu ukuran kerang minimum 4,2 cm, sedangkan ukuran maksimum yang didapat yaitu 11,2 cm. Kelompok ukuran yang banyak ditemukan pada saat penelitian yaitu 6,92–10,31 cm, dan ukuran 7,6–8,95 cm. Ukuran kerang simping 4,2–6,9 cm tidak didapatkan pada bulan Maret. Parameter pertumbuhan kerangsimping di Perairan Langere panjang maksimum (L∞) 11,44 cm, Nilai koefisien pertumbuhan(K) 2,30, Nilai pertumbuhan(to) 1,81. Nilai Mortalitas dan Eksploitasi kerang simpingdi perairan Langere adalah Laju mortalitas penangkapan (F); 0.07, Laju mortalitas alami(M); 4.09, Mortalitas total(Z); 5.64, dan Tingkat eksploitasi(E); 0.017.Kata Kunci: Kerang Simping, Tingkat Eksploitasi, Perairan Langere

Collaboration network of the authors

40 authors · 80 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • National Research and Innovation Agency
  • Universitas Ahmad Dahlan
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo4
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo4
Wa NurgayahAffiliation unknown3
. SalwiyahAffiliation unknown3
Ermayanti IshakAffiliation unknown2
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo2
Romy KetjulanAffiliation unknown2
. AsriyanaAffiliation unknown2
. HaliliAffiliation unknown2
. MeldawatiAffiliation unknown2
. EmiyartiAffiliation unknown2
Jalil AkbarAffiliation unknown1
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo1
. IrmanAffiliation unknown1
Reny W.A Lolo PadangAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Esse SunarniAffiliation unknown1
- HasliantiAffiliation unknown1
Al ZabarunAffiliation unknown1
Rachmat HidayatNational Research and Innovation Agency1
Risal Azham SAffiliation unknown1
Risko ArsyadAffiliation unknown1
Desak Nyoman Sri IndrawatiAffiliation unknown1
. ArwinAffiliation unknown1
. TaufikirAffiliation unknown1
Syamsul KamriAffiliation unknown1
Sufrin .Affiliation unknown1
Deddy ArnolAffiliation unknown1
Sadam HuseinAffiliation unknown1
Apriawan Arufi PutraAffiliation unknown1
Farid YasidiAffiliation unknown1
Muh. Arum AlkadriAffiliation unknown1
HermanUniversitas Ahmad Dahlan1
Harmin HariAffiliation unknown1
Tabroni SimuhuAffiliation unknown1
Indra SuhendraAffiliation unknown1
Yuni YuliantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Tingkat Eksploitasi Kerang Simping (Placuna placenta. Swennen 2001) di Perairan Langere Kecamatan Bonegunu  Kabupaten Buton Utara</dc:title>
	<dc:creator>., Hajaniar</dc:creator>
	<dc:creator>., Bahtiar</dc:creator>
	<dc:creator>Irawati, Nur</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kerang simping (Placunaplacenta) merupakan bivalvia yang hidup di daerah intertidal dengan substrat berlumpur sampai lumpur lunak, yang saat ini berada dalam kondisi tertekan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat eksploitasi kerang simping, tingkat mortalitas alami, tingkat mortalitas penangkapan, dan tingkat eksploitasi kerang simping.Penelitian tentang Kerang simping dilakukan di Perairan Langere Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara, yang merupakan daerah penangkapan kerang simping.Penelitian ini dilakukan selama bulan Januari sampai Maret 2018.Sampel diambil secara acak sederhana (random sampling) dan pengambilannya  dilakukan manual dengan menggunakan alat bantu pisau. Data dianalisis dengan menggunakan FiSAT II versi 3.0. Hasil analisistentang ukuran kerang pada bulan Januari sampai Maret yaitu ukuran kerang minimum 4,2 cm, sedangkan ukuran maksimum yang didapat yaitu 11,2 cm. Kelompok ukuran yang banyak ditemukan pada saat penelitian yaitu 6,92–10,31 cm, dan ukuran 7,6–8,95 cm. Ukuran kerang simping 4,2–6,9 cm tidak didapatkan pada bulan Maret. Parameter pertumbuhan kerangsimping di Perairan Langere panjang maksimum (L∞) 11,44 cm, Nilai koefisien pertumbuhan(K) 2,30, Nilai pertumbuhan(to) 1,81. Nilai Mortalitas dan Eksploitasi kerang simpingdi perairan Langere adalah Laju mortalitas penangkapan (F); 0.07, Laju mortalitas alami(M); 4.09, Mortalitas total(Z); 5.64, dan Tingkat eksploitasi(E); 0.017.Kata Kunci : Kerang Simping, Tingkat Eksploitasi, Perairan Langere</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-08-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/10789</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 4, No 3 (2019): Agustus</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/10789/7603</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>