Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Keanekaragaman Jenis dan Pola Sebaran Lamun di Perairan Kelurahan Holimombo Kabupaten Buton

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 3 No. 4 (2019)

Published
2019-01-01
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

mengetahui keanekaragaman jenis dan pola sebaran lamun di perairan tersebut. Stasiun penelitian ditentukan atau di pilih secara acak. Data lamun dikumpulkan mengunakan metode transek garis dan transek kuadrat. Pada setiap stasiun di pasang tiga transek garis sampai ke arah tubir secara tegak lurus garis pantai dengan jarak tiap transek garis 20 m. Pada setiap transek garis ditempatkan 11 buah transek kuadrat dengan ukuran 1 m x 1 m yang telah dibagi menjadi 16 plot dengan ukuran 25 cm x 25 cm. Penempatan petak kuadrat tersebut dimulai dari batas ditemukan lamun, selanjutnya dilakukan peletakan transek pada setiap jarak 10 m hingga tidak ditemukan lagi lamun. Pengukuran lamun dilakukan pada empat buah plot yang berada di dalam transek kuadrat. Di dalam plot tersebut diamati jumlah, spesies, dan komposisi jenis lamun yang selanjutnya diidentifikasi menggunakan buku identifikasi. Analisis kepadatan lamun (Di) menggunakan formula: Di =, indeks keanekaragaman (H') = -∑ pi ln pi, indeks keseragaman (E) =, dan pola sebaran (Id) = n. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 6 spesies lamun, yaitu E. acoroides, T. hemprichii, C. rotundata, S. isoetifolium, H. minor, dan H. pinifolia. Kepadatan lamun tertinggi ditemukan pada stasiun III (732,9 tegakan/m2) di dominasi oleh T. hemprichii (224,6 tegakan/m2), sedang terendah pada stasiun I (262,2 tegakan/m2) di dominasi oleh E. acoroides (124,2 tegakan/m2). Komposisi jenis tertinggi terdapat pada stasiun III (5 jenis) dan terendah pada stasiun I (2 jenis). Keanekaragaman jenis lamun tersebut tergolong rendah (0,9 - 1,5), sedang keseragaman tergolong tinggi (0,8 - 0,9). Sebaran lamun dari daerah intertidal hingga tubir membentuk padang lamun tunggal dan campuran dengan pola sebaran mengelompok yang ditemukan pada tipe substrat lempung berpasir, pasir berlempung dan berpasirKata Kunci: Kepadatan, dominansi, komposisi jenis, keanekaragaman, keseragaman, pola distribusi

Collaboration network of the authors

40 authors · 130 co-authorship links · 13 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Bina Sarana Informatika
  • Jordan University of Science and Technology
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • State University of Makassar
  • Sriwijaya University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Syamsul KamriAffiliation unknown11
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology9
Naslina AliminaAffiliation unknown8
Muslim TadjuddahAffiliation unknown7
Abdullah AbdullahAffiliation unknown5
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo2
Sarini YusufUniversitas Halu Oleo2
- HasliantiAffiliation unknown2
La AnadiAffiliation unknown2
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo2
Ridwansyah RidwansyahUniversitas Bina Sarana Informatika1
Muhammad IqbalInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Henny DestianaUniversitas Bina Sarana Informatika1
Sugiono SugionoUniversitas Bina Sarana Informatika1
Kadek LindawatiAffiliation unknown1
Dita SafitriAffiliation unknown1
Ander IbrahimAffiliation unknown1
Sardin AdnanAffiliation unknown1
La Onu La OlaAffiliation unknown1
Yusril YusrilAffiliation unknown1
Ilma LanaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Fina MirantiAffiliation unknown1
Maliyati MaliyatiAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown1
Lusi Dwi AprilianiAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti Hardian SariAffiliation unknown1
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Kangkuso AnaluddinUniversitas Halu Oleo1
Wa IbaUniversitas Halu Oleo1
La SyahrirUniversitas Halu Oleo1
LD Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo1
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo1
Hermawan HermawanSriwijaya University1
Onu La OlaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keanekaragaman Jenis dan Pola Sebaran Lamun di Perairan  Kelurahan Holimombo Kabupaten Buton</dc:title>
	<dc:creator>Aprilyani, Vivin</dc:creator>
	<dc:creator>Hamid, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator>Arami, Hasnia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">mengetahui keanekaragaman jenis dan pola sebaran lamun di perairan tersebut. Stasiun penelitian ditentukan atau di pilih secara acak. Data lamun dikumpulkan mengunakan metode transek garis dan transek kuadrat. Pada setiap stasiun di pasang tiga transek garis sampai ke arah tubir secara tegak lurus garis pantai dengan jarak tiap transek garis 20 m. Pada setiap transek garis ditempatkan 11 buah transek kuadrat dengan ukuran 1 m x 1 m yang telah dibagi menjadi 16 plot dengan ukuran 25 cm x 25 cm. Penempatan petak kuadrat tersebut dimulai dari batas ditemukan lamun, selanjutnya dilakukan peletakan transek pada setiap jarak 10 m hingga tidak ditemukan lagi lamun. Pengukuran lamun dilakukan pada empat buah plot yang berada di dalam transek kuadrat. Di dalam plot tersebut diamati jumlah, spesies, dan komposisi jenis lamun yang selanjutnya diidentifikasi menggunakan buku identifikasi. Analisis kepadatan lamun (Di) menggunakan formula: Di = , indeks keanekaragaman (H') = -∑ pi ln pi, indeks keseragaman (E) = , dan pola sebaran (Id) = n . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 6 spesies lamun, yaitu E. acoroides, T. hemprichii, C. rotundata, S. isoetifolium, H. minor, dan H. pinifolia. Kepadatan lamun tertinggi ditemukan pada stasiun III (732,9 tegakan/m2) di dominasi oleh T. hemprichii (224,6 tegakan/m2), sedang terendah pada stasiun I (262,2 tegakan/m2) di dominasi oleh   E. acoroides (124,2 tegakan/m2) . Komposisi jenis tertinggi terdapat pada stasiun III (5 jenis) dan terendah pada stasiun I (2 jenis). Keanekaragaman jenis lamun tersebut tergolong rendah (0,9 - 1,5), sedang keseragaman tergolong tinggi (0,8 - 0,9). Sebaran lamun dari daerah intertidal hingga tubir membentuk padang lamun tunggal dan campuran dengan pola sebaran mengelompok yang ditemukan pada tipe substrat lempung berpasir, pasir berlempung dan berpasirKata Kunci : Kepadatan, dominansi, komposisi jenis, keanekaragaman, keseragaman, pola distribusi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-01-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/5303</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 3, No 4 (2018): Oktober 2018</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/5303/3948</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>